Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN TENTANG PENGEMBANGAN PROFESI GURU DALAM KOMPETENSI PEDAGOGIK MELALUI PENAMBAHAN PENDEKATAN PADA KURIKULUM MERDEKA Pane, Agnes; Sembiring, Elvina Br; Harianja, Lusi; Yopi, Mhd. Hafiz Fahrezy; Simanjuntak, Novita Sarah Simanjuntak; Siboro, Ervina Sumiati
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v6i1.2889

Abstract

Improving the quality of education depends on developing teachers' pedagogical competence and implementing a curriculum that suits the needs of students. A flexible and innovative curriculum allows teachers to adapt more effective learning methods, one of which is through the Deep Learning approach. This approach aims to increase students' in-depth understanding, build critical thinking skills, and encourage active involvement in the learning process. This study aims to identify the effectiveness of implementing the Deep Learning approach in improving student learning outcomes at SMP Negeri 29 Medan. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews with educators and professionals. The results show that curriculum flexibility and innovative methods contribute to creating a more interactive and meaningful learning environment. However, challenges such as limited facilities, educators' readiness, and conventional evaluation systems still require further attention. Hopefully, the results of this study can encourage the implementation of more effective and sustainable learning strategies. The implication of this research is the need for support from various parties to realize education that is adaptive and responsive to the times.
Menggagas Solusi: Upaya Meningkatkan Fasilitas Sekolah untuk Pendidikan yang Lebih Baik di SD Negeri 101776 Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Pane, Agnes; Sembiring, Elvina Br; Manalu, Irga S.F; Harianja, Lusi; Yopi, M. Hafiz Fahrezy; Simanjuntak, Novita Sarah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11529

Abstract

AbstrakPendidikan adalah proses multifaset dan berkelanjutan yang membantu orang mencapai tujuan hidup mereka. Pendidikan adalah proses yang diorganizasi secara teratur, terencana, dan menggunakan metode-metode yang dipelajari dari pelajaran tertentu yang aplikasikan oleh komunitas suatu masyarakat. Tujuan dari pnelitian ini adalah untuk membuat solusi-solusi sebagai upaya meningkatkan fasilitas sekolah untuk pendidikan yang lebih baik di SD Negeri 101776 Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan. Adapun Metode penelitian yang digunnakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasilnya, kami menemukan bahwa beberapa fasilitas yang terdapat pada SD Negeri 101776 Sampali kurang memadai seperti kurangna buku ajar dengan kurikulum merdeka serta kurangnya kipas angin sehingga menyebabkan ke tidak nyamanan dan ke tidak efektifan kegiatan belajar mengajar di kelas. Oleh sebab itu guna menangani permasalah tersebut, solusi yang kami berikaan yaitu agar sekolah berkoordinasi degan pemerintah daerah, pemerintah pusat, staf pendidik dan juga orang tua murid guna menigkatkan fasilitas sekolah agar suasana belajar mengajar dapat lebih efektif.Kata Kunci: Pendidikan, Fasilitas, Solusi
Pelindungan Hukum Pengetahuan Tradisional pada Tasak Tellu Sebagai Makanan Tradisional Masyarakat Karo Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan Harianja, Lusi; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Simorangkir, Ayub Desrika; Simanjuntak, Novita Sarah; Girsang, Roma Nanda
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7464

Abstract

Penelitian ini berjudul "Perlindungan Hukum Pengetahuan Tradisional Pada Tasak Tellu Sebagai Makanan Tradisional Masyarakat Karo Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Kemajuan Kebudayaan" ini bertujuan untuk mengetahui makna filosofis Tasak Tellu, praktik kearifan lokal, proses pewarisan, peran pemerintah daerah serta tantangan yang dihadapi masyarakat dalam melestarikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hukum normatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 5 narasumber yang memahami tradisi dan tata cara pengolahan Tasak Tellu, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Tasak Tellu memiliki makna simbolis yang penting bagi masyarakat karo seperti nilai kebersamaan, kesucian, kesuburan, dan penghormatan kepada leluhur. Makanan khas ini juga memiliki aturan adat yang mengatur bahan, bumbu, cara memasak, dan tata penyajiannya. Pewarisan pengetahuan Tasak Tellu dilakukan secara turun temurun melalui praktik langsung yang melibatkan keluarga dan juga generasi muda. Tetapi dari sisi lain masyarakat belum merasakan penerapan nyata dari kebijakan yang tertuang dari undang-undang nomor 5 tahun 2017. Pemerintah daerah dinilai belum melakukan inventarisasi, dokumentasi, maupun pembinaan terkait pelestarian pengetahuan tradisional. Sementara itu pengaruh dari modernisasi seperti perkembangan makanan cepat saji dan perubahan minat generasi muda menjadi tantangan yang dapat membuat generasi muda lupa akan makanan khas dari budaya mereka sendiri. Secara keseluruhan, pelestarian Tasak Tellu masih bergantung pada masyarakat adat yang masih menjalankan adat mereka dengan baik oleh karena itu dukungan pemerintah diperlukan agar Tasak Tellu dapat terlindungi dan terus berkembang sebagai warisan budaya dan juga pengetahuan tradisional oleh masyarakat Karo.