Saragih, Ernes Tifani Anastasia br
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ImpliPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: 1) bentuk-bentuk implikatur percakapan pada acara Mata Najwa di Metro TV dan 2) fungsi implkatur Percakapan dalam Acara Talk Show Mata Najwa Berjudul “4 Generasi Bicara (Generation Gap)” Saragi, Desi Anggriani; Sirait, Elsa Monica; Saragih, Ernes Tifani Anastasia br; Sinaga, Gabriel Febrianto; Gaol, Jessica Yolanda Lumban; Jawak, Natasya Agatha Putri; Munthe, Tiurma Sania V M; Puteri, Anggia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: 1) bentuk-bentuk implikatur percakapan pada acara Mata Najwa di Metro TV dan 2) fungsi implikatur percakapan pada acara Mata Najwa di Metro TV. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis dan expert judegment. Analisis data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi teori. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk tindak tutur berimplikatur dalam percakapan pada acara Mata Najwayang berupa representatif, direktif, ekspresif, dan komisif. Ditemukan sebanyak tujuh fungsi dari implikatur dalam percakapan acara Mata Najwa, yaitu memberi penjelasan, menyatakan harapan, memberikan usulan, memberikan saran, mengajak untuk melakukan sesuatu, menunjukkan perasaan, dan berjanji.
Problematika Leksikografi dalam Penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia Purba, Priscillia Febrianty; Sihombing, Ovi Oktavia; Tarigan, Novia Sari; Siagian, Nancy Oktavia; Simorangkir, Agustina Verawati; Saragih, Ernes Tifani Anastasia br; Banjarnahor, Pretty Grace
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7613

Abstract

Penelitian ini membahas berbagai problematika leksikografi dalam penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia karya Andre Antonius Hutagalung (2011). Analisis dilakukan dengan fokus pada struktur makro, struktur mikro, konsistensi penyajian lema, kelengkapan informasi linguistik, serta representasi budaya dan dialektal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kamus tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan leksikografis, antara lain ketiadaan label kelas kata, tidak tersedianya transkripsi fonetik, lema turunan yang tidak dikelompokkan secara hierarkis, ketiadaan penanda polisemi, serta inkonsistensi ortografi. Selain itu, lema-lema bermuatan budaya seperti dalihan, tondi, dan begu hanya diterjemahkan secara literal tanpa konteks etnolinguistik. Minimnya kosakata modern dan variasi dialektal juga menunjukkan bahwa kamus masih bersifat dokumentatif dan belum memenuhi standar kamus dwibahasa modern. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan leksikografi bahasa Batak Toba yang lebih sistematis dan relevan.