UMKM pangan, khususnya kue dan jajanan, memiliki kelemahan seperti kurangnya konsistensi kualitas produk akibat keterbatasan standar produksi dan kontrol mutu. Inovasi sering minim karena kurangnya akses tren pasar atau keterbatasan kreativitas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ini bekerjasama dengan kelompok mitra produktif yaitu kelompok UMKM kue dan jajanan di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah terbatasnya pengetahuan mengenai proses pengolahan pangan yang baik, permasalahan produksi yang meliputi ketrampilan pembuatan kue, khususnya kue tradisional seperti onde-onde, dan kue mangkok yang mempengaruhi konsistensi kualitas produknya. Solusi disusun sesuai dengan permasalahan yang dihadapi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari diskusi, persiapan, penyuluhan dan pelatihan, serta monitoring berkelanjutan. Pengetahuan mitra yang terbatas diatasi dengan penyuluhan sesuai dengan peraturan pemerintah yang dapat dimodifikasi untuk UMKM. Ketrampilan mitra dalam pembuatan dan inovasi produk ditingkatkan dengan melakukan pelatihan pembuatan produk yang bekerjasama dengan pihak industri. Setelah mengikuti kegiatan tersebut, pengetahuan dan ketrampilan peserta mengalami peningkatan. Pengetahuan mitra tentang CPPB meningkat dari 2,4 menjadi 4,7, tentang produk inovasi dari 3,9 menjadi 4,8. Pengetahuan mengenai tahap krusial juga meningkat dari 1,2 menjadi 4,5. Ketrampilan pembuatan onde-onde meningkat dari 2,0 menjadi 4,4 dan kue mangkok dari 2,2 menjadi 4,5.