Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Model Problem Based Learning (PBL) di SMK Bakti Indonesia Kuningan Jawa Barat Noviani, Nena; Ariyani, Amra; Asma, Nurul
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 3 No. 2 (2021): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran bahasa inggris di SMK Bakti Indonesia Kuningan. Penelitian ini dilaksanakan selama Program Pengalaman Lapangan (PPL) yaitu mulai tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2021. Adapun pelaksanaannya dibagi ke dalam 3 siklus. Siklus ke-1 dimulai dari tanggai 2 Juli 2021- 14 Juli 2021. Siklus ke-2 dimulai dari tanggal 15 Juli – 29 Juli 2021 dan siklus ke-3 dimulai dari tanggal 30 Juli – 16 Agustus 2021. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X,XI dan XII SMK Bakti Indonesia Kuningan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi. Pengambilan data dilakukan selama tiga siklus pembelajaran dengan menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian skor rata – rata hasil belajar siswa disiklus 1 sebesar 79 (keterampilan) dan 82 (pengetahuan), siklus II 82 (keterampilan) dan 88 (pengetahuan) dan siklus III 86 (keterampilan) dan 92 (pengetahuan). Dari hasil penelitian selama PPL ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning di SMK Bakti Indonesia Kuningan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dapat terlihat dari hasil belajar siswa yang rata- rata nilainya mengalami peningkatan dalam setiap siklusnya.
Pesantren, Madrasah, dan Sekolah Islam: Sebuah Analisis Sosiologi Pendidikan Islam di Indonesia Abrori, Zumrotul Amalia; Noviani, Nena; Mulyana, Asep; Hidayat, Taufik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4746

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia berkembang dalam berbagai bentuk kelembagaan, terutama pesantren, madrasah, dan sekolah Islam modern, yang masing-masing memiliki karakteristik, fungsi sosial, serta orientasi pendidikan yang berbeda. Keragaman bentuk kelembagaan ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ajaran keagamaan, tetapi juga sebagai institusi sosial yang berperan penting dalam pembentukan identitas keislaman, struktur sosial, serta mobilitas sosial umat Islam di Indonesia. Dalam konteks masyarakat yang terus mengalami perubahan sosial, pendidikan Islam turut beradaptasi dengan tuntutan modernitas, globalisasi, dan kebijakan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena pendidikan Islam dalam masyarakat Indonesia melalui perspektif sosiologi pendidikan dengan menelaah peran pesantren, madrasah, dan sekolah Islam sebagai institusi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melalui analisis kritis terhadap karya-karya ilmuwan Muslim Indonesia serta teori-teori sosiologi pendidikan, seperti fungsionalisme, teori konflik, dan interaksionisme simbolik. Pendekatan ini digunakan untuk memahami dinamika sosial, relasi kekuasaan, serta proses pembentukan makna dalam lembaga pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren berfungsi sebagai lembaga pendidikan berbasis kultural yang berperan penting dalam transmisi nilai-nilai keislaman, pembentukan moral, dan pemberdayaan sosial masyarakat lapisan bawah. Madrasah berfungsi sebagai jembatan antara pendidikan agama dan sistem pendidikan nasional, sekaligus sebagai sarana pembentukan kelas menengah Muslim yang adaptif terhadap perubahan sosial. Sementara itu, sekolah Islam modern cenderung berperan sebagai agen reproduksi kelas menengah dan elite Muslim urban dalam konteks globalisasi dan neoliberalisme pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam merupakan arena sosial yang sarat dengan relasi kekuasaan, produksi makna, serta proses stratifikasi sosial dalam masyarakat Indonesia.
Studi Literatur Tentang Peran Guru Dalam Perkembangan Peserta Didik Noviani, Nena; Cahyani, Dewi; Ali, Moh
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jmp.v13i2.13109

Abstract

LITERATURE STUDY ON THE ROLE OF TEACHERS IN STUDENT DEVELOPMENT One of the current educational challenges is the suboptimal role of teachers in developing the potential of all students, particularly in the digital era, which demands higher pedagogical skills and technological literacy. This study aims to review and analyze the strategic role of teachers by examining previous research related to students' cognitive, social-emotional, character, and learning motivation development. Through a literature review, this study identifies how teachers contribute to creating an effective, adaptive, and student-centered learning process. The analysis shows that teachers play a crucial role as facilitators who provide a supportive learning environment, as motivators who foster learning interest, as mentors who guide social-emotional development, and as role models in character development. However, teachers also face challenges, such as low digital literacy, lack of student motivation, and difficulties in balancing academic learning and character development. This study confirms that improving teacher professionalism, including digital skills and a student-centered learning approach, significantly impacts the success of student development. Furthermore, collaboration between teachers, parents, and the school environment is a crucial factor in supporting student development holistically.