Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perencanaan Distribusi Ayam Menggunakan Metode Transportasi pada UD. Wastu Purba, Daphot Pardamean; Sembiring, Anita Christine; Nababan, Ronny Allan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.15018

Abstract

Metode transportasi adalah suatu metode memecahkan masalah yang bertujuan untuk minimalisasi biaya pengiriman produk dari beberapa sumber ke beberapa tujuan. Dua tahapan metode transportasi, yaitu: solusi awal terdiri dari north west corner, least cost, dan Vogel Approximation Method serta solusi optimal, terdiri dari stepping stone dan modified distribution. Peramalan permintaan menggunakan single moving average. Sedangkan untuk biaya adalah bentuk pengeluaran terkait proses transportasi. UD. Wastu merupakan unit usaha penyalur ayam di Medan bersumber di Sumatera Utara seperti, PT. KSM. UD. Wastu mempunyai tempat pendistribusian di daerah Mencirim, Ayahanda dan Helvet. peramalan dengan model single moving average, yaitu untuk Mencirim sebanyak 12803, Helvetia sebanyak 12320, dan Ayahanda sebanyak 12645. Sebelum menggunakan metode transportasi, UD. Wastu diperhitungkan mengeluarkan biaya distribusi sebesar Rp. 18.900.000,-, namun setelah menggunakan metode tranportasi biaya distribusi dikeluarkan sebesar Rp. 15.342.700 sehingga UD. Wastu telah menghemat biaya distribusi sebesar Rp. 3.557.300,-.
METODE HFACS DALAM KESELAMATAN KERJA DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TERHADAP PENDEKATAN HIBRIDA DAN ADAPTASI KONTEKSTUAL (2015-2025) Yunifa Ririarti Nur; Wijayanti, Windy; Nababan, Ronny Allan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dominasi human error dalam statistik kecelakaan industri menuntut metode analisis yang lebih tajam dari sekedar klasifikasi kesalahan prosedural. Meskipun Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) telah diakui secara global, adopsi secara langsung metode ini di Indonesia seringkali terbentur dengan masalah kualitas data subjektif, ketiadaan prioritas mitigasi, hingga ketidakcocokan budaya kerja. Penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana peneliti di Indonesia memodifikasi HFACS agar relevan dengan kondisi lokal. Melalui pendekatan systematic literature review (SLR) terhadap 10 artikel terpilih dalam satu dekade terakhir, ditemukan pola pergeseran metodologi yang signifikan. Peneliti lokal tidak lagi menggunakan HFACS secara tunggal, melainkan menggabungkannya menjadi model hibrida. Tiga tren utama teridentifikasi: penggunaan statistik untuk mengatasi data yang samar, integrasi sistem pendukung keputusan untuk mengurutkan prioritas risiko, serta adaptasi ekstrim pada sektor tertentu. Temuan ini menegaskan bahwa riset keselamatan di Indonesia telah bergerak maju dari sekadar memakai alat buatan asing, menjadi aktif merekayasa ulang alat tersebut agar sesuai dengan industri nasional.
PERAN MICRO-INFLUENCER LOKAL DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM MELALUI MEDIA SOSIAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Wijayanti, Windy; Yunifa Ririarti Nur; Nababan, Ronny Allan
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Influencer merupakan pihak ketiga yang dipekerjakan oleh perusahaan yang telah memiliki kredibilitas dan audiens yang signifikan pada platform media sosial seperti (Instagram, TikTok atau YouTube). Penelitian literatur ini bertujuan untuk menganalisiskontribusi strategi micro-influencer local dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran micro-influencer local dalam meningkatkan daya saing UMKM melalui media sosial. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa micro influencer local berperan penting dalam meningkatkan brand awareness, kepercayaan konsumen, engagement, serta keputusan pembelian yang berdampak langsung pada daya saing UMKM. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi refrensi akademik dan praktis bagi pelaku UMKM dalam menyusun strategi pemasaran digital berbasis micro influencer.
FORMULASI KOMPOSISI DAN BIAYA OPTIMAL BAHAN PAKAN AYAM BROILER Nababan, Ronny Allan; Yunifa Ririarti Nur; Wijayanti, Windy; Silitonga, Manaor; Gultom, Josua Alexander
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakan merupakan faktor utama yang menentukan performa pertumbuhan ayam broiler, sehingga formulasi pakan harus disusun berdasarkan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang tepat dengan biaya yang optimal. (NRC, 1994). Nutrisi diantaranya terbagi atas protein, lemak, serat, air, kalsium dan posfor. Menurut Anggorodi (1995), formulasi pakan merupakan proses penyusunan ransum dari berbagai bahan pakan dalam proporsi tertentu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak secara tepat dan ekonomis. Leeson dan Summers (2001) menyatakan bahwa biaya pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam produksi unggas, sehingga formulasi pakan harus diarahkan untuk meminimalkan biaya ransum sambil tetap memenuhi kebutuhan nutrisi standar. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan formulasi pakan ayam broiler menggunakan metode pemrograman linear dengan bantuan aplikasi POM QM for Windows yang mempertimbangkan kebutuhan nutrisi untuk menentukan kombinasi bahan pakan berbiaya terendah dan tetap memenuhi standar nutrisi ayam broiler (pedaging) yang di lihat menggunakan excel solver. Hasil penelitian memberikan solusi optimal untuk kombinasi bahan pakan dan biaya dengan tetap memenuhi standar nutrisi ayam broiler (pedaging). Selain itu, model ini juga memberikan fleksibilitas dalam substitusi bahan pakan pada kondisi fluktuasi harga pasar dan kondisi persediaan. Penelitian ini memberikan manfaat finansial yang ekonomis dalam menekan biaya pakan tanpa mengurangi pemenuhan kebutuhan nutrisi ayam broiler serta mempermudah pelaku usaha dalam mengkombinasikan bahan pakan alternative akibat persediaan terbatas. Total biaya diperoleh sebesar Rp. 4.729 per kg untuk komposisi bahan pakan (dedak sebesar 0,302 kg; tepung ikan sebesar 0,153 kg; dan bungkil kacang kedelai sebesar 0,198 kg) yang dimana terbukti efisien dengan masih terpenuhinya standar nutrisi untuk ayam broiler (pedaging) yaitu untuk kadar protein 0,2 (standar ≥ 20%); kadar air 0,065 (standar ≤ 13%); kadar lemak 0,05 (standar ≥ 5%); kadar serat 0,047 (standar ≤ 7%); kadar kalsium 0,009 (standar ≥ 0.9%); kadar posfor 0,007 (standar ≥ 0.45%).