Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Bilateral hingga Multilateral: Evolusi dan Implikasi Perjanjian Internasional dalam Tatanan Dunia Modern Balqis, Raudha; Elyana, Lulu Indah; Anggraini, Lola; Ihsani, Dini; Rahmadani, Fitria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14024

Abstract

Penelitian ini mengkaji perjanjian internasional, jenis-jenisnya, prinsip-prinsip dasarnya, dan proses pembuatannya menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian internasional terbagi menjadi bilateral dan multilateral, didasari oleh lima asas penting: free consent, itikad baik, pacta sunt servanda, pacta tertiis nec nocent nec prosunt, dan non retro aktif. Proses pembuatan perjanjian internasional melibatkan tiga tahap utama: perundingan untuk mencapai kesepakatan, penandatanganan sebagai komitmen terhadap teks perjanjian, dan pengesahan sebagai persetujuan formal dari kepala negara. Kesimpulannya, perjanjian internasional berperan krusial dalam hubungan antar negara, dengan proses pembuatan yang menjamin keabsahan dan efektivitasnya dalam konteks hukum internasional. Penelitian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang dinamika dan mekanisme perjanjian internasional, mendukung hubungan antar negara yang stabil dan saling menguntungkan.
Perlindungan Hukum terhadap Nelayan Tradisional dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Siregar, Emiel Salim; Widiyanti, Siska; Ihsani, Dini; Anggraini, Lola; Rahma, Putri Aulia
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16716

Abstract

Nelayan tradisional merupakan kelompok masyarakat pesisir yang masih menghadapi berbagai persoalan, khususnya terkait keterbatasan perlindungan hukum dan kepastian usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak nelayan tradisional dalam sistem hukum perikanan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum dianalisis secara kualitatif dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nelayan tradisional telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan. Perlindungan tersebut meliputi jaminan keselamatan, kepastian usaha, pemberdayaan, dan bantuan hukum. Namun, dalam praktiknya pelaksanaan perlindungan hukum masih belum optimal akibat kendala implementasi dan rendahnya kesadaran hukum nelayan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan dan peran pemerintah guna mewujudkan perlindungan hukum yang efektif bagi nelayan tradisional