Bendungan ASI ialah pembengkakan pada payudara karena peningkatan aliran vena dan limfe sehingga menyebabkan rasa nyeri disertai kenaikan suhu badan. Gejala yang sering muncul pada saat terjadi bendungan ASI antara lain payudara bengkak, payudara terasa panas dan keras, payudara terasa nyeri saat ditekan, payudara berwarna kemerahan dan suhu tubuh ibu sampai 38ÂșC. Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan desain pre-eksperimental jenis one-group pre-test-post-test design. Penelitian ini menggunakan sampel dengan jumlah sebanyak 15 orang ibu post partum. Instrument penelitian dengan menggunakan Standar Operasional (SOP) lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil uji dijelaskan bahwa hasil sebelum dilakukan breast care terdapat 53,3% lebih dari setengahnya responden mengalami bendungan asi berat, sedangkan 26,7% hampir setengahnya responden mengalami bendungan asi, dan 20,0% sebagian kecil responden mengalami bendungan asi. setelah dilakukan pijat breast care 66,7% lebih dari setengahnya responden sudah tidak mengalami bendungan asi, sedangkan 33,3% hampir setengahnya responden masih mengalami bendungan asi ringan. Dapat disimpulkan hasil sebelum dilakukan pijat breast care terdapat 53,3% lebih dari setengahnya responden mengalami bendungan asi berat, sedangkan 26,7% hampir setengahnya responden mengalami bendungan asi, dan 20,0% sebagian kecil responden mengalami bendungan asi. b. Hasil setelah diberikan pijat breast care 66,7% lebih dari setengahnya responden sudah tidak mengalami bendungan asi, sedangkan 33,3% hampir setengahnya responden mengalami bendungan asi ringan. c. Terdapat pengaruh Pijat Breast care terhadap kejadian Bendungan Asi pada ibu post partum.