Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pisang Ambon (Musa Acuminata Cavendish. S) terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu Safitri, Rani; Rahmayanti, Elifa Ihda; Hutabarat, Sintong H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan naiknya tekanan darah melebihi batas normal yaitu >140 mmHg dan diastolik mencapai >90. Pisang ambon merupakan salah satu buah-buahan dengan kandungan kalium yang cukup tinggi, cara kerja buah ini yaitu dengan membantuĀ  menurunkan dan menstabilkan tekanan darah, asupan pada kalium pada seseorang dapat mempengaruhi tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini yaitu dibuktikannya pengaruh pemberian pisang ambon (musa acuminata cavendish. S) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode True Experimental dan desain pretest-posttest control group design. Jumlah populasi penelitian ini yaitu 66 orang dengan jumlah sampel 15 orang, denganĀ  tekhnik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan dari 15 responden, sebagian besar mempunyai tekanan darah pada kategori Grade 2 sebanyak 6 responden (40%) dan setelah diberikan perlakuan sebagian besar mempunyai tekanan darah pada kategori Grade I sebanyak 11 responden (73,3%). Hasil penelitian dari 15 responden pada kelompok perlakuan menggunakan Paired Sample t-Test dan hasil didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05). Ada pengaruh pemberian pisang ambon (musa acuminata cavendish. S) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pakava Kecamatan Pasangkayu. Bagi Desa Pakava agar dapat memanfaatkan pisang ambon ini untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Nyeri Rheumatoid Artritis Pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Abdullah, Serlih; Suaib, Suaib; Hutabarat, Sintong H.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid artritis adalah penyakit inflamasi sistemik kronis yang dapat menyerang fleksibel (sinovial) sendi dan dapat menyerang siapa saja, orang yang menderita rheumatoid artritis mengalami gejala seperti peradangan, kekakuan sendi, dan pembentukan benjolan hangat di sertai bengkak pada kulit di atas sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan aktivitas fisik dengan nyeri rheumatoid artritis pada lansia di wilayah Puskesmas Talise. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 54 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi-square di dapatkan nilai p= 0,002 karena nilai p-value < 0,05, secara statistik terdapat hubungan signifikan antara hubungan aktivitas fisik dengan nyeri rheumatoid artritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise. Ada hubungan yang signifikan antara hubungan aktivitas fisik dengan nyeri rheumatoid artritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Talise.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI DALAM PROSES REHABILITASI PADA REMAJA PENYALAHGUNAAN NARKOBA Komala Dewi, Resqi Nur; Lestari, Katrina Feby; Hutabarat, Sintong H.
Nursing Arts Vol. 19 No. 2 (2025): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v19i2.127

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan masalah serius yang berdampak pada fisik, psikologis, dan sosial. Rehabilitasi menjadi langkah penting, dengan dukungan keluarga sering dianggap memengaruhi motivasi remaja untuk pulih. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan motivasi remaja dalam menjalani rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Kota Palu. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 45 remaja yang mengikuti rehabilitasi rawat jalan di BNN Kota Palu melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan motivasi yang telah tervalidasi dan reliabel. Analisis menggunakan uji Fisher Exact. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (71,1%) dan motivasi tinggi (73,3%), dengan nilai p = 0,068 (>0,05). Kesimpulannya, tidak ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan motivasi remaja dalam rehabilitasi. Penelitian selanjutnya disarankan mempertimbangkan faktor lain seperti motivasi intrinsik, dukungan teman sebaya, lingkungan sosial, serta peran petugas rehabilitasi.