Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Penyebab Sengketa Klaim Asuransi dan Penegakan Hukumnya Purnomo, Ferdinand Brandon; Syailendra, Moody Rizqy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk memberikan informasi atau wawasan bagi pembaca terkait faktor-faktor penyebab terjadinya sengketa klaim asuransi dan penegakan hukumnya. Faktor-Faktor penyebab terjadinya sengketa di Indonesia sangatlah luas baik dari faktor internal seperti pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan asuransi maupun faktor eksternal. Penegakan hukum asuransi di Indonesia berlandaskan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2014 tentang perasuransian yang memberikan perlindungan hukum kepada pihak manapun yang mengalami sengketa asuransi,  Indonesia memiliki perlindungan bagi pihak pemegang polis yang merupakan pihak konsumen dalam dunia asuransi, perlindungan hukum tersebut berada dalam Undang-Undang Republik Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang berperan menjaga hak-hak dan kepentingannya dalam mengalami sengketa klaim asuransi. Tetapi dalam mengatasi sengketa klaim asuransi di Indonesia memiliki beberapa masalah yang menyebabkan pengimplementasiannya tidak bisa dilakukan secara maksimal yang mana salah satunya karena proses penegakan hukumnya yang masih tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Analisis Yuridis Perjanjian Kerjasama Profesi Dokter dengan Perusahaan di Sektor Pelayanan Kesehatan Purnomo, Ferdinand Brandon; Kurnia, Ida
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50948

Abstract

Artikel ini membahas bentuk, konstruksi hukum, serta regulasi perjanjian kerjasama antara profesi dokter dengan perusahaan di sektor pelayanan kesehatan di Indonesia. Perjanjian kerjasama ini memiliki karakter khusus karena menggabungkan aspek hukum perdata dengan standar profesi dan etika kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pengumpulan data melalui studi kepustakaan, mencakup peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian kerjasama antara dokter dan perusahaan dapat berbentuk hubungan kerja atau hubungan kontraktual, yang masing-masing menimbulkan hak dan kewajiban tertentu. Meskipun mengikuti prinsip hukum perjanjian, seperti asas pacta sunt servanda dan syarat sahnya perjanjian, keberlakuannya harus sesuai dengan peraturan kesehatan, termasuk Undang-Undang Praktik Kedokteran, Undang-Undang Rumah Sakit, dan Kode Etik Kedokteran Indonesia. Selain itu, ketidakseimbangan posisi tawar antara dokter dan perusahaan dapat terjadi, sehingga pengaturan regulasi dan pengawasan oleh Konsil Kedokteran Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, dan Kementerian Kesehatan sangat diperlukan untuk menjaga independensi profesi dokter dan kualitas pelayanan medis. Kesimpulannya, perjanjian kerjasama yang efektif harus menjamin kepastian hukum, perlindungan profesi, dan pelayanan kesehatan bermutu bagi masyarakat.