Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN RESCUE WATER SPORT ARUNG JERAM DESA BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Akhmad, Noor; Zainuddin, Fadli; Muliani, Sri Erny; Susilawati, Indri; Mulyajaya, Muhamad Satria
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 2 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v2i2.10431

Abstract

Lingsar merupakan wilayah yang kaya dengan sumber mata air, berada di bawah lereng bukit rimbun dan lebat. Tampak jelas jika kita lihat dari jalan utama atau sekitar kota Mataram di saat cuaca cerah. sungai ini dinamakan “Kokok Jangkuk” dalam bahasa sasak atau kata lainnya yaitu ‘Kali Jangkuk’. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk, mencegah terjadinya korban kecelakaan air dan cara melakukan pertolongan pada korban kecelakaan air pada kelompok sadar wisata arung jeram. Metode yang di gunakan adalah peyuluhan proses pertolongan pada korban kecelakaan air melalui proses penyampaian materi, diskusi, dan praktek lapangan. Hasil pengabdian diketahui terdapat peningkatan pegetahuan kelompok sadar wisata arung jeram. Untuk melakukan pertolongan pada korban kecelakaan air di kawasan wisata arung jeram kali jangkok. Materi yang diberikan dalam pendampingan ini antara lain yaitu: 1) pengenalan peralatan; 2) teknik dasar rescue; 3) praktek penggunaan peralatan; 4) praktek rescue rafting. Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan ini sebanyak 15 peserta. Hasil dari pelatihan dan pendampingan rescue water sport arung jeram, menunjukkan bahwa sebanyak 95% peserta telah memahami mengenai “rescue water sport”.
LATIHAN BEBAN KETTLER UNTUK MENINGKATKAN KECEPATAN TENDANGAN DOLLYO CHAGI ATLET TAEKWONDO Anugrah, Udo Mahardika; K, Dadang Warta Candra; Muliani, Sri Erny
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10983

Abstract

ABSTRACT Kick speed is one of the essential components in kyorugi taekwondo performance because it is closely related to attack effectiveness and the opportunity to score points during matches. The problem identified among Taekwondo athletes at Dojang Patriot was the lack of specific training programs capable of improving the speed of the dollyo chagi kick. This study aimed to analyze the effect of kettler weight training based on elastic resistance on improving the speed of the dollyo chagi kick in taekwondo athletes. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of seven Taekwondo athletes from Dojang Patriot who participated in a five-week training program conducted three times per week. The treatment was carried out using elastic bands attached to the athletes’ ankles to provide resistance during kicking movements. The research instrument used was a 15-second dollyo chagi kick frequency test performed with both the right and left legs. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and the paired sample t-test. The results showed that kettler weight training significantly improved kick speed in both legs. These findings indicate that elastic resistance training specifically applied to kicking movement patterns is effective in enhancing explosive ability, movement coordination, and the technical performance of taekwondo athletes. Therefore, kettler weight training can be used as an alternative specific training method in taekwondo athlete development programs. ABSTRAK Kecepatan tendangan merupakan salah satu komponen penting dalam performa kyorugi taekwondo karena berhubungan dengan efektivitas serangan dan peluang memperoleh poin dalam pertandingan. Permasalahan yang ditemukan pada atlet Taekwondo Dojang Patriot adalah belum optimalnya latihan spesifik yang mampu meningkatkan kecepatan tendangan dollyo chagi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan beban kettler berbasis tahanan elastis terhadap peningkatan kecepatan tendangan dollyo chagi pada atlet taekwondo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas tujuh atlet Taekwondo Dojang Patriot yang mengikuti program latihan selama lima minggu dengan frekuensi tiga kali latihan setiap minggu. Perlakuan diberikan menggunakan karet elastis yang dipasang pada pergelangan kaki untuk memberikan tahanan saat melakukan gerakan tendangan. Instrumen penelitian menggunakan tes jumlah tendangan dollyo chagi selama 15 detik pada tungkai kanan dan kiri. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan beban kettler mampu meningkatkan kecepatan tendangan pada kedua tungkai secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan tahanan elastis yang diterapkan secara spesifik pada pola gerak tendangan efektif mendukung peningkatan kemampuan eksplosif, koordinasi gerak, dan performa teknik atlet taekwondo. Dengan demikian, latihan beban kettler dapat digunakan sebagai alternatif metode latihan spesifik dalam pembinaan atlet taekwondo.
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP KEBUGARAN JASMANI LANSIA DESA TAWALI Fadilah, Umul; Subakti, Subakti; Muliani, Sri Erny
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10984

Abstract

ABSTRACT Physical fitness in older adults is an important factor in maintaining independence, mobility, and quality of life during aging. However, physical activity among older adults in rural areas tends to remain low, increasing the risk of declining physical capacity and functional health. This study aimed to analyze the effect of elderly exercise programs on the physical fitness of older adults in Tawali Village, Wera District, Bima Regency. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental one group pretest-posttest design. The participants consisted of 15 older adults who regularly took part in the elderly exercise program during the research period. Physical fitness was measured using a 1-mile fast walking test conducted before and after the intervention. Data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a significance level of 0.05. The findings indicated an improvement in physical fitness following the implementation of the elderly exercise program. Most participants experienced increased fitness scores, with an average improvement of 34.29%. Statistical analysis revealed a significant difference between the pre-test and post-test results, indicating that the elderly exercise program was effective in improving physical fitness among older adults. These findings suggest that community-based elderly exercise programs can serve as a safe, simple, and practical form of physical activity to help older adults maintain physical health, mobility, and quality of life in rural communities. ABSTRAK Kebugaran jasmani pada lansia menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kemandirian, mobilitas, dan kualitas hidup pada usia lanjut. Namun, aktivitas fisik lansia di lingkungan pedesaan masih cenderung rendah sehingga berisiko mempercepat penurunan kemampuan fisik dan kesehatan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam lansia terhadap kebugaran jasmani lansia di Desa Tawali, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 15 lansia yang mengikuti program senam lansia secara teratur selama periode penelitian. Pengukuran kebugaran jasmani dilakukan menggunakan tes jalan cepat 1 mil sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kebugaran jasmani setelah pelaksanaan program senam lansia. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor kebugaran dengan rata-rata peningkatan sebesar 34,29%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test sehingga program senam lansia dinilai efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani lansia. Temuan ini menunjukkan bahwa senam lansia berbasis komunitas dapat menjadi alternatif aktivitas fisik yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan untuk membantu lansia mempertahankan kesehatan fisik, mobilitas, dan kualitas hidup di lingkungan masyarakat pedesaan.