Yulianti, Yeli
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Peer Teaching Terhadap Peningkatan Keterampilan CPR (Cardiopulmunary Resuscitation) Pada Siswa SMA 7 Tasikmalaya Yulianti, Yeli; Subantara, Dandi Oka; Agustin, Teti
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v8i1.22978

Abstract

Sudden cardiac arrest is one of the leading causes of death worldwide and requires immediate bystander intervention through Cardiopulmonary Resuscitation (CPR). However, CPR skills among high school students remain suboptimal. Peer teaching has been identified as an effective learning strategy to enhance psychomotor skills through peer-based interaction. This study aimed to examine the effect of peer teaching on improving CPR skills among students at SMA Negeri 7 Tasikmalaya. A quantitative pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed involving 38 tenth-grade students selected using purposive sampling. CPR skills were assessed using a checklist based on the American Heart Association (AHA) 2020 guidelines. Data were analyzed using the Shapiro–Wilk normality test and paired t-test. The results demonstrated a significant increase in posttest CPR skill scores compared to pretest scores (p < 0.001), with a very large effect size (Cohen’s d = 1.98). In conclusion, peer teaching is highly effective in improving CPR skills among high school students.
Implementasi Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) sebagai Upaya Pengelolaan Kecemasan pada Siswa di SMAN 8 Tasikmalaya Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi; Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Wayunah, Wayunah; Yulianti, Yeli; Anwar, Saefunnuril
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2668

Abstract

Kecemasan merupakan salah satu permasalahan kesehatan mental yang sering dialami remaja dan dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai upaya pengelolaan kecemasan pada siswa SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan melibatkan 30 siswa kelas X melalui sesi edukasi kesehatan mental dan praktik langsung terapi SEFT secara berkelompok. Tingkat kecemasan siswa diukur menggunakan instrumen Skrining Dini Kecemasan Sederhana (SDKS) yang terdiri dari 10 item pertanyaan. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori kecemasan sedang hingga tinggi (69,9%). Selama pelaksanaan terapi SEFT, secara observasional terlihat adanya penurunan ketegangan fisik, pernapasan yang lebih teratur, serta perubahan emosi menjadi lebih tenang dan nyaman. Siswa juga melaporkan berkurangnya rasa khawatir berlebihan dan meningkatnya kepercayaan diri dalam menghadapi aktivitas belajar. Implementasi SEFT terbukti mudah dipelajari, dapat dilakukan secara mandiri, serta memberikan efek relaksasi langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa terapi SEFT berpotensi menjadi intervensi promotif dan preventif kesehatan mental berbasis sekolah yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.
BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) dalam Upaya Mitigasi Risiko Kardiovaskuler pada Remaja di SMAN 8 Tasikmalaya Yuningsih, Aneng; Sambas, Etty Komariah; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Anwar, Syaefunnuril; Marpatmawati, Idhfi; Yulianti, Yeli; Suprapti, Betty; Wayunah, Wayunah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2669

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap munculnya faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak seimbang dan rendahnya aktivitas fisik. Upaya deteksi dini melalui skrining kesehatan berbasis sekolah menjadi penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan kardiovaskuler dan status gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan profil kesehatan remaja melalui program BEAT-SCREEN (Blood, Body-mass, & Tension Screening) di SMAN 8 Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Januari 2026 dengan melibatkan 120 siswa dalam edukasi kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan komprehensif pada 37 siswa yang meliputi pengukuran tekanan darah, indeks massa tubuh, dan kadar hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal (48,65%) dan status gizi normal (62,16%), namun masih ditemukan siswa dengan prehipertensi dan hipertensi sebesar 40,54%, serta status gizi berlebih (overweight dan obesitas) sebesar 27,03%. Selain itu, sebanyak 24,32% siswa teridentifikasi mengalami anemia. Temuan ini menunjukkan adanya potensi masalah kesehatan remaja yang memerlukan perhatian dan intervensi dini. Kegiatan BEAT-SCREEN terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif melalui integrasi skrining, edukasi, dan konseling kesehatan. Diperlukan keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan PTM dan peningkatan derajat kesehatan remaja.
Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa melalui Edukasi dan Skrining dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Alifya, Asti; Sambas, Etty Komariah; Yulianti, Yeli; Oktavia, Silvya Nur Apni; Fajar, Sultan; Nurhabibah, Aulia; Kurnia, Siska; Septiani, Risani; Nuriyah, Ai; Hardianti, Sri Wahyuni; Aziz, Ranjib Abdul
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v8i2.1826

Abstract

Efforts to improve public health status can be achieved through health education and regular health screenings. Common health issues in the community, such as hypertension, diabetes mellitus, and eye health disorders, are often influenced by low levels of knowledge and poor healthy lifestyle practices. This community service program aimed to enhance public knowledge, attitudes, and behaviors regarding the prevention of hypertension and diabetes mellitus, as well as maintaining eye health. The program was conducted in RT 04/RW 08 Bantargedang, Kersanegara Village, Tasikmalaya, involving 40 respondents. The intervention methods included health counseling using leaflets and posters, along with basic health screenings consisting of blood pressure measurement, random blood glucose (RBG) tests, Body Mass Index (BMI) assessment, and eye health screenings. Evaluation was performed using pre-test and post-test questionnaires. There was a significant increase in knowledge, attitudes, and behaviors following the counseling. The average knowledge score increased from 73.18 to 87.05; the attitude score rose from 79.25 to 92.13; and the behavior score improved from 71.25 to 90.88. Health education and screenings proved to be effective in increasing public awareness and capacity to adopt a Clean and Healthy Lifestyle (CHL/PHBS).
Pemberdayaan Pelajar SMA sebagai First Responder Awam melalui Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Yulianti, Yeli; Wayunah, Wayunah; Huda, Syaefunnuril Anawar; Sambas, Etty Komariah; Yuningsih, Aneng; Suprapti, Betty; Nurliawati, Enok; Rismawan, Wawan; Marpatmawati, Idhfi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2666

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan awal kegawatdaruratan yang penting dalam mempertahankan kehidupan korban sebelum bantuan medis lanjutan diberikan. Pelajar SMA memiliki potensi sebagai first responder awam dalam situasi kegawatdaruratan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelajar SMA sebagai first responder awam melalui simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan sederhana, edukasi kegawatdaruratan kardiovaskular, serta simulasi BHD. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan sasaran 37 siswa kelas X SMA Negeri 8 Tasikmalaya. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar siswa mampu mengenali kondisi henti jantung, memanggil bantuan, dan mengikuti tahapan dasar BHD. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi kegawatdaruratan kardiovaskular.