Faiz, Moh. Najibul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membuat Alat Peraga Matematika dari Kertas dan Sedotan Materi Perkalian Berbasis PMRI Pembelajaran di Kelas III SD 2 Megawon Pramudita, Diah Ayu; Faiz, Moh. Najibul; Laila, Naimatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar perkalian siswa kelas III SD 2 Megawon melalui pemanfaatan media kertas dan sedotan. Penelitian ini menggunakan pendekatan PTK yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian 22 siswa. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes hasil belajar, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam hasil belajar siswa setelah penerapan media kertas dan sedotan. Selain itu, media ini mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperjelas konsep perkalian, dan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan. Kesimpulannya, pemanfaatan media kertas dan sedotan efektif dalam meningkatkan hasil belajar perkalian siswa kelas III SD 2 Megawon.
Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Inklusi Maghfiroh, Anif; Rizky, Reina; Laila, Naimatul; Pramudita, Diah Ayu; Faiz, Moh. Najibul; Sari, Siwi Vilia Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29877

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, di dalam lingkungan sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan membahas berbagai peran strategis orang tua dalam mendukung pendidikan inklusi, mulai dari memberikan dukungan emosional kepada anak, menjalin komunikasi aktif dengan pihak sekolah, menanamkan sikap positif terhadap perbedaan, hingga menjadi advokat bagi kebutuhan pendidikan anak. Selain itu, penelitian ini juga mengulas tantangan yang sering dihadapi orang tua, seperti keterbatasan informasi, stigma sosial, dan kurangnya akses terhadap layanan pendukung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi litetur. Peneliti mendapatkan data dari penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi serta pencatatan yang bersumber dari beberapa artikel penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bukti bahwa peran orang tua sangat penting dalam pendidikan inklusi, yaitu sebagai pendamping belajar di rumah, menjalin komunikasi aktif dengan pihak sekolah, serta memberikan motivasi dan menanamkan nilai inklusif. Dukungan ini meningkatkan kepercayaan diri dan kenyamanan anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah inklusi, sehingga proses pendidikan berjalan lebih optimal.
The Influence of Gusjigang Local Wisdom (Gus) on Developing Students' Sense of Responsibility During School Competitions at SD 1 Barongan FaiZ, Moh. Najibul; Rondli, Wawan Shokib; Santoso, Denni Agung
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 3 (2026): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v17i3.30554

Abstract

This study examines whether integrating the 'Gus' (good character) value of Gusjigang local wisdom is associated with changes in elementary students' responsibility during school competition activities. A quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design involved all 48 students participating in FLS2N, FTBI, OSN, POPDA, and MAPSI at SD 1 Barongan. Responsibility was measured using a 25-item questionnaire administered before and after the intervention. Instrument validity and reliability were examined, followed by Shapiro-Wilk normality tests and a paired-samples t test. The pretest and posttest data were normally distributed (p = .797 and p = .852). Posttest scores were significantly higher than pretest scores, t(47) = -106.520, p < .001, with a mean paired difference of -21.312. Pretest and posttest scores were also strongly correlated (r = .967, p < .001). Within the limitations of a single-group design, these findings indicate that culturally grounded moral reinforcement through Gusjigang can support responsibility, discipline, and sportsmanship during competition preparation. The study contributes an applicable local-wisdom-based framework for character development in elementary schools.