Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Kinerja TNI dan Polri Ditinjau dari Kepemimpinan Transformasional Guna Menghadapi Permasalahan Bangsa dalam Rangka Terwujudnya Stabilitas Nasional Setiawan, Himmawan; Purnomo, Suci; Kurniawan, M. Taufik
INOVASI Vol. 11 No. 1 (2024): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v11i1.p79-87.39725

Abstract

Indonesia menghadapi berbagai tantangan keamanan, termasuk separatisme, terorisme, konflik etnis dan agama, serta kejahatan lintas batas. Semua itu berpotensi mengganggu stabilitas nasional. TNI dan Polri mempunyai peran besar dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara. TNI bertanggung jawab atas pertahanan negara dari ancaman eksternal dan keamanan dalam negeri dalam situasi tertentu, sedangkan Polri bertanggung jawab atas penegakan hukum dan keamanan dalam negeri secara umum. Lingkungan keamanan Indonesia terus berubah dengan cepat, terutama seiring dengan perkembangan teknologi dan dinamika geopolitik di kawasan Asia Pasifik. Hal ini menuntut TNI dan Polri untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis SWOT. Analisis dengan metode SWOT menggunakan beberapa faktor antara lain kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan dalam rangka menunjang kinerja TNI dan Polri. Berdasarkan hasil strategi yang diolah menggunakan SWOT di atas, maka dapat diambil empat strategi dengan memanfaatkan seluruh peluang (opportunities) dan seluruh kekuatan (Strength), yaitu 1) Mewujudkan disiplin TNI dan Polri yang ketat guna mengoptimalkan kinerja yang efektif dan efisien. melalui regulasi, koordinasi dan sosialisasi dengan mengoptimalkan kinerja TNI dan Polri guna mewujudkan stabilitas nasional. 2) Mewujudkan reward dan punishment yang konsisten bagi TNI dan Polri guna mengoptimalkan kinerja yang efektif dan efisien melalui regulasi, koordinasi dan sosialisasi dengan memberikan apresiasi/penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan memberikan punishment kepada anggota yang melanggar aturan. 3) Mewujudkan sinergi yang harmonis antara TNI dan Polri melalui regulasi, koordinasi dan sosialisasi dengan menjalin komunikasi yang lebih intensif dalam menghadapi permasalahan bangsa secara bersama-sama. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1) TNI dan Polri sama-sama berkontribusi dalam peningkatan kinerja, 2) Memberikan apresiasi kepada anggota TNI dan Polri, 3) Memberikan hukuman kepada anggota yang melanggar peraturan wajib, 4) Menjalin komunikasi yang baik lebih intens antar anggota TNI dan Polri. TNI dan Polri, 5) Berbagai upaya dilakukan melalui regulasi, koordinasi, kolaborasi, sinergi dan sosialisasi antara pemerintah, Mabes TNI atau Mabes Polri, dan 6) Peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI dan Polri melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan transformasional.
Pengaruh Kemampuan Prajurit dan Peralatan Korps Marinir terhadap Operasi Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Alam Erfianto, Donny; Purnomo, Suci; Kurniawan, M Taufik
INOVASI Vol. 11 No. 1 (2024): Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/Inovasi.v11i1.p113-120.39746

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang rentan terhadap bencana, baik bencana alam maupun non alam. Dalam melaksanakan penanggulangan bencana sering dijumpai berbagai kendala, salah satunya adalah keterlambatan penanggulangan bencana yang terjadi secara tiba-tiba. Kemampuan prajurit Korps Marinir dalam penanggulangan bencana selama ini masih berdasarkan pengalaman saat tergabung dalam gugus tugas operasi tanggap darurat di daerah dan belum memiliki keterampilan atau pendidikan khusus dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baik pusat maupun daerah. Selain kemampuan prajurit Korps Marinir, ada faktor lain yang menyebabkan kurang maksimalnya operasi tanggap darurat, yakni alat atau perlengkapan. Berdasarkan pengalaman dan observasi lapangan, terdapat permasalahan yang perlu dikaji lebih dalam terkait kemampuan prajurit dan peralatan Korps Marinir dalam melaksanakan operasi tanggap darurat bencana alam. Kemampuan prajurit dan perlengkapan Korps Marinir yang belum optimal menyebabkan operasi tanggap darurat bencana alam tidak dapat dilaksanakan secara maksimal. Tujuan penelitian tesis ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan prajurit dan peran Korps Marinir dalam operasi tanggap darurat bencana alam. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan software SPSS 27. Kegiatan analisis data penelitian kuantitatif meliputi pengolahan data dan penyajian data, melakukan perhitungan untuk mendeskripsikan data dan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji signifikansi parsial (uji t), dan uji signifikansi simultan (uji f). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap kemampuan prajurit dalam tanggap operasi tanggap darurat bencana alam, terdapat pengaruh perlengkapan korps marinir dalam operasi tanggap darurat hingga penanggulangan bencana alam, dan terdapat pengaruh terhadap kemampuan prajurit. dan perlengkapan korps marinir pada operasi tanggap darurat bencana alam. Rekomendasi peneliti adalah melaksanakan peningkatan kapasitas prajurit agar memiliki standarisasi kemampuan profesional yang lebih baik dan melaksanakan pelatihan khusus penanggulangan bencana alam secara bertahap, bertahap dan terus menerus untuk meningkatkan kemampuannya.