Ali, Nurbayani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Materi Adab Menggunakan Media Sosial Siswa/i Sekolah Menengah Atas Nelli, Nelli; Ali, Nurbayani; Hadini, Hadini
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3084

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kebutuhan pengembangan video edukasi mengenai etika bermedia sosial di SMA Negeri 4 Banda Aceh. Alasan dilakukannya penelitian ini adalah tingginya tingkat pemakaian media sosial di kalangan remaja yang tidak diimbangi dengan kesadaran akan etika. Kemajuan pesat dalam teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Salah satu fenomena paling mencolok saat ini adalah pemanfaatan media sosial oleh generasi muda, termasuk siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada 3 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 35 siswa kelas XI. Hasil studi menunjukkan bahwa ketidaktersediaan media interaktif menjadi kendala bagi guru dalam menyampaikan materi. Sebanyak 87% siswa menyatakan perlunya adanya media pembelajaran yang menarik dan sesuai. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan video pembelajaran yang berbasis pada pengalaman dan nilai-nilai etika untuk meningkatkan efektivitas belajar dan membentuk karakter siswa agar bijak dalam bermedia sosial.
STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Jasmaludin, Jasmaludin; Ali, Nurbayani; Hayati, Hayati
Jurnal Tunas Bangsa Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v12i2.3495

Abstract

Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah nyata sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan kolaboratif dan pemahaman kontekstual terhadap nilai-nilai agama. Dalam konteks PAI, penerapan PBL diharapkan mampu menjadikan siswa lebih aktif, reflektif, dan bertanggung jawab dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Problem Based Learning (PBL) sebagai pendekatan inovatif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan. Metode tersebut dipilih agar penelitian ini dapat menghasilkan suatu pemahaman yang komprehensif berdasarkan sumber-sumber data yang relevan. Peneliti berfokus pada pembahasan secara umum menuju khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi PBL dalam PAI efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa, membangun kesadaran nilai keislaman secara kontekstual, serta mengembangkan sikap religius dan sosial peserta didik. Penerapan strategi ini memerlukan kesiapan guru, perencanaan yang matang, serta dukungan lingkungan belajar yang kondusif.
Pelaksanaan Pengajian Al-Qur'an bagi Warga Binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Rahmatillah, Rizki; Ali, Nurbayani; Hayati, Hayati
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.9.2.%p

Abstract

Pengajian Al-Qur'an merupakan salah satu bentuk pembinaan spiritual yang memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran religius dan memperkuat karakter individu, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengajian Al-Qur'an di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung terhadap kegiatan pengajian Al-Qur'an selama enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengajian dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang warga binaan. Proses pembelajaran menggunakan sistem klasikal dan kelompok dengan materi yang bersumber dari Al-Qur'an terbitan Departemen Agama dan buku Iqra. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta telah mampu mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al-Qur'an, namun sebagian besar belum memahami ilmu tajwid secara teoretis. Selain itu, pelaksanaan pengajian masih menghadapi beberapa kendala, antara lain belum adanya sistem evaluasi yang terstruktur serta keterbatasan media dan bahan ajar tajwid. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, pengembangan kurikulum pembelajaran yang lebih sistematis, serta peningkatan kerja sama dengan instansi keagamaan guna meningkatkan kualitas pengajian Al-Qur'an di lingkungan rutan.