Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Eco Enzyme dari Sampah Organik Rumah Tangga Pada Warga Binawidya Benriwati Maharmi; Neri Puspita Sari; Zaiyar Zaiyar; Yulia Setiani; Silfia Rini
Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Dosen Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/saintek.v3i1.119

Abstract

Garbage is a household product, which is produced every day. The household garbage becomes a big problem, if it can not be handled properly. Residents of RT 04 RW 09 Binawidya, Tampan district, city of Pekanbaru have experienced problems with waste such as unpleasant odors due to the accumulation of house yard waste before being disposed to a final disposal site. To reduce this problem, there are many solutions that can be done. One of them is to utilize organic waste from household, which is processed into Eco-Enzyme. The eco-enzymes made from household waste such as vegetable residues and fruit peels. It can produce environmentally friendly products such as floor cleaners, plant fertilizers, water purifiers and others. The eco-enzyme is very easy to make. The ingredients are used organic waste (vegetables and fruit peels), sugar and water in a ratio of 3:1:10. This paper explained the eco-enzyme production training that was given to housewives, aiming to use the waste produced by their households into useful products.
ANALISIS PERSENTASE EFEKTIF PENGGUNAAN KATALIS PADA BATA RINGAN ULC DAN PENGARUH TERHADAP KUAT TEKAN Ahmad Hamidi; Neri Puspita Sari
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v5i2.3209

Abstract

Pembangunan pada era saat ini berkembang dengan begitu cepat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan bangunan gedung khususnya mulai banyak dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar pada saat ini. Kekurangan luas lahan menjadi alasan pemilik bangunan melakukan pengembangan arah vertikal (bertingkat). Penggunaan material yang digunakan juga harus diperhatikan terutama akan berpengaruh pada bobot bangunan. Semakin berat bobot bangunan maka dimensi penampang dan tulangn yang digunakan juga akan semakin besar. Salah satu solusi dalam mengurangi bobot bangunan adalah dengan penggunaan bata ringan Ultra Light Concrete (ULC) yang terbuat dari material semen, pasir pasang, gypsum dan air. Materaial pasir yang digunakan juga akan memberikan pengaruh terhadap hasil adukan bata ringan, adukan dengan pasir yang mengandung kadar lumpur diatas 5% tidak cocok untuk bata ringan karena akan menyulitkan penyatuan antara semen dan adukan. Pasir yang yang cocok untuk bata ringan adalah pasir pasang yang halus dengan batasan kadar lumpur dibawah 5%. Beberapa pengusaha bata ringan sudah mulai melakukan inovasi pada adukan bata ringan ULC terutama dengan penambahan katalis sebagai pereaksi adukan untuk bisa mengembang seperti adukan kue. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian dengan menggunakan 3 jenis variasi persentase penggunaan katalis dengan menggunakan pasir pasang kulim di Pekanbaru. Persentase 0,5% menghasilkan kuat tekan 0,64 MPa, persentse 0,6% menghasilkan kuat tekan 0,36 MPa dan persentase 0,7% menghasilkan kuat tekan 0,54 MPa. Berdasarkan dari pengujian kuat tekan dari tiga persentase penggunaan katalis tersebut maka persentase yang paling optimal adalah persentase 0,5% dengan kuat tekan 0,64 MPa.
Pengaruh Penambahan Gula Aren Terhadap Setting Time dan Ketahanan Mortar Terhadap Temperatur TInggi Neri Puspita Sari
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh penambahan gula aren terhadap ketahanan mortar yang akibat suhu tinggi 250oC, 500oC, 750oC selama 3 jam dengan menggunakan furnace. Pembuatan benda uji menggunakan mortar dengan ukuran sisi 5 cm. Pengujian dilakukan setelah mengalami perawatan kering pada suhu kamar selama 28 hari. Setting time dan kuat tekan menggunakan kadar gula aren 0%, 0.1%, 0.3% dan 0.5% dari berat semen. Kuat tekan yang tersisa setelah dipanaskan pada suhu 750oC untuk dosis gula aren 0%, 0,1%, 0,3% dan 0,5% adalah 39%, 58%, 54%, 51%. Dosis gula aren 0,1 % bersifat retarder dalam campuran pasta semen karena terjadi penundaan waktu ikat awal 5,12 x (495 menit) dibandingkan tanpa bahan tambah gula aren. Dosis gula aren 0,3 % dan 0,5 % cenderung bersifat accelerator karena waktu ikat awalnya lebih cepat dibandingkan tanpa bahan tambah gula yaitu 0,74 x (71,25 menit) dan 0,75 x (72,50 menit).
Counseling on Orderly Traffic from an Early Age for PAUD Shalsabila Education Pekanbaru Students Neri Puspita Sari; Yulia Setiani Yulia; Zaiyar Zaiyar; Silfia Rini Silfia; Nurhasanah Nurhasanah; Manisya Aprilia Aprilia
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 2 No. 2 (2022): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.843 KB) | DOI: 10.57152/consen.v2i2.450

Abstract

Pekanbaru City is a metropolitan city with a very dense traffic volume with a low level of discipline for road users. Violations of traffic signs often occur and a sense of care to comply with traffic regulations is still low, accidents often occur. As a result of undisciplined road users, it creates anxiety and worries about accidents. For this reason, it is necessary to conduct traffic safety education. Traffic counseling should be taught from an early age, where children are able to provide an understanding of good behavior in order to form a disciplined child character. The teaching method is adjusted to the age where the Shalsabila PAUD children are aged 2.5 - 5 years which is included in the category of Toddler and preschool age. The method used is made fun by telling stories, singing and playing. So they are very enthusiastic and happy. Most preschoolers begin to understand and can distinguish what can be done and what can't be done.
Pengaruh Variasi Faktor Air Semen Terhadap Kuat Tekan dan Porositas Pada Beton Porous Neri Puspita Sari; Sjelly Haniza; Ahlan Fajar
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i2.19

Abstract

Beton porous merupakan beton khusus yang memiliki porositas tinggi yang memungkinkan air hujan dan sumber air lainya mengalir sehinga mengurangi lipasan atau air mengenang di permukaan. Beton porous diaplikasikan pada bidang datar. Pengaruh pengurangan air 0 %, 5 % dan 10 % dari Faktor Air Semen (FAS) 0,31 pada beton porous dengan bahan tambah superplastisizer sikament LN dosis 0,6 % dari berat semen. Agregat kasar yang digunakan berupa batu pecah (split) 10 - 20 mm. Pembuatan benda uji menggunakan silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat tekan. Pengujian porositas menggunakan sampel balok ukuran alas 10 cm x 10 cm, tinggi 15 cm. Sebelum pengujian dilakukan perawatan 14 hari dan 28 hari didalam air. Peningkatan kuat tekan optimum terjadi pada variasi pengurangan FAS 5 % dengan kuat tekan 12,64 MPa. Sedangkan porositas optimum pada pengurangan FAS 10 % yaitu 12, 62 %.
Increasing Resistance To High Temperatures In Mortars Using A Variety Of Ingredients Added Palm Sugar Neri Puspita Sari
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v2i3.31

Abstract

Preparation of test specimens was carried out to determine the dose of palm sugar using a cement water factor of 48, with variations in the addition of palm sugar doses, namely: 0%, 0.1%, 0.2%, 0.3%, 0.4%, 0.5 %, and 0.6 %, with 28 days of curing at room temperature (without immersion), the specimens were subjected to heating temperatures of C., C. and C. that at 250 0C a dose of 0% has the highest compressive strength, each additional dose of palm sugar decreases in compressive strength, at 500 0C a dose of 0% has the highest compressive strength, the decrease in compressive strength does not occur significantly at dose 0, 1%, 0.2%, 0.3% and 0.4% decreased significantly at doses of 0.5% and 0.6%, on heating to 750 0C a dose of 0.1% has the highest compressive strength at a dose of 0.2% and 0.3% compressive strength is still above 10 Mpa.
Pengaruh Kadar Air Terhadap Modulus Elastisitas Beton Menggunakan Uji Ultrasonik Neri Puspita Sari; Desi Yasri
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.183

Abstract

The study was conducted to determine the effect of increasing the water content of 2.5%, 5%, 7.5% and 10% of the effect of adding water-cement ratio to the modulus of elasticity of concrete with the Ultrasonic Pulse Velocity/ UPV test. This research was carried out using fine aggregate type 1 sand from Cimalaka, maximum diameter of coarse aggregate 20 mm from Cimahi and Portland cement Type 1. Each test uses two samples. The results of the analysis show that the addition of water will reduce the value of the modulus of elasticity.
Tinjauan Penerapan Prinsip Keamanan dan Keberlanjutan Konstruksi pada Kontraktor di Kota Pekanbaru Silfia Rini; Yulia Setiani; Sasalina Sasalina; Neri Puspita Sari
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.421

Abstract

Keamanan proyek dan keberlanjutan konstruksi merupakan dua aspek penting yang mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Keamanan proyek berperan dalam melindungi material, peralatan, dan tenaga kerja dari berbagai risiko yang dapat mengganggu kelancaran pekerjaan, sedangkan keberlanjutan konstruksi berfokus pada upaya meminimalkan dampak lingkungan serta meningkatkan manfaat sosial dan ekonomi selama siklus proyek. Seiring meningkatnya aktivitas pembangunan di Kota Pekanbaru, kontraktor dituntut untuk menerapkan kedua prinsip tersebut secara terpadu dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan prinsip keamanan dan keberlanjutan konstruksi pada kontraktor di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert kepada 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa perhitungan skor rata-rata, persentase, dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan prinsip keamanan konstruksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,16 yang termasuk dalam kategori cukup baik, sedangkan tingkat penerapan prinsip keberlanjutan konstruksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,11 yang termasuk dalam kategori baik. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel, dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,796 untuk variabel keamanan dan 0,979 untuk variabel keberlanjutan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kontraktor di Kota Pekanbaru telah menerapkan prinsip keamanan dan keberlanjutan konstruksi dengan cukup baik, meskipun masih diperlukan peningkatan pada beberapa aspek untuk mendukung terwujudnya praktik konstruksi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Implementation of Tree Planting and Biopore Infiltration Systems for Flood Mitigation among Junior High School Students in Pekanbaru Yulia Setiani; Neri Puspita Sari; Silfia Rini; Sonix Gunawan
Unram Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2026): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v7i2.1609

Abstract

Flooding remains one of the most common hydrometeorological disasters in Indonesia, primarily caused by reduced soil infiltration capacity, vegetation degradation, and low environmental awareness. Addressing this problem requires an integrative mitigation strategy that combines technical solutions with community-based education. This study presents a community service program aimed at improving students' environmental awareness and practical skills in flood prevention through tree planting and biopore infiltration holes at SMPN 25 Pekanbaru. The program adopted a participatory approach, including educational sessions, demonstrations, and hands-on activities. The results showed a significant increase in student knowledge, with the average score increasing from 43.6% in the pre-test to 88.4% in the post-test, representing a relative increase of 105.6%. The highest increase was observed in understanding the concept of biopores, which increased by 148.6%. Furthermore, students demonstrated increased engagement and active participation in environmental conservation practices.The uniqueness of this study lies in the integration of a simple ecotechnological solution, a biopore infiltration system, with experiential learning at the junior high school level, providing both immediate educational outcomes and long-term environmental benefits. This approach not only increases infiltration capacity and reduces surface runoff but also supports sustainable organic waste management and ecological awareness. Therefore, the proposed model can serve as an effective and applicable strategy for flood mitigation education in school-based community programs.
Strategi Optimasi Desain Struktur Sistem Ganda pada Gedung Bertingkat Berbasis Analisis Modal Eigen Arnold Hendry Hutabarat; Neri Puspita Sari; Yulia Setiani
SAINSTEK Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v13i2.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimasi desain struktur sistem ganda pada gedung bertingkat melalui pemanfaatan analisis modal eigen sebagai dasar pengambilan keputusan desain. Prinsip utama strategi optimasi ini adalah memastikan mode translasi arah Ux atau Uy pada Mode 1 dan Mode 2 memiliki partisipasi massa lebih dari 60%, sehingga respons dinamik struktur didominasi oleh gerakan translasi dan menghasilkan perilaku yang lebih stabil terhadap beban gempa. Metodologi penelitian meliputi identifikasi dan pemodelan struktur eksisting sebagai studi kasus, pengumpulan data desain, analisis respons struktur, serta evaluasi kinerja berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 2847:2019. Selanjutnya dilakukan penyusunan model desain alternatif melalui redesain elemen struktural sesuai ketentuan optimasi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS v21 dengan memanfaatkan fitur Auto Select dan iterasi otomatis untuk memperoleh penampang dan mutu material paling efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi optimasi mampu meningkatkan performa struktur sekaligus memberikan efisiensi konstruksi. Pada desain eksisting ditemukan partisipasi torsi yang cukup besar serta lima balok beton mengalami overstress akibat kombinasi beban seismik. Model alternatif menghasilkan penurunan signifikan partisipasi torsi pada mode translasi, dari 25,5% menjadi 0,47% pada Mode 1 dan dari 26,7% menjadi 0,5% pada Mode 2. Seluruh overstress pada elemen beton berhasil dieliminasi, kontrol simpangan antar tingkat tetap berada di bawah batas izin, dan persyaratan sistem ganda tetap terpenuhi. Selain itu, mutu beton dapat direduksi dari f’c 35 MPa menjadi f’c 30 MPa, serta berat struktur menurun dari 13.984.498,48 kg menjadi 9.921.432,47 kg