Cantika, Dwi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kematangan Emosi Sebagai Faktor Penentu Perilaku Anti-Bullying Di Kalangan Peserta Didik Cantika, Dwi; Shofiah, Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.22862

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang kematangan emosi sebagai faktor penentu perilaku anti-bullying di kalangan peserta didik. Anak-anak zaman sekarang beranggapan bahwa jika mereka melakukan suatu tindakan kekerasan atau bullying maka mereka akan dianggap keren oleh teman yang lainnya dan juga mereka beranggpan jika teman-temannya akan tunduk kepada mereka. Perilaku bullying dapat memberikan dampak merugikan pada peserta didik, menciptakan perasaan tidak diinginkan dan ditolak oleh lingkungan sekitarnya. Perilaku bullying disebabkan oleh pencapaian emosi yang kurang matang. Kematangan emosi sangat penting untuk mengurangi perilaku bullying karena individu yang memiliki kematangan emosi yang baik akan merasa bangga dengan diri mereka sendiri dan dapat menghargai orang lain. Kemampuan untuk mengendalikan emosi sangat mempengaruhi proses dalam hubungan sosial sehingga kemampuan ini sangat penting untuk mengurangi bullying. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tinjauan pustaka (study literature review), informasi dan data diperoleh dari berbagai sumber yang relevan, seperti artikel, jurnal, dan buku. Tulisan ini memuat pembahasan utama yang terbagi ke dalam tujuh tema besar, yaitu: definisi bullying dan kematangan emosi, faktor-faktor yang mempengaruhi bullying, dampak bullying, karakteristik kematangan emosi, faktor-faktor kematangan emosi, hubungan kematangan emosi dan perilaku anti-bullying dan kiat meningkatkan kematangan emosi.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbasis Wordwall dalam Meningkatkan Materi Sosiologi Kelas XI IPS SMA Pembangunan Cantika, Dwi; Febriani, Eka Asih
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 4 (2023): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v2i4.128

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya penguasaan konsep siswa yang dilihat berdasarkan hasil belajar siswa. Disebabkan oleh kurang efisiennya media evaluasi pembelajaran yang pada akhirnya membuat siswa tidak mampu berinteraksi dengan permasalahan pada soal yang diberikan guru. Selain itu, model pembelajaran kooperatif yang digunakan guru belum optimal sehingga semangat siswa saat proses belajar mengajar di kelas XI IPS 2 menjadi rendah. Siswa di kelas hanya berperan sebagai pendengar sehingga penguasaan materi menjadi terbatas yang akhirnya berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe make-a-match menggunakan aplikasi Wordwall terhadap pembelajaran sosiologi kelas XI IPS 2 SMA Pembangunan UNP. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruktivis Jean Pieget teori ini menjelaskan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik menekankan pada keterlibatan peserta didik dalam menghadapi masalah-masalah yang terjadi salah satunya adalah pemberian soal-soal yang terkait dengan fenomena masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan analisis deskriptif yang diperoleh dari hasil angket, pretest, dan posttest serta hasil penilaian pengamat pada lembar observasi. Untuk melihat peningkatan penguasaan konsep pada penelitian ini digunakan mean dan persentase yang terlihat pada hasil belajar siswa mulai dari pratindakan, Siklus I dan Siklus II. Hasil belajar siswa dilihat dari pelaksanaan pretest-posttest menunjukkan rata-rata skor pada siklus I sebesar 81,4 dan siklus 2 sebesar 86,8, sedangkan persentase pada siklus I sebesar 71% dan siklus II sebesar 86% yang memenuhi standar KKM. Setelah dilakukan pengujian N-gain score menggunakan excel diperoleh hasil 0,66 dan persentase skor 66,89. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make-a-match dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan efektif digunakan pada saat pembelajaran di kelas.