Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pisang Ambon (Musa Acuminata Cavendish. S) terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu Safitri, Rani; Rahmayanti, Elifa Ihda; Hutabarat, Sintong H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan naiknya tekanan darah melebihi batas normal yaitu >140 mmHg dan diastolik mencapai >90. Pisang ambon merupakan salah satu buah-buahan dengan kandungan kalium yang cukup tinggi, cara kerja buah ini yaitu dengan membantuĀ  menurunkan dan menstabilkan tekanan darah, asupan pada kalium pada seseorang dapat mempengaruhi tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu dibuktikannya pengaruh pemberian pisang ambon (musa acuminata cavendish. S) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode True Experimental dan desain pretest-posttest control group design. Jumlah populasi penelitian ini yaitu 66 orang dengan jumlah sampel 15 orang, denganĀ  tekhnik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan dari 15 responden, sebagian besar mempunyai tekanan darah pada kategori Grade 2 sebanyak 6 responden (40%) dan setelah diberikan perlakuan sebagian besar mempunyai tekanan darah pada kategori Grade I sebanyak 11 responden (73,3%). Hasil penelitian dari 15 responden pada kelompok perlakuan menggunakan Paired Sample t-Test dan hasil didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05). Ada pengaruh pemberian pisang ambon (musa acuminata cavendish. S) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu. Bagi Desa Pakava agar dapat memanfaatkan pisang ambon ini untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Nyeri Rheumatoid Artritis Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Abdullah, Serlih; Suaib, Suaib; Hutabarat, Sintong H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid artritis adalah penyakit inflamasi sistemik kronis yang dapat menyerang fleksibel (sinovial) sendi dan dapat menyerang siapa saja, orang yang menderita rheumatoid artritis mengalami gejala seperti peradangan, kekakuan sendi, dan pembentukan benjolan hangat di sertai bengkak pada kulit di atas sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan aktivitas fisik dengan nyeri rheumatoid artritis pada lansia di wilayah Puskesmas Talise. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 54 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi-square di dapatkan nilai p= 0,002 karena nilai p-value < 0,05, secara statistik terdapat hubungan signifikan antara hubungan aktivitas fisik dengan nyeri rheumatoid artritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise. Ada hubungan yang signifikan antara hubungan aktivitas fisik dengan nyeri rheumatoid artritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI DALAM PROSES REHABILITASI PADA REMAJA PENYALAHGUNAAN NARKOBA Komala Dewi, Resqi Nur; Lestari, Katrina Feby; Hutabarat, Sintong H.
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.127

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan masalah serius yang berdampak pada fisik, psikologis, dan sosial. Rehabilitasi menjadi langkah penting, dengan dukungan keluarga sering dianggap memengaruhi motivasi remaja untuk pulih. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan motivasi remaja dalam menjalani rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Kota Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 45 remaja yang mengikuti rehabilitasi rawat jalan di BNN Kota Palu melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan motivasi yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (71,1%) dan motivasi tinggi (73,3%), dengan nilai p = 0,068 (>0,05). Kesimpulannya, tidak ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan motivasi remaja dalam rehabilitasi. Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan faktor lain seperti motivasi intrinsik, dukungan teman sebaya, lingkungan sosial, serta peran petugas rehabilitasi.
Hubungan Tingkat Stress dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMA Negeri 5 Palu Matasa, Fitria Wahyu Ningrum; Rahmayanti, Elifa Ihda; Hutabarat, Sintong H.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6327

Abstract

Masa remaja merupakan tahap transisi yang ditandai oleh berbagai perubahan fisik, psikologis, dan hormonal, dengan menstruasi sebagai penanda penting kesehatan reproduksi pada remaja putri. Gangguan siklus dapat dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti stres serta faktor fisiologis berupa IMT yang tidak normal, yang keduanya dapat mengganggu regulasi hormon reproduksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat stress dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 5 Palu. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 315 remaja putri, dengan teknik pengambilan sampel Stratified Random Samplin. Sampel dalam penelitian ini yaitu 76 responden. Uji yang digunakan yaitu uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan kategori stress berat berjumlah 40 responden (52,6%), responden degan kategori IMT normal berjumlah 41 responden (53,9%) dan mayoritas responden berjumlah 52 responden (68,4%) mengalami siklus menstruasi tidak normal. Berdasarkan hasil uji statistic menggunakan Pearson Chi-Square menunjukkan hasil antara tingkat stress dengan siklus menstruasi dengan nilai p-value = 0,001 (p< 0,05) serta Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi dengan nilai p-value = 0,000 (p< 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 5 Palu. Diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan referensi bagi pihak sekolah (SMA Negeri 5 Palu) dalam meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi serta mendorong program konseling atau penyuluhan terkait stress dan gaya hidup sehat bagi siswi.