Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Tanggap Bencana Sebagai Upaya Membentuk Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah Sebagai Desa Tangguh Bencana Nrartha, I Made Ari; Suharto, Logika; Navissa, Bella; Manafe, Deary Pretty Genovani; Rohana, Ana; Nastika, Nastika; Alaydia, Baiq Vivi; Elya, Duwiyandi Putri; Wardi, Lutfi; Apriani, Yuliani Astuti; Hamzah, Ari
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tumpak adalah salah satu desa di kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana. Sebagian besar wilayah desa adalah perbukitan, lereng-lereng dan berhadapan langsung dengan laut selatan. Potensi bencana seperti tanah longsor, kekeringan, banjir dan tsunami apabila gempa di wilayah laut. Masyarakat kurang siap apabila terjadi bencana, hal ini akibat minimnya pengetahuan mengenai mitigasi bencana. Tim KKN Unram melaksanakan kegiatan sosialisasi tanggap bencana dibantu oleh Mitra Samya, sebuah LSM yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini bermaksud menambah pengetahuan masyarakat terhadap potensi-potensi bencana dan prosedur evakuasi, sebagai bentuk kesiapan masyarakat terhadap bencana (mitigasi bencana). Selama sosialisasi, peserta sangat antusias terhadap pengetahuan kebencanaan. Peserta dapat menyebutkan potensi-potensi bencana yang mungkin bisa terjadi di desa, membedakan jenis-jenis bencana dengan memberikan contoh, dan prosedur evakuasi yang perlu dilakukan untuk meminimalkan korban jiwa.
Tingkat Pengetahuan Siswi Pondok Khusus Putri Al-Halimy Tentang Kosmetika Ilegal Manafe, Deary Pretty Genovani; Puspitasari, Candra Eka; Pratiwi, Eskarani Tri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5684

Abstract

Kosmetika adalah sediaan farmasi/paduan bahan yang digunakan pada bagian luar badan dengan tujuan untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampilan melindungi supaya dalam keadaan baik, memperbaiki bau badan, tetapi tidak dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan penyakit. Kosmetika ilegal adalah kosmetika yang tidak memiliki izin peredaran karena tidak memenuhi standar produk kosmetik. Remaja merupakan keompok rentan terpapar kosmetika ilegal karena remaja memiliki kecenderungan senang bereksplorasi dengan mencoba berbagai jenis produk kosmetika. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat pengetahuan siswi Pondok Khusus Putri Al-Halimy Kabupaten Lombok Barat tentang kosmetika ilegal. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pembagian kuesioner yang telah divalidasi. Pada kegiatan ini, diperoleh gambaran pengetahuan siswi tentang kosmetik ilegal sebelum penyuluhan dengan nilai rata-rata 70,72. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan nilai rata-rata responden sebesar 9,13% menjadi 77,18. Berdasarkan hal ini, dapat dikatakan bahwa penyuluhan yang dilakukan meningkatkan pengetahuan siswi Pondok Khusus Putri Al-Halimy tentang kosmetika ilegal.
Edukasi Penggunaan Kosmetik pada Remaja di Pondok Khusus Putri Al-Halimy Lombok Barat Puspitasari, Candra Eka; Mukhlisah, Neneng Rachmalia Izzatul; Ridwan, Sucilawaty; Pratiwi, Eskarani Tri; Manafe, Deary Pretty Genovani
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v10i2.6122

Abstract

Cosmetics are pharmaceutical preparations intended for external use and are classified based on their ingredients and functions. Given their widespread use across all age groups, from infancy to the elderly, cosmetics are currently widely utilized by adolescents. Adolescents represent a vulnerable group to exposure to illegal or unsafe cosmetic products due to their natural curiosity and tendency to experiment with new things. Therefore, the objective of this community-based activity was to improve adolescents’ knowledge regarding safe cosmetics and their appropriate use. This activity was conducted at Pondok Khusus Putri Al-Halimy, West Lombok Regency, involving all students of MTs (Islamic junior high school) and MA (Islamic senior high school), as well as teaching staff. The program was carried out smoothly and received positive enthusiasm from participants. The educational intervention was effective in increasing students’ knowledge about cosmetic use. Furthermore, based on evaluation using questionnaires to assess respondents’ knowledge levels, it was found that the educational exposure successfully enhanced participants’ understanding. Knowledge regarding general knowledge about cosmetic use among adolescents increased by 3%, while illegal cosmetics increased by 9.13%