Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) sebagai Upaya Pengelolaan Kecemasan pada Siswa di SMAN 8 Tasikmalaya Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi; Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Wayunah, Wayunah; Yulianti, Yeli; Anwar, Saefunnuril
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2668

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang sering dialami remaja dan dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai upaya pengelolaan kecemasan pada siswa SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 30 siswa kelas X melalui sesi edukasi kesehatan mental dan praktik langsung terapi SEFT secara berkelompok. Tingkat kecemasan siswa diukur menggunakan instrumen Skrining Dini Kecemasan Sederhana (SDKS) yang terdiri dari 10 item pertanyaan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori kecemasan sedang hingga tinggi (69,9%). Selama pelaksanaan terapi SEFT, secara observasional terlihat adanya penurunan ketegangan fisik, pernapasan yang lebih teratur, serta perubahan emosi menjadi lebih tenang dan nyaman. Siswa juga melaporkan berkurangnya rasa khawatir berlebihan dan meningkatnya kepercayaan diri dalam menghadapi aktivitas belajar. Implementasi SEFT terbukti mudah dipelajari, dapat dilakukan secara mandiri, serta memberikan efek relaksasi langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa terapi SEFT berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif kesehatan mental berbasis sekolah yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.
BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) dalam Upaya Mitigasi Risiko Kardiovaskuler pada Remaja di SMAN 8 Tasikmalaya Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Anwar, Syaefunnuril; Marpatmawati, Idhfi; Yulianti, Yeli; Suprapti, Betty; Wayunah, Wayunah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2669

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap munculnya faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak seimbang dan rendahnya aktivitas fisik. Upaya deteksi dini melalui skrining kesehatan berbasis sekolah menjadi penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan kardiovaskuler dan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan profil kesehatan remaja melalui program BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) di SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 120 siswa dalam edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan komprehensif pada 37 siswa yang meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal (48,65%) dan status gizi normal (62,16%), namun masih ditemukan siswa dengan prehipertensi dan hipertensi sebesar 40,54%, serta status gizi berlebih (overweight dan obesitas) sebesar 27,03%. Selain itu, sebanyak 24,32% siswa teridentifikasi mengalami anemia. Temuan ini menunjukkan adanya potensi masalah kesehatan remaja yang memerlukan perhatian dan intervensi dini. Kegiatan BEAT-SCREEN terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif melalui integrasi skrining, edukasi, dan konseling kesehatan. Diperlukan keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan PTM dan peningkatan derajat kesehatan remaja.
Pemberdayaan Pelajar SMA sebagai First Responder Awam melalui Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Yulianti, Yeli; Wayunah, Wayunah; Huda, Syaefunnuril Anawar; Sambas, Etty Komariah; Yuningsih, Aneng; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2666

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan awal kegawatdaruratan yang penting dalam mempertahankan kehidupan korban sebelum bantuan medis lanjutan diberikan. Pelajar SMA memiliki potensi sebagai first responder awam dalam situasi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelajar SMA sebagai first responder awam melalui simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi kegawatdaruratan kardiovaskular, serta simulasi BHD. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan sasaran 37 siswa kelas X SMA Negeri 8 Tasikmalaya. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar siswa mampu mengenali kondisi henti jantung, memanggil bantuan, dan mengikuti tahapan dasar BHD. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.
Barriers and Changing Perceptions in Family Dietary Management of Hypertension: A Phenomenological Study in Primary Health Care Yuningsih, Aneng; Marpatmawati, Idhfi; Yulianti, Yeli
Asy-Syifa : Journal of Science and Technology Nursing Vol. 4 No. 1 (2026): Asy-Syifa: Journal of Science and Technology Nursing
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/asyjstn.v4i1.985

Abstract

Purpose: The purpose of this study is to explore family experiences in managing dietary practices among family members with hypertension. Methods:This study employed a qualitative approach with a descriptive phenomenological design. Participants were selected using purposive sampling, involving 12 families who had members diagnosed with hypertension in the working area of Kersanegara Primary Health Care, Tasikmalaya City. Data were collected through in-depth interviews using semi-structured interview guidelines and supported by field observations. Data analysis was conducted using thematic analysis based on phenomenological principles to identify key themes from participants’ experiences. Results: The findings revealed three main themes: (1) cultural barriers and preferences for salty foods, (2) lack of family support in implementing a low-salt diet, and (3) changes in family perceptions after receiving dietary education. In addition, families demonstrated improved understanding regarding appropriate salt intake for hypertensive patients after receiving education. Conclusions: Family dietary management in hypertension is influenced by cultural habits, family support, and health literacy. Therefore, community-based nursing interventions should emphasize family-centered education through integrated health programs and home visits to improve adherence to low-salt diets among hypertensive patients.