Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Humas Hololive Productions Terhadap Perkembangan Virtual Youtuber Hololive di Indonesia Firmansyah, Ahmad; Suryasuciramdhan, Arfian; Zulfikar, Meiby; Mauidunnajah, Hana; Farida, Ida
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.22709

Abstract

Di era digital yang berkembang pesat seperti yang kita lihat sekarang, media tradisional telah mengalami perubahan yang signifikan. Salah satu fenomena berkembangnya media hiburan yang menarik perhatian,  adalah perilaku “Virtual YouTuber”. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah suatu metode yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen, teknik pengumpulan data melalui analisis yang bersifat kualitatif dan lebih menekan pada makna. Tujuan pembuatan jurnal ini yaitu meneliti bagaimana dan mengapa Hololive Indonesia bisa berkembang secara pesat hingga sekarang dan bagaimana peran dari humas atau public relations dapat membantu perkembangan Hololive di Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa peran public relations sangatlah penting dan efektif, hal ini dibuktikan dengan berbagai macam strategi yang dilakukan agar Hololive Indonesia bisa menjadi agensi cabang terbesar di indonesia. Dengan harapan juga agar humas dari Hololive ID dapat mengembangkan strategi yang lebih menarik lagi dan bisa memperkuat brand Hololive di Indonesia.
ANALISIS RESEPSI NETIZEN DI MEDIA SOSIAL X ATAS PERNYATAAN AKTOR ABIDZAR DALAM FILM ADAPTASI A BUSINESS PROPOSAL Mauidunnajah, Hana; Rizki Fitrianti; Arfian Suryasuciramdhan; Eka Susilawati; April Laksana
Jurnal Netnografi Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 (2026): JNK National Accredited Rank. SINTA 5 based on SK Kemdikti
Publisher : Communication Science Department - Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Satya Negara Indonesia (USNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59408/jnk.v5i1.141

Abstract

In film promotion, actors are required to maintain their public image by paying attention to ethics and the words they use. This study examines netizens’ reception on social media X toward Abidzar’s statement during the promotion of the film adaptation A Business Proposal, using a qualitative method with a netnographic approach. The analysis focuses on netizen comments from four different menfess accounts, applying Stuart Hall’s reception theory consisting of dominant hegemonic, negotiated, and oppositional readings. The findings reveal diverse responses, with oppositional positions being the most dominant, reflected in harsh criticism and the emergence of Cancel culture as a form of digital social sanction. This study highlights social media X as an active arena of meaning negotiation, where audience reception is shaped by personal, social, and cultural experiences.