Fadillah, Andi Novita Rozaliana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kontrastif Kata yang Menyatakan Emosi Marah dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia (Ditinjau dari Segi Sintaksis) Fadillah, Andi Novita Rozaliana; Rochim, Julita Fahrul; Darrienda, Aldilah Alifany; Fatin, Jihan Salsa Biela
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 1 (2024): JUPIN Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.285

Abstract

Marah merupakan salah satu emosi dasar manusia. Emosi ini termasuk ke dalam emosi negatif. Konsep emosi marah setiap budaya berbeda-beda karena kosakata emosi merupakan khas dari setiap budaya. Penggunaan kosakata emosi marah dalam bahasa Jepang berbeda dengan kosakata emosi marah dalam bahasa Indonesia, misalnya kata shikaru dalam bahasa Jepang belum tentu sama dengan kosakata emosi marah dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk pengungkap ekspresi marah dalam bahasa Jepang dan Indonesia, serta mengidentifikasi dan mendeskripsikan persamaan dan perbedaan bentuk pengungkap ekspresi marah dalam bahasa Jepang dan bahasa Indonesia dengan menggunakan data tuturan yang bersumber dari situs corpus online Bahasa Jepang dan koran online untuk data tuturan bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk pengungkap ekspresi marah dalam bahasa Jepang adalah okoru, shikaru, hara ga tatsu, rippuku suru, gekido suru, dan kanshaku suru. Sedangkan, bentuk pengungkap ekspresi marah dalam bahasa Indonesia adalah marah, berang, dan gusar. Persamaan yang ditemukan antara bentuk pengungkap ekspresi marah kedua bahasa tersebut adalah terdapat empat fungsi yang sama, yaitu untuk mengungkapkan rasa marah terhadap hal-hal yang tidak disukai, hal yang bersifat ancaman, hal yang tidak nyaman, dan hal-hal yang menyinggung perasaan. Sedangkan perbedaan yang ditemukan adalah perbedaan jenis kata, perubahan morfologis, dan fungsi lain yang tidak sama antara kedua bentuk pengungkap ekspresi marah tersebut.
Workshop Yukata dan Kimono pada Pembelajar Bahasa Jepang Politeknik Takumi Cikarang Fadillah, Andi Novita Rozaliana; Astartia, Dina Dwi; Rochim, Julita Fahrul; Fatin, Jihan Salsa Biela; Ni'mah, Alvie Shailly; Malau, Heru Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): JPMII - Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.310

Abstract

Politeknik Takumi Cikarang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Vokasi di daerah Cikarang. Politeknik Takumi menjadi salah satu perguruan tinggi yang bernuansa Jepang, Pembelajar Bahasa Jepang di Politeknik Takumi tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan Bahasa Jepang yang baik, namun juga memiliki pemahaman terkait budaya Jepang. Budaya Jepang sangat beragam. Salah satu produk budaya Jepang adalah Yukata dan Kimono. Yukata dan Kimono merupakan pakaian tradisional Jepang yang digunakan dibeberapa momen dan kegiatan tertentu. Minimnya pengetahuan mahasiswa terkait budaya Yukata dan Kimono hingga saat mengenakan Kimono ketika menyambut tamu Jepang menjadi sebuah hal yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, kegiatan workshop ini dilakukan guna memperkenalkan budaya Yukata dan Kimono. Peserta pada kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa/i Politeknik Takumi. Melalui kegiatan ini, peserta mampu memahami historis dan perbedaan antara yukata dan kimono, serta memahami dan mengimplementasikan pemakaian Yukata dan Kimono dengan baik dan benar.
Trial Class Bahasa Jepang untuk Pekerjaan (Kemampuan Berkomunikasi dalam Bahasa Jepang untuk Hidup dan Bekerja di Jepang) di Politeknik Takumi Astartia, Dina Dwi; Hapsari, Intan; Fadillah, Andi Novita Rozaliana; Darrienda, Aldilah Alifany
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): JPMII - Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.311

Abstract

Peningkatan kebutuhan terhadap pekerja migran di Jepang membuat kebutuhan (demand) pada pembelajaran Bahasa Jepang untuk menunjang pekerjaan serta kehidupan di Jepang turut meningkat. Sejak The Japan Foundation (JF) menyelenggarakan test untuk bahasa Jepang tingkat dasar atau dikenal dengan Japan Foundation Test for Basic (disingkat JFT-Basic), pada tahun 2019 JF membuat buku ajar yang dikenal dengan Irodori Seikatsu no Nihongo. Irodori memiliki beberapa level, yakni tingkat dasar 1 dan 2 serta level pemula (Nyuumon). Irodori ini dibuat untuk menunjang pembelajar asing yang ingin bekerja ke Jepang atau hidup di Jepang. Jurnal pengabdian masyarakat ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui pencapaian siswa terhadap target perkuliahan di Politeknik Takumi pada mata kuliah PBJ102 (Bahasa Jepang untuk Pekerjaan) di level A1 dengan menggunakan materi Irodori Nyumon. Selain itu, trial class ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness) serta minat siswa SMA/SMK/sederajat terhadap pembelajaran di tingkat perguruan tinggi. Dengan demikian, pengenalan perkuliahan PBJ102 dengan materi ajar dari Irodori tingkat pemula ini dapat menjadi sarana bagi pengajar bahasa Jepang Politeknik Takumi untuk mengetahui pencapaian target pembelajaran serta tingkat minat pembelajar dalam melanjutkan studi di tingkat yang lebih tinggi. Pada studi ini diketahui rasio 5:6 siswa mencapai target kompetensi (can do) dan setelah dilakukan evaluasi di akhir, minat siswa meningkat menjadi sebesar 67% dari awalnya hanya 17% saja peserta memiliki minat yang kuat dalam melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah siswa yang langsung mendaftar di Politeknik Takumi setelah mengikuti Trial Class.