Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kesenjangan Gender Terhadap Kesehatan Perempuan: Tinjauan Hukum Dan Kebijakan Kesehatan Zacky Alamsyah Bustami; Radit Febri Kurniawan
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 1 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/3s5bhh60

Abstract

Gender inequality in Indonesia is a complex issue that significantly impacts women's health. This study aims to analyze the effects of gender inequality on access to healthcare services, reproductive health, and women's mental health. Despite the existence of legal frameworks and policies supporting the protection of women's rights, challenges in their implementation remain substantial. The Family Planning (KB) program has shown success in reducing birth rates in several regions; however, there are still barriers related to access to information and education about contraception, particularly for young women. The success of health policies is evident in the increased access to basic health services for women, yet social stigma surrounding reproductive health and gender-based violence continues to pose significant challenges. Additionally, the lack of adequate resources and healthcare infrastructure in remote areas hampers policy implementation. Community involvement in policy formulation is crucial to ensure that these policies reflect local needs. This research emphasizes the necessity for collaborative efforts between the government, civil society, and international organizations to raise awareness about the importance of gender equality in health and to strengthen the enforcement of laws protecting women and children.
Analisis Yuridis Ketidaksesuaian Pemanfaatan Ruang Oleh PT RMK Energi Terhadap RTRW Kabupaten Muara Enim: Studi Kasus Pt Rmk Energi Di Kecamatan Muara Belida Zacky Alamsyah Bustami; Gopin Pamungkas; Radit Febri Kurniawan; Desi Hafizah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5629

Abstract

Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masih menjadi permasalahan dalam praktik penataan ruang di Indonesia, khususnya dalam kegiatan industri yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis pengaturan hukum pemanfaatan ruang serta mengkaji ketidaksesuaian kegiatan industri terhadap RTRW Kabupaten Muara Enim dalam studi kasus PT RMK Energy beserta konsekuensi hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pemanfaatan ruang telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan yang mewajibkan setiap kegiatan untuk sesuai dengan RTRW. Namun dalam praktiknya, kegiatan industri PT RMK Energy berada pada kawasan sempadan sungai yang termasuk dalam kawasan lindung, sehingga bertentangan dengan peruntukan ruang yang telah ditetapkan. Ketidaksesuaian tersebut merupakan pelanggaran administratif dan substantif yang menimbulkan konsekuensi hukum berupa sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha serta berimplikasi pada cacatnya legalitas perizinan. Oleh karena itu, diperlukan penegakan hukum yang konsisten dan pengawasan yang lebih efektif agar ketentuan RTRW dapat diimplementasikan secara optimal.