Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pluralitas Makhluk Tanda Keesaan Khaliq Ashari Ananda, Iva; Indosantalia, Indosantalia; Aderus, Andi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8376

Abstract

Pluralitas makhluk adalah sebuah kenyataan tentang adanya keragaman makhluk sebagai ciptaan Tuhan. Makhluk yang diciptakan tersebut dalam pandangan pemikiran Islam bersifat mumkin al-wujud sedang Tuhan bersifat wajib al-wujud, Pluralitas makhluk merupakan sunnatullah. Eksistensinya diciptakan untuk saling menguatkan, dan melengkapi untuk kesempurnaan dan tujuan hidup. Pluralitas dapat menciptakan kedinamisan juga potensi perbedaan yang apabila tidak disikapi secara proporsionalakan memunculkan konflik yang dapat membawa korban, kerugian bahkan kehancuran. Pada penelitian ini mengunakan metde kualitatif dengan jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Adapun hsil penelitian ini menjelaskan Pluralitas makhluk dan keesaan Khaliq membawa kesadaran bahwa eksistensi kehidupan yang plural ini berasal dari Tuhan Yang Esa. Pluralitas diciptakan sebagai cara Tuhan untuk memberi jalan kepada makhluk untuk memilih jalan yang terbaik, atau yang terburuk, yang kesemuanya berujung pada imbalan surga atau neraka
SERTIFIKASI HALAL JAJANAN KEMASAN KERUPUK SLONDOK : UPAYA PEREMPUAN DESA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA (Studi Kasus UMKM Dieta-Wara Di Desa Pendawan Kecamatan Sambas) Ashari Ananda, Iva; Abd Rauf Muhammad Amin; Cut Muthiadin
Samawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah) Vol. 9 No. 1 (2026): Samawa (Sakinah, Mawaddah Warahmah): Jurnal Kajian Keluarga, Gender dan Anak
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ubi kayu merupakan komoditas pangan lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya kerupuk slondok. Di Desa Pendawan Kecamatan Sambas, produk olahan ini dikembangkan oleh pelaku usaha perempuan melalui UMKM Dieta-Wara sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis pangan lokal. Meskipun produk slondok memiliki potensi pasar yang luas, tantangan utama yang dihadapi ialah belum optimalnya aspek legalitas dan sertifikasi halal yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan desa dalam mengembangkan usaha slondok serta urgensi sertifikasi halal dalam meningkatkan nilai ekonomi dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research) melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi pada pelaku UMKM Dieta-Wara di Desa Pendawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas produksi dan penjualan kerupuk slondok dan puyur dengan kapasitas bahan mentah sekitar 7 kg per hari menghasilkan pendapatan rata-rata sebesar Rp535.000 per hari. Sertifikasi halal menjadi kebutuhan strategis yang belum sepenuhnya terealisasi, padahal sangat penting untuk memperluas jangkauan pasar dan menjamin kehalalan produk bagi konsumen Muslim. Keterlibatan perempuan dalam seluruh rantai produksi memperlihatkan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat posisi perempuan sebagai agen ekonomi produktif di pedesaan. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pendampingan sertifikasi halal, pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing UMKM perempuan di sektor pangan lokal. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan komunitas UMKM, sertifikasi halal dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan gender.