Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI FENOMENOLOGI PROSES PELIMPAHAN WEWENANG DOKTER KEPADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP NON BEDAH PENYAKIT DALAM RS X KOTA PADANG Mike Asmaria; Debby Silvia Dewi; Hilma Yessi; Reska Handayani; Suharizal
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2541

Abstract

Abstrak:Perspektif yang berbeda dalam menangani pasien, memunculkan hambatan dalam melakukan kolaborasi dokter dan perawat. Perawat memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan keperawatan dan tindakan medis yang dilimpahkan oleh dokter.Wawasan etik dan hukum yang dimiliki dokter dan perawat seringkali mempengaruhi cara pandang dokter dan perawat dalam upaya kolaboratif dan bahkan perawat tidak merasa nyaman ” menantang” dokter.Dari survey awal wawancara dengan 4 perawat didapatkan hasil bahwa proses pelimpahan wewenang yang dilakukan oleh dokter masih belum terstruktur. Tujuan dari penelitian ini Bagaimana Proses dan Pelaksanaan pelimpahan wewenang dokter kepada perawat di Ruang Rawat Inap Non Bedah Penyakit Dalam RS X Padang Padang. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan teknik Purposcive sumpling 7 partisipan Proses analisis metode analisis menurut creswell. Hasil penelitian ditemukan 2 tema dengan 4 sub tema Tema, Proses Pelimpahan Wewenang Dokter kepada Perawat dengan 2 sub tema : dokter memberikan order secara tertulis, dokter memberikan order via telpon, tema 2 Pelaksan tindakan pelimpahan wewenang dengan 2 sub tema : perawat melaksanakan tindakan pelimpahan secara mandiri tanpa di dampingi, perawat didampingi oleh dokter apabila ada kesulitan. Diharapkan dikeluarkan SPO tertulis proses dan pelaksanaan pelimpahan kewenangan dokter kepada perawat dan perlunya penetapan tindakan yang dilakukan secara mandiri dan secara pendampingan. Kata Kunci : Kewenangan Dokter, Pelimpahan, Perawat, Proses
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah pada Pasien dengan Penyakit Paru Obtruktif Kronik (PPOK) di Ruangan Paru Rumah Sakit Prof. H. M. Yamin, S. H Pariaman Cantika Mulya; Hilma Yessi S; Debby Silvia Dewi; Mike Asmaria
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 1 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i1.2088

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a major health problem characterized by progressive and not fully reversible airflow limitation, which significantly affects patients’ quality of life, particularly due to ineffective breathing patterns. Based on literature review, COPD is associated with risk factors such as smoking habits, air pollution exposure, and a history of chronic respiratory diseases, with nursing theories emphasizing the fulfillment of oxygenation needs and the effectiveness of breathing patterns. This study used a descriptive method with a case study approach aimed at identifying nursing problems and providing appropriate interventions in COPD patients. Data were collected through interviews, observations, physical examinations, and documentation studies, then analyzed by comparing findings with relevant theories. The results showed that the patient experienced an ineffective breathing pattern characterized by shortness of breath, use of accessory respiratory muscles, and decreased oxygen saturation. Nursing interventions included breathing exercises, semi-Fowler positioning, and health education. Evaluation indicated an improvement in the patient’s condition, marked by reduced dyspnea and improved breathing pattern effectiveness. The conclusion of this study is that appropriate, systematic, and continuous nursing care can improve breathing pattern effectiveness in COPD patients and support optimal recovery.