Siagian, Nancy Oktavia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Semantik (Leksikal, Gramatikal, Referensial) pada Puisi "Masih Merdekakah Kau Indonesia" Karya Raudah Jambak Siagian, Nancy Oktavia; Purba, Priscillia Febrianty; Sihombing, Ovi Oktavia; Sari, Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas teori semantik pada puisi dengan (1) menganalisis makna leksikal pada puisi yang berjudul Masih Merdekakah Kau Indonesia? (2) menganalisis makna gramatikal pada puisi yang berjudul Masih Merdekakah Kau Indonesia? dan (3) menganalisis makna referensial pada puisi yang berjudul Masih Merdekakah Kau Indonesia?. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu menganalisis puisi pada suatu penelitian dengan menyampaikan hasil-hasil analisis untuk memberikan interpretasi yang kompherensif terhadap puisi yang dianalisis, Metode kualitatif ini memberikan langkah-langkah penelitian yang bertujuan mendapatkan data deskriptif melalui kata-kata. Hasil analisis pada penelitian ini mengkaji dan memberikan hasil analisis terhadap makna leksikal, gramatikal, dan referensial pada puisi Masih Merdekakah Kau Indonesia? karya Raudah Jambak. Analisis pendekatan kualitatif ini akan fokus pada mendeskripsikan dan memahami pesan-pesan yang terkandung di dalam puisi dengan menggunakan analisis semantik leksikal, gramatikal dan referensial untuk mengungkapkan makna yang tersirat dan ekspresi dari puisi Masih Merdekakah Kau Indonesia? karya Raudah Jambak.
Analisis Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Film Cek Toko Sebelah 2 Karya Ernest Prakasa Sitanggang, Benni; Chairani, Nanda Aulia; Siagian, Nancy Oktavia; Sipangpang, Anggun Daniela Ringo; Astuti, Chiva Indri; Siahaan, Putri Damayanti; Tarigan, Della Betsya; Fajriana, Retno Rezky; Puteri, Anggia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip kesantunan berbahasa dalam film Cek Toko Sebelah 2 karya Ernest Prakasa. Film ini dipilih karena menghadirkan interaksi sehari-hari yang mencerminkan keragaman budaya dan dinamika sosial masyarakat urban. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi, di mana dialog-dialog antar karakter dalam film dianalisis berdasarkan prinsip-prinsip kesantunan, seperti maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim penghargaan, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian. Hasil analisis menunjukkan bahwa film Cek Toko Sebelah 2 menampilkan beragam bentuk kesantunan berbahasa yang digunakan oleh karakter-karakternya, baik dalam konteks formal maupun informal. Beberapa pelanggaran terhadap prinsip kesantunan juga ditemukan, namun hal ini lebih bertujuan untuk memperkuat elemen komedi dalam film. Dengan demikian, penelitian ini mengungkap bagaimana prinsip kesantunan berbahasa diterapkan dalam film dan bagaimana penggunaannya berkontribusi terhadap pengembangan karakter serta jalan cerita.
Problematika Leksikografi dalam Penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia Purba, Priscillia Febrianty; Sihombing, Ovi Oktavia; Tarigan, Novia Sari; Siagian, Nancy Oktavia; Simorangkir, Agustina Verawati; Saragih, Ernes Tifani Anastasia br; Banjarnahor, Pretty Grace
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i2.7613

Abstract

Penelitian ini membahas berbagai problematika leksikografi dalam penyusunan Kamus Dwibahasa Batak Toba–Indonesia karya Andre Antonius Hutagalung (2011). Analisis dilakukan dengan fokus pada struktur makro, struktur mikro, konsistensi penyajian lema, kelengkapan informasi linguistik, serta representasi budaya dan dialektal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kamus tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan leksikografis, antara lain ketiadaan label kelas kata, tidak tersedianya transkripsi fonetik, lema turunan yang tidak dikelompokkan secara hierarkis, ketiadaan penanda polisemi, serta inkonsistensi ortografi. Selain itu, lema-lema bermuatan budaya seperti dalihan, tondi, dan begu hanya diterjemahkan secara literal tanpa konteks etnolinguistik. Minimnya kosakata modern dan variasi dialektal juga menunjukkan bahwa kamus masih bersifat dokumentatif dan belum memenuhi standar kamus dwibahasa modern. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengembangan leksikografi bahasa Batak Toba yang lebih sistematis dan relevan.