Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga Dan Peran Tenaga Kesehatan Dengan Kepatuhan Dalam Memberikan Imunisasi Pada Anak Usia 0-2 Tahun Di PMB RS Di Bogor Tahun 2023 Dwikusrini, Riska Meca; Lisca, Shinta Mona; Sugesti, Retno
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10718

Abstract

Pendahuluan: Program imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan terjangkitnya penyakit tertentu yaitu Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Berdasarkan data yang diperoleh dari GAVI, WHO dan UNICEF menyebutkan bahwa setidaknya 80 juta anak usia kurang dari 1 tahun memiliki risiko untuk menderita penyakit difteri, campak dan polio. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan terhadap kepatuhan dalam memberikan imunisasi pada aank usia 0-2 tahun. Penelitian ini bersifat Survey Analitik dengan desain pendekatan Cross Sectional. Metode: metode pengambilan sampel akan dilakukan dengan teknik Random Sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner pada orangtua yang memiliki anak usia 0-2 tahun dan melakukan wawancara kepada 60 responden. Uji statistik : menggunakan uji chi square. Hasil: hasil analisis univariat didapatkan bahwa sebanyak 31 orangtua (51.7%) patuh dalam melaksanakan imunisasi dasar lengkap. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa ada 2 variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan orangtua yaitu variabel dukungan keluarga dengan p value 0,000 dan peran petugas kesehatan dengan p value 0.000. Kesimpulan: Dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan memiliki hubungan dengan kepatuhan orangtua dalam imunisasi dasar lengkap disarankan agar keluarga tetap mendukung dan petugas kesehatan meningkatkan kinerjanya dengan berbagai inovasi dalam kegiatan imunisasi.
The Effect of Oatbits Biscuits (Oat 8 Choco Hazel) and SGM Bunda Milk on Weight Gain in First-Trimester Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency at the Public Maternity Hospital in Bogor in 2024 Dwikusrini, Riska Meca; Febriyani, Putri Agus; Dewi, Meinasari Kurnia
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8483

Abstract

Chronic Energy Deficiency (KEK) in pregnant women is a condition of pregnant women due to an imbalance in energy and protein nutrient intake, so that the substances needed by the body are not met. There are two non-pharmacological efforts made in the prevention of KEK, namely by providing Oatbits Biscuits (Oat 8 Choco Hazel) and SGM Bunda Milk. To determine the effect of providing oatbits biscuits (Oat 8 Choco Hazel) and SGM Bunda milk on weight gain in pregnant women in the first trimester with KEK (Chronic Energy Deficiency) at PMB S in Bogor in 2024. Data collection used observation techniques by directly observing the objects to be studied which were then collected in a note. The results of this study on respondent I, the weight of the first visit was 40 kg with a LiLa of 21 cm (KEK), on the second visit the weight was 43 kg and on the third visit the weight was 45 kg and LiLa 22.5 cm (KEK). Respondent II's weight at the first visit was 50 kg and LiLa 22 cm (KEK), on the second visit the weight was 55 kg and on the third visit the weight was 56 kg and LiLa 24.5 cm (not KEK). Pregnant women in the first trimester with KEK who were given SGM Bunda milk intervention experienced faster weight gain compared to those given oatbits biscuits (Oat 8 Choco Hazel) intervention. For further studies, it is hoped that the frequency of consumption of oatbits biscuits (Oat 8 Choco Hazel) can be increased to two or three packs a day so that weight gain in pregnant women in the first trimester with KEK is greater and can reduce the incidence of pregnant women with KEK in Indonesia.