Ameliah, Nabila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dan Pola Makan Terhadap Derajat Acne Vulgaris: The Relationship of Stress Level and Diet to the Degree of Acne Vulgaris Ameliah, Nabila; Vitayani, Sri; Pramono, Sigit Dwi; Yuniarti, Lisa; Iskandar, Darariani
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 1 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i1.1578

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Acne Vulgaris adalah kondisi inflamasi umum pada unit polisebasea yang ditandai dengan komedo, papul, pustule, dan nodul. Penyebab acne vulgaris multifactorial, antara lain stres dan pola makan, dan masih banyak lainnya. Stres akan merangsang hipotalamus untuk mengeluarkan hormon androgen yang apabila dikeluarkan dalam jumlah berlebih menyebabkan terjadinya peningkatan produksi sebum secara berlebih sehingga timbul acne vulgaris. Pola makan yang tidak baik mempengaruhi IGF-1 yang menstimulasi hormone androgen untuk mensekresi sebum dalam jumlah banyak. Dengan ini peneliti bertujuan mengetahui hubungan tingkat stres dan pola makan terhadap derajat acne vulgaris pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas muslim Indonesia angkatan 2021. Metode: Metode penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna pada tingkat stres terhadap derajat acne vulgaris p=0,016 (p<0,05), pola konsumsi karbohidrat terhadap derajat acne vulgaris p=0,040 (p<0,05), pola konsumsi protein terhadap derajat acne vulgaris p=0,027 (p<0,05), pola konsumsi lemak terhadap derajat acne vulgaris p=0,021 (p<0,05). Namun tidak terdapat hubungan yang bermakna pola konsumsi sayuran terhadap derajat acne vulgaris p=0,316 (p<0,05) dan pola konsumsi buahan terhadap derajat acne vulgaris p=0,140 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan diantara tingkat stres, pola konsumsi karbohidrat, protein, lemak terhadap derajat acne vulgaris. Abstract Background: Acne Vulgaris is a common inflammatory condition of the polysebaceous unit characterized by comedones, papules, pustules, and nodules. The causes of acne vulgaris are multifactorial, including stress and diet, and many others. Stress will stimulate the hypothalamus to release androgen hormones which, if released in excessive amounts, cause excessive sebum production to increase, resulting in acne vulgaris. Poor diet affects IGF-1 which stimulates the androgen hormone to secrete sebum in large quantities. With this, the researcher aims to determine the relationship between stress levels and diet to the degree of acne vulgaris in medical faculty students at the Indonesian Muslim University class of 2021. Method: This research method is analytical with a cross sectional approach. Result: The results showed that there was a significant relationship between the level of stress and the degree of acne vulgaris p=0.016 (p<0.05), the pattern of carbohydrate consumption on the degree of acne vulgaris p=0.040 (p<0.05), the pattern of protein consumption on the degree of acne vulgaris p=0.027 (p<0.05), fat consumption patterns on the degree of acne vulgaris p=0.021 (p<0.05). However, there was no significant relationship between vegetable consumption patterns and the degree of acne vulgaris, p=0.316 (p<0.05) and fruit consumption patterns with the degree of acne vulgaris, p=0.140 (p<0.05). Conclusion: There is a significant relationship between stress levels, consumption patterns of carbohydrates, protein, fat and the degree of acne vulgaris.
KARAKTERISTIK PASIEN PSORIASIS VULGARIS DI RUMAH SAKIT IBNU SINA PERIODE TAHUN 2022-2024 Ameliah, Nabila; Vitayani, Sri; Adharia, Adharia; Abdi, Dian Amelia; Latief, Rachmat
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54205

Abstract

Psoriasis vulgaris merupakan penyakit inflamasi kronis pada kulit yang ditandai dengan plak eritematosa bersisik dan dapat berlangsung seumur hidup. Penyakit ini tidak hanya menimbulkan keluhan fisik, tetapi juga berdampak pada kualitas hidup dan kondisi psikososial pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien psoriasis vulgaris di RS Ibnu Sina Makassar periode tahun 2022–2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang terdiagnosis psoriasis vulgaris di RS Ibnu Sina Makassar tahun 2022–2024 dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, status pernikahan, lama perawatan, serta tingkat keparahan atau rekurensi penyakit. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 pasien psoriasis vulgaris, sebagian besar berada pada kelompok usia 45–64 tahun (46,7%), berjenis kelamin laki-laki (53,3%), dan berstatus menikah (83,3%). Mayoritas pasien menjalani perawatan kurang dari enam bulan (80%) dan memiliki tingkat keparahan sedang (50%), diikuti oleh kategori berat (40%). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pasien psoriasis vulgaris di RS Ibnu Sina Makassar didominasi oleh usia dewasa akhir dengan derajat penyakit sedang hingga berat, sehingga diperlukan deteksi dini dan penatalaksanaan yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.