WAHONO, AGUNG
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis Teaching Factory dalam Meningkatkan Kesiapan Kerja Peserta Didik di SMK Negeri Rengel Wahono, Agung; Suhartini, Ratna; Rusimamto, Puput Wanarti; Soeryanto, Soeryanto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4456

Abstract

Pendidikan kejuruan bertujuan menyiapkan peserta didik agar memiliki kesiapan kerja yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Namun, tingginya tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kompetensi yang diperoleh di sekolah dengan tuntutan dunia kerja. Kurikulum Merdeka Belajar hadir sebagai upaya untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, adaptif, dan berbasis kebutuhan industri, salah satunya melalui penerapan pendekatan Teaching Factory. Teaching Factory mengintegrasikan pembelajaran berbasis kompetensi dengan proses produksi nyata yang menyerupai kondisi kerja di industri, sehingga berpotensi meningkatkan kesiapan kerja peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis Teaching Factory dan dampaknya terhadap kesiapan kerja peserta didik di SMK Negeri Rengel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis Teaching Factory di SMK Negeri Rengel dilaksanakan secara bertahap dan kontekstual, penerapan Teaching Factory dalam Kurikulum Merdeka memberikan pengalaman belajar yang autentik bagi peserta didik, dan perencanaan dan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Teaching Factory berkontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja peserta didik.
Pengaruh Pendekatan Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) dan Kepemimpinan Kepala Jurusan terhadap Budaya Disiplin Siswa SMK Wahono, Agung; Suhartini, Ratna; Nurlaela, Luthfiyah; Ramdhani, Rommy Mochamad; Buditjahjanto, I Gusti Putu Asto
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i1-8

Abstract

Purpose – The purpose of this study is to analyze the influence of the Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) approach and department head leadership on students’ discipline culture in Vocational High Schools, both partially and simultaneously, as perceived by the department heads.Methods – This study employed a quantitative research approach using multiple linear regression analysis. The sample consisted of 30 vocational high school department heads selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire that measured the PDIA approach, leadership style, and observations of student discipline. The instrument was validated for content and construct, with reliability established using Cronbach’s Alpha to ensure measurement consistency. Findings – The results indicate that the PDIA approach has a positive and significant effect on students’ discipline culture. Department head leadership also shows a positive and significant influence. Simultaneously, both variables significantly contribute to discipline culture, with an R-squared value of 0.9729. While this high value suggests a strong predictive model within the sample, it is interpreted with caution regarding potential construct overlap or common method bias due to the single-source perceptual data. Research Implications – These findings imply that strengthening the implementation of the PDIA approach and enhancing adaptive academic leadership are essential strategies for improving discipline culture. However, future studies are recommended to use multi-source data (e.g., combining student and teacher reports) to validate these findings and reduce potential measurement bias.