Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Aktivitas Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Ramli, Yuliarti; Setiawati, Henny; Tharikh, Andi Jusman
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2024): Oktober 2024-Januari 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v4i3.494

Abstract

Aktivitas belajar yang tinggi merupakan kunci untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Peserta didik yang terlibat aktif dalam pembelajaran cenderung memiliki motivasi yang lebih tinggi, lebih mampu berpikir kritis, dan memiliki keterampilan sosial yang lebih baik. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan pembelajaran yang mendorong keterlibatan peserta didik secara aktif. Model pembelajaran kooperatif, khususnya Course Review Horay (CRH), menawarkan alternatif yang menarik untuk meningkatkan aktivitas belajar. Dalam model ini, peserta didik bekerja sama dalam kelompok, berbagi pengetahuan, dan mendiskusikan materi pelajaran. CRH tidak hanya membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli sampai Agustus 2023. Hasil penelitian dan pembahasan diperoleh bahwa aktivitas belajar peserta didik kelas XI.MIA.3 SMA Negeri 1 Parepare mengalami peningkatan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH). Hal ini ditunjukkan oleh meningkatnya rata-rata aktivitas peserta didik yang sesuai dengan pembelajaran dari siklus I ke siklus II, yaitu 39.73% menjadi 67.68%, sedangkan aktivitas peserta didik yang tidak sesuai dengan pembelajaran mengalami penurunan dari siklus I, yaitu 18.18% menjadi 9.09% pada siklus II.
Exploration of Local Culture as a Learning Resource in STEAM Learning Ismirawati, Nur; Randi, Nur Zakiyah; Tharikh, Andi Jusman
Al Jahiz Vol 6 No 2 (2025): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2025 (In Progress)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v6i2.10491

Abstract

Integrating local cultural elements into education represents a strategic approach to preserving cultural heritage while increasing student engagement in understanding science, technology, engineering, art, and maths (STEAM) concepts. This research employed a qualitative case study approach, conducted in schools in Pangkep Regency. Data were collected through interviews with educators and cultural experts, participatory observations, and document analysis, while the findings were examined using thematic analysis. The objectives of this study are threefold: firstly, to identify local traditional games that can be integrated into STEAM learning; secondly, to analyze their impact on students' cognitive and social skills; and thirdly, to propose effective implementation strategies. The study's results demonstrated that traditional games such as Gandrang Bulo, Magasing-gassing, and Enggo-enggo possess considerable educational potential, enhancing science literacy and motor skills and fostering cultural identity and cooperative learning. However, it is crucial to acknowledge the challenges posed by limited educational resources and teacher readiness, which must be surmounted for the successful implementation of this approach. The study proposes the formulation of a structured curriculum that integrates these cultural elements, to enrich STEAM learning and foster a more profound appreciation of local cultural heritage among students.