Arandi, Uray
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Praktik Pemberian Diskon Pada Online Food Delivery ditinjau dari Hukum Persaingan Usaha Arandi, Uray; Takaya, Rowlan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak praktik pemberian diskon dalam layanan pengantaran makanan online di Indonesia, dengan fokus pada implikasi hukum terkait persaingan usaha. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskon yang diberikan oleh platform seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood tidak memenuhi kriteria predatory pricing, karena harga yang ditawarkan tidak berada di bawah biaya produksi. Sebaliknya, praktik ini berfungsi sebagai strategi pemasaran untuk menarik konsumen baru dan memperluas pangsa pasar. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) berperan penting dalam mengawasi praktik ini untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum persaingan usaha. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan mekanisme pengawasan KPPU dan perlunya kajian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang terhadap pasar dan keberlanjutan usaha kecil.
FROM FIT TO FEEL: DETERMINAN REPURCHASE INTENTION PADA KONSUMEN PAKAIAN OLAHRAGA Arandi, Uray; Arnolt Kristian Pakpahan
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan BisnisĀ 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25261

Abstract

Industri pakaian olahraga mengalami transformasi signifikan, di mana produk tidak lagi dipersepsikan semata sebagai perlengkapan fungsional, tetapi juga sebagai simbol identitas dan ekspresi gaya hidup. Dalam konteks persaingan merek yang semakin ketat, fluktuasi penjualan dan pergeseran preferensi konsumen menunjukkan bahwa keunggulan kualitas produk saja belum tentu menjamin terjadinya pembelian ulang. Jumlah Responden yg tersedia adalah 200 Kondisi ini menegaskan pentingnya pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman subjektif konsumen dalam menggunakan pakaian olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsumen memaknai pengalaman penggunaan pakaian olahraga dan bagaimana makna tersebut membentuk repurchase intention. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap konsumen pakaian olahraga yang telah melakukan pembelian berulang. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat beli ulang terbentuk melalui interaksi antara dimensi fungsional (fit), dimensi emosional (feel), serta proses identifikasi diri dengan merek. Temuan ini menegaskan bahwa repurchase intention bukan sekadar keputusan rasional berbasis kualitas produk, melainkan merupakan hasil konstruksi makna dan hubungan emosional jangka panjang antara konsumen dan merek, yang memiliki implikasi penting bagi strategi pengelolaan merek di industri pakaian olahraga.