Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fungsi dan Peran Advokat dalam Penerapan Hukum Lubis, Fauziah; Rahmi, Annisa; Nasution, Ahyana; Nasution, Kobul Arif; Nurhalimah, Siti; Nurhaliza, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan masukan untuk memperkuat integritas advokat sebagai profesi yang bebas dan mandiri, namun tetap bertanggung jawab berdasarkan kode etik. Masalah penegakan hukum di Indonesia menjadi topik yang selalu relevan untuk dibahas, mengingat proses penegakan hukum sering kali tidak mencapai hasil yang diharapkan. Ketidaksesuaian antara harapan dan realitas dalam penerapan hukum menimbulkan pertanyaan mendasar tentang efektivitasnya, sehingga hukum belum sepenuhnya mencapai tujuan hakikinya. Faktor non-hukum diduga menjadi penyebab terjadinya diskriminasi, inkonsistensi, dan ketidakpastian dalam penegakan hukum, yang berujung pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap hukum, terutama kepada aparat penegaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang dan konseptual untuk menganalisis isu yang ada. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa advokat harus menjaga integritas dan senantiasa berpegang pada kode etik profesi. Namun, penegakan kode etik advokat di Indonesia menghadapi berbagai kendala, terutama karena tidak adanya organisasi tunggal advokat yang diatur secara tegas dan jelas dalam peraturan perundang-undangan.
Analisis Tradisi Marere Pasca Akad Nikah Di Desa Sihare-Hare Perspektif Fiqih Munakahat Dan ‘Urf Nasution, Ahyana; Prasetiya, Nurul Huda
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 14 No. 3 (2025): Maqasid Jurnal Studi Hukum Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v14i3.29091

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi pascanikah marere di Desa Sihare-hare, Labuhanbatu, Sumatera Utara dalam perspektif fikih munakahat dan ‘urf. Tujuan penelitian adalah menjelaskan kedudukan marere dalam fikih munakahat serta menilai perannya bagi penguatan kekerabatan sebagai bagian dari ‘urf yang hidup di tengah masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif normatif deskriptif. Data dibaca dari literatur fikih munakahat, kajian ‘urf, dan sumber mutakhir, sedangkan praktik lokal dianalisis dengan kerangka maqāṣid al-syari’ah. Hasil menunjukkan bahwa marere adalah kunjungan pengantin kepada orang tua dan kerabat setelah akad yang berisi salam hormat dan bingkisan simbolik. Masyarakat memandangnya sebagai kewajiban sosial yang ditegakkan melalui sanksi moral berupa teguran dan penilaian negatif, tanpa sanksi hukum negara. Selama substansinya tidak bertentangan dengan syariah, marere dinilai sebagai ‘urf ṣaḥīḥ yang mendukung pemeliharaan keturunan dan kehormatan serta memperkuat kohesi sosial. Kelalaian melakukan marere tidak memengaruhi keabsahan akad nikah, tetapi berdampak pada turunnya martabat keluarga dan harmoni sosial. Novelty penelitian ini terletak pada penggunaan dua perspektif sekaligus, yaitu fikih munakahat dan ‘urf, untuk menempatkan marere sebagai tradisi lokal Mandailing dalam kerangka maqāṣid al-syari’ah sehingga batas antara etika sosial adat dan syarat sah akad dalam hukum Islam menjadi lebih jelas. Penelitian merekomendasikan pedoman kultural dan religius yang menegaskan status marere sebagai tradisi sosial, memberi batas etis dan biaya agar tidak memberatkan pasangan, serta mendorong edukasi publik oleh tokoh adat dan agama.   Kata Kunci: Marere; Fikih Munakahat; ‘Urf; Perkawinan Adat; Mandailing.