Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eksistensi Kearifan Lokal Dayak dalam Mendukung Moderasi Beragama di Desa Tumbang Liting Kabupaten Katingan Rukmana Nilam Sari, Galuh; Trisnawan, Bayu; Jeniari Sarsini, Kadek; candra, Ali; Kristina, Melia; Yepa, Yepa; Nopie, Nopie; Ayu Kurniawati , Dyah; Ratulia, Yaya; Wahyuda, Afrian; Adelin, Yohana
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i5.705

Abstract

Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Panas Bumi merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan fluida panas bumi yaitu sebagai sumber utamanya. Kehilangan Tekanan adalah suatu gambaran kehilangan tekanan pada titik dalam pipa yang diakibatkan oleh elevasi. Dengan Moderasi beragama merupakan suatu cara pandang, sikap dan prilaku beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk, dari dulu hingga sekarang. Mengamalkan moderasi beragama sesuai dengan budaya lokal pada hakikatnya adalah upaya menjaga kerukunan antar umat beragama agar kondisi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat selalu damai dan toleran. Desa Tumbang Lliting adalah salah satu contoh desa menarik yang menerapkan moderasi beragama dan dapat memainkan peran penting dalam mempertahankan tradisi agama dan budayanya. Hal ini berhubungan dengan kearifan lokal di desa tersebut. Ritual Hindu Kaharingan, yang merupakan gabungan antara agama Hindu dan kepercayaan Kaharingan asli Kalimantan, adalah contoh konkret dari upaya penerapan toleransi antar agama.
Integrasi Nilai-Nilai Ajaran Lokal Kaharingan Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Gateri, Ni Wayan; Eka, Nali; Gunawan, I Gede Dharman; Subagiasta, I Ketut; Trisnawan, Bayu
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v10i1.3589

Abstract

The implementation of Hindu religious education is guided by the curriculum established by the national government. However, there are variations, particularly in Central Kalimantan Province, as Hindu religious teachers integrate Hindu religious material with local Kaharingan teachings as a means of practicing their religion in their daily lives. This is necessary due to the diversity of traditions within the Hindu archipelago, thus minimizing factors that cause conflict and disintegration. The purpose of this study is to demonstrate the relevance and potential for integrating local Kaharingan values ​​into the Hindu religious education curriculum. It also aims to explore the values ​​of local Kaharingan wisdom in Hindu Religious Education learning. The method used in this study is a qualitative method, conducted through in-depth exploration at the research location. The results of this study show that the local Kaharingan teaching values ​​integrated into Hindu religious education learning include 1) Lime Sarahan teaching values ​​on the Panca Sradha topic. 2) Hindu Kaharingan ceremony values ​​on the Panca Yadnya topic, 3) Kandayu and Tandak teaching values ​​on the Dharma Gita topic, and 4) Pandehen teaching values ​​on the Dharma Wacana topic. The method of integrating local Kaharingan teaching values ​​in Hindu religious education learning uses practical methods, assignment methods, and methods that can be directly understood by students. It can be concluded that local Kaharingan teaching values ​​can be integrated into Hindu Religious Education learning. With the integration of local Kaharingan values ​​in Hindu religious education learning, not only can it increase students' sradha bhakti and justification of faith, but students can also practice and implement Kaharingan teachings in everyday life in society.