Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Optimalisasi Pemanfaatan Asesmen Kebutuhan untuk Layanan Bimbingan dan Konseling Berdiferensiasi di Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Kudus Zamroni, Edris; Gudnanto, Gudnanto; Sari, Siwi Vilia Intan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2485

Abstract

Pelatihan dan pendampingan pemanfaatan asesmen kebutuhan layanan bimbingan dan konseling (BK) berdiferensiasi merupakan upaya penting dalam meningkatkan kualitas layanan BK di sekolah. Latar belakang kegiatan ini adalah perlunya guru BK memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam mengidentifikasi kebutuhan layanan BK siswa yang beragam. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan di Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP Kabupaten Kudus. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif skor penguasaan asesmen sebelum dan sesudah pelatihan pada enam indikator, yaitu penguasaan konsep asesmen, pemahaman manfaat instrumen asesmen, pengetahuan tentang interpretasi hasil asesmen, keterampilan menggunakan instrumen asesmen, pengalaman pemanfaatan asesmen di sekolah, dan hasil identifikasi variasi karakter peserta didik. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata keseluruhan penguasaan asesmen dari 63 menjadi 118,1. Peningkatan tertinggi tercatat pada indikator pengetahuan interpretasi hasil, keterampilan menggunakan instrumen, dan identifikasi karakter peserta didik. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru BK dalam pemanfaatan asesmen kebutuhan layanan BK berdiferensiasi. Implikasi untuk pelatihan dan pendampingan selanjutnya adalah perlunya mempertahankan fokus pada area yang meningkat signifikan dan memberikan perhatian lebih pada area yang peningkatannya relatif kecil, dengan penyesuaian materi dan metode yang lebih menekankan pada aplikasi praktis serta dukungan berkelanjutan bagi guru BK.
EFEKTIVITAS BEHAVIOR CONTRACT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS Sari, Siwi Vilia Intan; Safitri, Intan Diah Ayu; Cahyaningrum, Ayu
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i7.709-718

Abstract

Membolos adalah sebuah perilaku siswa yang sering ditemui pada setiap sekolah dari tahun ketahun. Permasalahan ini bukanlah sebuah hal yang mudah untuk ditangani dan membutuhkan perlakuan khusus dari tenaga pengajar khususnya guru bimbingan dan konseling. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas layanan konseling behavioristik dengan teknik behavior contract untuk mengatasi atau mengurangi perilaku membolos pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif dimana data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi sekolah. Peneliti berperan sebagai instrumen utama, melakukan analisis induktif untuk memahami faktor-faktor penyebab dan intervensi perilaku. Teknik behavior contract diterapkan dalam tiga sesi konseling untuk membantu siswa mengubah kebiasaan membolos menjadi lebih konsisten hadir dan berprestasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kehadiran dan penurunan kebiasaan membolos pada siswa setelah diterapkannya kontrak perilaku. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan behavioristik dalam mengubah perilaku maladaptif pada siswa. Keterbatasan dan saran untuk penelitian selanjutnya ada dalam pembahasan
Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Inklusi Maghfiroh, Anif; Rizky, Reina; Laila, Naimatul; Pramudita, Diah Ayu; Faiz, Moh. Najibul; Sari, Siwi Vilia Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29877

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan pendekatan yang memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, di dalam lingkungan sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan membahas berbagai peran strategis orang tua dalam mendukung pendidikan inklusi, mulai dari memberikan dukungan emosional kepada anak, menjalin komunikasi aktif dengan pihak sekolah, menanamkan sikap positif terhadap perbedaan, hingga menjadi advokat bagi kebutuhan pendidikan anak. Selain itu, penelitian ini juga mengulas tantangan yang sering dihadapi orang tua, seperti keterbatasan informasi, stigma sosial, dan kurangnya akses terhadap layanan pendukung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi litetur. Peneliti mendapatkan data dari penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi serta pencatatan yang bersumber dari beberapa artikel penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bukti bahwa peran orang tua sangat penting dalam pendidikan inklusi, yaitu sebagai pendamping belajar di rumah, menjalin komunikasi aktif dengan pihak sekolah, serta memberikan motivasi dan menanamkan nilai inklusif. Dukungan ini meningkatkan kepercayaan diri dan kenyamanan anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah inklusi, sehingga proses pendidikan berjalan lebih optimal.
KONSELING KARIR DI ERA REMOTE WORK: TANTANGAN DAN STRATEGI ADAPTASI KONSELOR DALAM MEMFASILITASI PENGEMBANGAN KARIR Sari, Siwi Vilia Intan; Amalia Cindi Andriani; Herfano Prabandaru
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.142.04

Abstract

The transformation of the workplace toward remote work has fundamentally altered the career landscape and the need for career counseling services. These changes have significant implications for career counseling practice. This article examines the challenges faced by career counselors in the era of remote work and the adaptation strategies that can be implemented to facilitate clients' career development effectively. A literature review approach indicates that the challenges revolve around clients' social isolation, blurred work-life boundaries, unstructured career management, and the need for technological competency. Proposed adaptation strategies include developing counselors' digital competencies, integrating technology into counseling services, a holistic approach to career well-being, collaboration with digital stakeholders, and the use of approaches that highlight career flexibility and resilience. The study findings suggest that career counselors need to undertake a paradigm shift from traditional models to a more flexible and responsive approach to the dynamics of remote work to remain relevant and effective in facilitating career development in the digital era.
EFEKTIVITAS KONSELING NARATIF DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN DIRI PADA INDIVIDU LANJUT USIA DI PANTI WREDHA Mahardika, Nur; Sari, Siwi Vilia Intan
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Self-acceptance is a key aspect of psychological well-being, reflecting an individual’s ability to positively embrace personal strengths and weaknesses. Elderly residents in nursing homes often face psychological challenges that can reduce self-acceptance, such as loss of social roles, declining health, and limited interactions. This study aimed to examine the effectiveness of narrative counseling in improving self-acceptance among elderly individuals in a nursing home. The research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group model. Participants consisted of 20 elderly individuals (10 experimental group, 10 control group) selected purposively. The analysis revealed a significant increase in self-acceptance in the experimental group compared to the control group. These findings suggest that narrative counseling is an effective psychological intervention to help elderly individuals develop a positive view of themselves, contributing to improved quality of life. Key words: narrative counseling, self-acceptance, elderly ABSTRAK: Penerimaan diri merupakan salah satu aspek penting dari kesejahteraan psikologis yang mencerminkan kemampuan individu untuk menerima kelebihan dan kekurangan dirinya secara positif. Individu lanjut usia (lansia) di panti wredha sering menghadapi tantangan psikologis yang dapat menurunkan tingkat penerimaan diri, seperti kehilangan peran sosial, kesehatan yang menurun, dan keterbatasan interaksi. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas konseling naratif dalam meningkatkan penerimaan diri pada lansia di panti werdha. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan model pretest-posttest control group. Subjek berjumlah 20 lansia (10 kelompok eksperimen, 10 kelompok kontrol) yang dipilih secara purposif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan penerimaan diri pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa konseling naratif efektif digunakan sebagai intervensi psikologis untuk membantu lansia mengembangkan pandangan positif terhadap diri mereka, yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup. Kata kunci: konseling naratif, penerimaan diri, lansia
EFEKTIVITAS KONSELING NARATIF DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN DIRI PADA INDIVIDU LANJUT USIA DI PANTI WREDHA Mahardika, Nur; Sari, Siwi Vilia Intan
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 17 No. 2 (2025): JIP: Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: Self-acceptance is a key aspect of psychological well-being, reflecting an individual’s ability to positively embrace personal strengths and weaknesses. Elderly residents in nursing homes often face psychological challenges that can reduce self-acceptance, such as loss of social roles, declining health, and limited interactions. This study aimed to examine the effectiveness of narrative counseling in improving self-acceptance among elderly individuals in a nursing home. The research employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group model. Participants consisted of 20 elderly individuals (10 experimental group, 10 control group) selected purposively. The analysis revealed a significant increase in self-acceptance in the experimental group compared to the control group. These findings suggest that narrative counseling is an effective psychological intervention to help elderly individuals develop a positive view of themselves, contributing to improved quality of life. Key words: narrative counseling, self-acceptance, elderly ABSTRAK: Penerimaan diri merupakan salah satu aspek penting dari kesejahteraan psikologis yang mencerminkan kemampuan individu untuk menerima kelebihan dan kekurangan dirinya secara positif. Individu lanjut usia (lansia) di panti wredha sering menghadapi tantangan psikologis yang dapat menurunkan tingkat penerimaan diri, seperti kehilangan peran sosial, kesehatan yang menurun, dan keterbatasan interaksi. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas konseling naratif dalam meningkatkan penerimaan diri pada lansia di panti werdha. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan model pretest-posttest control group. Subjek berjumlah 20 lansia (10 kelompok eksperimen, 10 kelompok kontrol) yang dipilih secara purposif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan penerimaan diri pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa konseling naratif efektif digunakan sebagai intervensi psikologis untuk membantu lansia mengembangkan pandangan positif terhadap diri mereka, yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup. Kata kunci: konseling naratif, penerimaan diri, lansia