Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : SCIENCE ELECTRO

RANCANGAN PREVENTIVE CONDITION BASED MAINTENANCE BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 UNTUK PMCB DI JARINGAN PLN UP3 PASURUAN Arivatoni Denhas; Bambang Dwi sulo; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 11, No 1 (2019): SCIENCE ELEKTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.857 KB)

Abstract

PMCB (Pole Mounted Circuit Breaker) merupakan salah satu alat proteksi jaringan distribusi 20 kV. Pengaruh catu daya dan suhu pada PMCB ini sangat penting agar komponen proteksi dapat bekerja dengan baik. Monitoring PMCB dalam penulisan ini yaitu sumber tegangan AC 220 Volt, tegangan baterai 24 Volt, suhu kotak PMCB yang terpasang heater dan suhu baterai pada control panel. Selama ini pengambilan data monitoring baterai pada PMCB menggunakan cara konvensional. Maka dibuatlah suatu alat untuk monitoring secara real-time. Alat yang dibuat berbasis Arduino Mega 2560 akan mampu mendeteksi tegangan dan suhu pada PMCB dengan bantuan sensor yang dapat mengirim notifikasi melalui SMS. Pengukuran secara real-time telah diuji dengan ketahanan operasi selama 5 jam. Alat ini dapat mengukur suhu dengan tingkat ketelitian pembacaan ± 2°C, mengukur tegangan DC dengan tingkat ketelitian ± 1 VDC , dan mengukur tegangan AC dengan tingkat ketelitian ± 5 VAC.Kata kunci: PMCB, Tegangan, Suhu, SMS.
PROTEKSI TRAFO DISTRIBUSI 20 kV TERHADAP BAHAYA SAMBARAN PETIR DENGAN MENGGUNAKAN LIGHTNING ARRESTER DI GARDU DISTRIBUSI MB 053 PT. PLN (PERSERO) RAYON TUBAN JAWA TIMUR Yosua Yosua Seto Dwi Nugroho; Muhammad Taqiyyudin Alawiy; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 2 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.989 KB)

Abstract

Teori perbandingan efek penempatan arrester sebelum dan sesudah FCO sebagai pengaman transformator tiga fasa dari gangguan petir di penyulang Sunan Kalijogo kab. Tuban menjelaskan fungsi dan tujuan yang sama tetapi penempatan berbeda. Lokasi arrester berhubungan dengan wiring arrester dengan transformator dan FCO dimana memiliki tujuan untuk memberikan perlindungan pada transformator dari tegangan lebih. Penempatan lightning arrester yang efektif dapat melindungi transformator dan peralatan pendukungnya dari kerusakan akibat tegangan lebih. Dengan mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi tingkat tegangan gelombang dan arus lonjakan yang terjadi pada setiap sistem seperti kabel arrester, panjang kawat, arrester terpisah yang digunakan di lokasi sistem penangkal, kecuraman dari gelombang datang, kecepatan merayap gelombang dan Tingkat Isolasi Dasar (BIL), sehingga akhirnya didapatkan lokasi yang tepat untuk pemasangan lightning arrester sebagai perlindungan transformator.
STUDI SISTEM PENCAHAYAAN DAN AC (AIR CONDITIONER) PADA GEDUNG DOME DAN GEDUNG F UNIVERSITAS ISLAM MALANG Mohammad Mukhlis; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 10, No 1 (2019): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.916 KB)

Abstract

Gedung Dome merupakan salah satu gedung di kawasan Universitas Islam Malang dengan fungsinya sebagai tempat perkuliahan dan sebagai tempat terselenggaranya acara besar di kampus Universitas Islam Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan profil Intensitas Konsumsi Energi Listrik dengan berbagai peralatan yang menkonsumsi energi listrik sesuai jam operasionalnya. Pada penelitian ini menggunakan Audit Energi listrik sebagai metodenya. Audit energi listrik dilakukan untuk menghitung besarnya konsumsi energi listrik pada gedung Dome UNISMA dan mengidentifikasi peluang penghematan energi listrik pada gedung tersebut. Dari audit energi listrik yang dilakukan juga akan diketahui besar konsumsi energi listrik pada setiap sektor peralatan yang digunakan, meliputi sistem pencahayaan, sistem tata udara, dan pompa air. Dari hasil penelitian, didapatkan IKE pada gedung Dome UNISMA secara perhitungan dari alat-alat yang mengkonsumsi listrik sebesar 117,72 kWh/m2 per Tahun. Dengan IKE sebesar itu, dapat dikatakan bahwa gedung Dome UNISMA masih dikategorikan bangunan hemat energi dan efisien, karena berada di bawah standar IKE yang ditetapkan oleh ASEAN-USAID, yaitu sebesar 240 kWh/m2 per tahunnya. Sistem pendingin udara menjadi pengkonsumsian energi terbesar dengan nilai 53.504,26 kWh/Bulan. Intensitas cahaya pada setiap ruangan kurang dari standar yang sudah ada. Peluang penghematan energi yakni dengan menerbitkan SOP penggunaan AC (Air Conditioner) dan Lampu pada setiap ruangan.Kata Kunci: Audit, Energi Listrik, Pencahayaan, AC, GedungI. PENDAHULUAN1.1 Latar BelakangUniversitas Islam Malang termasuk konsumen energi listrik yang cukup besar karena termasuk dalam sektor gedung dan perkantoran yakni 38,1% dari total kelistrikan Nasional (suryadi, 2009). Sistem tenaga Listrik Di Universitas Islam Malang saat ini menggunakan saluran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan dibantu oleh beberapa generator tambahan. Generator ini berfungsi sebagai sumber energi yang akan memasok aliran listrik ke gedung-gedung pada saat ada pemadaman dari PLN.Universitas Islam Malang memiliki banyak gedung yang bertingkat dengan konsumsi listrik yang cukup besar. Salah satunya adalah gedung Dome UNISMA. Di dalam gedung terdapat beberapa peralatan elektronik yang menggunakan Sistem Tenaga Listrik. Adanya peralatan elektronik ini bertujuan supaya pelayanan agar lebih optimal.Mengingat lebih meningkatnya kebutuhan tenaga listrik pada gedung tersebut, Maka dalam hal ini perlu adanya evalusi energi Listrik guna mengetahui profil penggunaan energi listrik dan besarnya konsumsi energi listrik. Evalusi energi merupakan sarana penting yang harus dilakukan pada suatu instansi besar untuk mengukur keefektifan dari penggunaan energi listrik yang ada. Evaluasi Energi sudah sering di terapkan dan dilakukan oleh instansi-instansi yang mengkonsumsi energi llistrik sekala besar. Karena evalusi energi listrik
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN ENERGI LISTRIK DI PT. DUTA BETON MANDIRI DENGAN MENAMBAHKAN KAPASITOR BANK BERBASIS MATLAB Agus Nugroho; M. Taqiyyuddin Alawiy; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 2 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.793 KB)

Abstract

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat membuat energi listrik menjadi sumber energi yang penting bagi manusia. Pada masa ini tidak mungkin manusia tidak membutuhkan energi listrik, karena energi listrik telah masuk kedalam semua aspek kegiatan manusia, kemajuan teknologi yang pesat menyebabkan pesatnya juga pembangunan terutama dibidang industri. Dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumen, dibutuhkan energi listrik yang besar oleh sebuah industri, namun dalam pemenuhan kebutuhan daya tersebut banyak faktor yang dipertimbangkan terutama efisiensi. Dan salah satu metode untuk efisiensi energi tenaga listrik salah satunya yaitu dengan melakukan perbaikan factor daya. Sebelum perbaikan faktor daya dapat dilihat biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan perhari Rp.2.380.333,1340, perbulan Rp.61.888.661,4844, pertahun Rp.742.663.937,813 dan sesudah perbaikan perhari Rp.1.904.266,7863, perbulan Rp.49.510.936,4438, pertahun Rp. 594.131.237,3256. Jadi dapat disimpulkan bahwa perbaikan faktor daya sangat membantu perusahaan, dalam mengurangi besar daya reaktif yang dikeluarkan sehingga beban biaya yang ditanggung perusahaan akan berkurang.
AUTOMATISASI WATERSPRAY UNTUK MENGURANGI DEBU PADA PROSES TRANSPORT BATUBARA BERBASIS PLC DI PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk. Pradana Pradana; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 2 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.249 KB)

Abstract

Dalam pengoperasian transport material batubara tidak akan lepas dengan pencemaran debu batubara. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dibuatlah sebuah sistem yang disebut waterspray. Cara kerja waterspray sangat sederhana,yaitu menambahkan sebuah pipa air yang berguna untuk menyemprotkan air di lokasi perpindahan batubara seperti pada hopper / tempat perpindahan material batubara dari dump truck ke penampungan sementara kemudian pada chute /tempat perpindahan antar belt serta dipasang di storage batubara. Namun dalam pengoperasiannya masih dikerjakan secara manual,personil di area kerja harus menuju area kerja yang berdebu untuk membuka valve-valve air secara manual. Hal ini cukup berbahaya dikarenakan debu batubara dapat mengganggu penglihatan dan pernafasan yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Dampak pada peralatan,jika personil lapangan lupa menutup valve di lapangan dapat menimbulkan belt basah dan air dapat mengalir ke area lorong yang menyebabkan banjir di area bawah tanah. Skripsi ini bertujuan untuk menghilangkan kekurangan-kekurangan pada sistem waterspray dengan mengubah sistemnya dari manual menjadi otomatis. Dengan menambahkan sensor-sensor dan mengatur tata letak sesuai dengan fungsi dan keadaan material. Diharapkan tujuan untuk mengurangi gangguan pada saat operasi bisa berjalan lancar, proses pemeliharaan lebih mudah, alat bekarja dengan optimal, dan hasi produksi meningkat.Kata kunci : Waterspray, PLC Allen Bradley SLC 500, Manual.
Rancang Bangun Deteksi Tingkat Kerusakan Current Tranformer Secara Online di Gardu 20 kV PT PLN UP3 Malang fauzy afriansyah; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.039 KB)

Abstract

AbstractMeasurement errors are often found on CT which result in energy measurements not being collected perfectly, therefore a tool design is made to detect damage to CT. The working principle of this tool is knowing the error in the CT through the current sensor installed in the neutral current wiring from the kWH meter to the CT, if the neutral current exceeds 1 ampere, it can be used as a reference to re-check the accuracy of the CT because there are indications that the measurement is out of class. From the results of testing the accuracy of the sensor on this tool, a difference of 0.02 amperes is obtained, this value is included in the normal category for a measurement sensor so that this tool can be implemented at PT PLN substations. By implementing this tool, it detects the initial level of CT damage, making it easier to make technical improvements so that the customer's energy consumption measurement can be billed perfectly.Keywords- Current Transformer (CT), Measurement Accuracy, Neutral Current AbstrakSering ditemukan error pengukuran pada CT yang mengakibatkan pengukuran energi tidak tertagih dengan sempurna, maka dari itu dibuatlah rancang bangun alat untuk mendeteksi kerusakan pada CT. Prinsip kerja alat ini mengetahui error pada CT melalui sensor arus yang dipasang di wiring arus netral balikan dari kWH meter ke CT, jika didapat arus netral melebihi 1 ampere maka bisa menjadi acuan untuk memeriksa ulang akurasi CT karena ada indikasi pengukurannya keluar kelas. Dari hasil pengujian akurasi sensor pada alat ini didapat selisih 0,02 ampere, nilai tersebut masuk kategori normal untuk sebuah sensor pengukuran sehingga alat ini sangat bisa di implementasikan di gardu PT PLN. Dengan mengimplementasikan alat tersebut mendeteksi awal tingkat kerusakan CT sehingga mempermudah melakukan perbaikan teknik agar pengukuran energi pemakaian pelanggan bisa tertagih dengan sempurna.Kata Kunci- Trafo Arus (CT), Akurasi Pengukuran, Arus Netral
ANALISIS KOORDINASI SISTEM PENGAMAN MV FEEDER TRAFO CONTROL 20 KV/400 V DENGAN MENGGUNAKAN ETAP 7.0 PADA PABRIK TUBAN 3 PT.SEMEN INDONESIA Supriyono Supriyono; Sugiono Sugiono; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 1 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.492 KB)

Abstract

Didalam penyaluran energi listrik di industri khususnya di PT.Semen Indonesia proteksi berperan penting terhadap sistem kelistrikan serta peralatannya. Sistem proteksi berperan penting dalam mendeteksi adanya gangguan dan dapat mencegah kerusakan yang diakibatkan gangguan. Dengan menggunakan software ETAP 7.0 dilakukan analisa pemodelan sistem dengan melakukan simulasi relay SPAJ 140C menggunakan CT 1250/5 dengan setting pickup 0,5 didapatkan hasil arus gangguan masih cukup besar sehingga masih berpotensi terjadi gangguan pada circuit breaker Incoming diatasnya (HVS 31A). Kemudian dilakukan perbaikan dengan melakukan simulasi UR F35 GE Multilin dengan rating CT 1250/5 dan setting pickup 0,016 dari hasil simulasi tersebut didapatkan bentuk kurva koordinasi antara kedua relay pengaman trafo kontrol dan bus 20kV semakin berjauhan sehingga koordinasi proteksi lebih aman tetapi nilai arus tidak dapat ditampilkan secara nyata dikarenakan nilai rating CT yang terlalu besar sedangkan load hanya sebesar 23,4kVA/61,57A. Dari hasil simulasi software ETAP 7.0 didapatkan solusi dengan menggunakan relay UR F35 GE Multilin didapatkan koordinasi relay yang lebih aman dan mampu melindungi peralatan jika terjadi gangguan.Kata kunci: Rele pengaman, koordinasi.
PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PIKO HIDRO (PLTPH) MENGGUNAKAN TURBIN REAKSI UNTUK DAYA 100 WATT La Abd. Jalil Kasmin; Bambang Dwi Sulo; M. Jasa Afroni
SCIENCE ELECTRO Vol 12, No 2 (2020): Internet of Things Pada Bidang Elektro
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.305 KB)

Abstract

"> Potensi energi baru terbarukan yang ada di Indonesia cukup besar, untuk tenaga air 94.3 GW dan barudimanfaatkan sekitar 4.2 GW Oleh karena itu, perlu adanya terobosan baru yang harus dilakukan untukmengembangkan sumber energi terbarukan, salah satunya yaitu membuat Pembangkit Listrik Tenaga PikoHidro (PLTPH) dengan bobot yang ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan PembangkitListrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH) dengan menggunakan ponton sebagai dudukan turbin sekaligussebagai pelampung, turbin reaksi dengan diameter 40 cm, menggunakan generator DC 220 Volt 300-350Watt dan dengan memanfaatkan aliran air dengan kecepatan 0,53 m/s – 1,11 m/s. Proses pengujian alat inidilakukan secara eksperimen dengan cara melakukan percobaan pada lima titik dengan kecepatan aliran airyang berbeda dan mampu menghasilkan tegangan rata-rata sebagai berikut: kecepatan aliran 0,53 m/s dapatmenghasilkan tegangan listrik 8,43 Volt DC sedangkan saat dilakukan percobaan dengan kecepatan aliran1,11 m/s dapat menghasilkan tegangan listrik 12,9 Volt DC. Hasil pengujian sistem protoipe PLTPHdidapatkan hasil rata-rata daya keluaran generator pada kecepatan aliran air 1,11 m/s dengan tegangan yangdihasilkan sebesar 12,9 Volt DC tanpa beban saat diberikan beban lampu 14 watt tegangannya menurunmenjadi 12,6 Volt DC dengan arus 0,44 A dengan daya yang dihasilkan sebesar 5,54 Watt.Kata kunci: PLTPH, Energi kinetik, turbin, generator
sistem kendali multiple mikrokontroler menggunakan perintah suara berbasis internet of things MOH HASAN ABU DZIKRI; BAMBANG DWI SULO; ANANG HABIBI
SCIENCE ELECTRO Vol 14, No 2 (2022): Science Electro
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.688 KB)

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita tidak lepas menggunakan perangkat elektronik seperti menyalakan lampu untuk penerangan rumah, menyalakan kipas angin, TV dan lainnya. Bagi orang yang sedang sakit, atau berada di kursi roda, ataupun orang disabitas dan juga orang yang lanjut usia akan kesulitan untuk mencapai saklar lampu ketika ingin menyalakan atau menghidupkan perangkat elektronik. Pada penelitian ini dikembangan voice recognition untuk kendali perangkat elektronik melalui Google Assistant.  Dalam sistem ini, ESP8266 digunakan sebagai mikrokontroller yang mengontrol relay dan membaca nilai sensor DHT11 yang disebut sebagai node. Terdapat 3 node (Node 1, Node 2, Node 3) yang digunakan, dimana Node 1 bertugas sebagai Cluster Head (CH) yang terhubung dengan internet. CH melakukan stream data sekaligus mendistribusikan data dari Node 2 dan Node 3 ke database maupun sebaliknya. Pengujian dibagi menjadi dua tahap yaitu pengujian pada Google Assistant dan pengujian komunikasi kontrol relay. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat bekerja dengan baik dengan tingkat keberhasilan pengujian Google Assistant sebesar 80% dan pengujian kontrol relay sebesar 100%.
PERANCANGAN DAN APLIKASI JARINGAN NIRKABEL ETHERNET PADA PLC SLC5/05“ALLEN BRADLEY” DI TRIPPER 243TR1 PT. SEMEN INDONESIA Dwi Agus Widodo; Bambang Dwi Sulo; Muhammad Taqiyyuddin
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 2 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.297 KB)

Abstract

Kegagalan komunikasi data antar PLC di 243TR1 yang disebabkan masih adanya masalah pada radio link serial pada jaringan nirkabel berakibat pada terhentinya proses produksi bahan baku di pabrik 3 PT.Semen Indonesia (persero) yang mengakibatkan kerugian yang besar baik berupa tidak tercapainya target produksi ,biaya listrik yang semakin besar maupun kerusakan alat lainnya dampak dari seringnya start dan stop operasional. Pada sistem komunikasi data yang terpasang, menggunakan radio link serial untuk menghubungkan PLC SLC 5/03 (mobile) yang terpasang di tripper 243TR1 yang disebut PLC Master dengan PLC 5/03 yang terpasang di Electrical Room 16C ( base station ) yang disebut PLC Slave. Radio link serial terpasang menggunakan radio SRM 6000 dengan frekuensi 900 Mhz .Radio ini mempunyai kelemahan pada sistem aplikasinya yang tidak dilengkapi dengan kemampuan mengukur seberapa besar sinyal koneksi antar radio ,besaran data kirim dan terima radio serta kemampuan menembus struktur bangunan pada area tripper.Selain itu PLC SLC 5/03 juga sudah mengalami masa discontinue atau tidak diproduksi lagi oleh pabrikan sehingga sangat perlu dilakukan pembaruan sistem PLC dan jaringan nirkabel pada tripper 243TR1.Skripsi ini bertujuan untuk merencanakan dan mengaplikasikan sistem komunikasi nirkabel pada 243TR1 dengan menggunakan radio Ethernet Bullet M5H sebagai penghubung data PLC pengganti sistem lama yakni PLC Allen Bradley SLC 5/05 .Dengan sistem ini pendeteksian sinyal koneksi antar radio dan kecepatan data dan besaran data bisa dideteksi sehingga memudahkan dalam perbaikkan konektifitas antar radio yang dihubungkan . Sehingga permasalahan gagalnya komunikasi antara PLC Master dan Slave di 243TR1 tidak terjadi lagi .Kata Kunci : Sistem komunikasi, nirkabel, Radio Ethernet, PLC Allen Bradley SLC 5/05