Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Produksi Ruang Ekonomi: Strategi Penyedia Jasa untuk Meningkatkan Pendapatan dengan Modal Kekerabatan di Kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung Rohali, Alya; Kamu, Muhammad Andiansyah; Hafif, Muhammad; Pajril, Muhammad; Maulana, Ramadhan; M, Wikhrajul Fathir; Nawawi, Hizbul Hadi; Pratiwi, Ananda Dwi
Jurnal Mahasiswa Antropologi Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penyedia jasa dalam menentukan perekonomian mereka dengan memanfaatkan ruang Taman Wisata Alam Bantimurung yang memberikan pengaruh besar dalam kehidupannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana metode ini digunakan untuk menekankan sifat realitas yang terbangun secara sosial, hubungan erat antara peneliti dan subjek yang diteliti dan tekanan situasi yang membentuk penyelidikan. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive, yaitu menentukan informan dengan sudah diketahui identitasnya yang sesuai dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung terdapat empat jenis penyedia jasa, yaitu jasa fotografer, jasa angkut barang, jasa parkir, dan jasa pemandu wisata yang diantaranya ada pemandu gua batu, pemandu gua mimpi, pemandu perahu kano, dan pemandu wisatawan asing. Dari beberapa penyedia jasa tersebut, penyedia jasa yang ada di Taman Wisata Alam Bantimurung memiliki beberapa persyaratan dalam penyedia jasa, yaitu diberikannya pelatihan dan adanya hubungan kekerabatan antara sesama penyedia jasa. Selain itu, terdapat pula beberapa motif penghasilan, yaitu hasil sebagai milik individu dan adanya sistem bagi hasil dalam penyedia jasa. Para penyedia jasa di Taman Wisata Alam Bantimurung memanfaatkan secara efektif lokasi dan sumber daya alam untuk mengembangkan model ekonomi lokal yang unik dan fleksibel. Mereka seperti pemandu wisata, fotografer, dan penyedia jasa perahu kano tidak hanya mengandalkan keterampilan lokal untuk menarik pengunjung dan menciptakan pengalaman berharga, tetapi juga menggunakan kolaborasi antar penyedia jasa, inovasi teknologi, dan hubungan yang kuat dengan komunitas lokal untuk meningkatkan layanan mereka. Aktif dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan, mereka menjaga standar pelayanan tinggi dan berupaya untuk menjaga keberlanjutan usaha mereka dalam jangka panjang.
The Effect of Emotional Intelligence, Creativity, And Digital Technology Utilization on The Performance of Young Entrepreneurs Rohali, Alya; Hardiansyah, Rian
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i2.1792

Abstract

This study aims to examine the effect of emotional intelligence, creativity, and digital technology utilization on young entrepreneurs’ performance. A quantitative explanatory approach was employed to investigate the causal relationships among the variables. The research involved 93 young entrepreneurs as respondents, selected using the Slovin formula from a total population of 1,362 business units. Data were collected through structured questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26. The results indicate that emotional intelligence, creativity, and digital technology utilization positively and significantly influence young entrepreneurs’ performance, both individually and simultaneously. These findings highlight that emotional regulation, innovative thinking, and digital literacy are key determinants of business productivity and competitiveness. The study provides theoretical contributions by integrating psychological, creative, and technological perspectives in entrepreneurship research. Practically, it offers guidance for policymakers and stakeholders in designing strategies to enhance the capabilities of young entrepreneurs and strengthen their performance in the digital era.