Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Konservasi Gajah Sumatera Di Way Kambas Dan Perlindungan Gajah Yang Diambang Kepunahan Redi Pirmansyah; Arifin, Zainul; Muhammad Farhan Pratama; Ummu Kaidah Mutmainnah; Muh. Syahri Ramadhan; Muhammad Rasyid
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2590

Abstract

Salah satu persoalan mendasar bagi gajah sumatera adalah penurunan habitat yang semakin sedikit tiap tahunnya. Konflik gajah dengan manusia juga menyebabkan banyak gajah harus mati dan perburuan gading gajah secara illegal menyebabkan penurunan habitat gajah 70 hingga 80 persen. Gajah sumatera memerlukan berbagai kondisi dan faktor pendukung habitatnya seperti ketersediaan tempat mencari makan, penutupan tajuk sebagai tempat berlindung dan tersedianya sumber air yang melimpah. Selain itu satwa ini juga perlu pendukung habitat dan unit esensial untuk mendukung ekosistemnya. Penyempitan habitat dan tumpang tindih pemanfaatan lahan ada faktor lain yang dianggap menjadi salah satu faktor pendukung berkurangnya jumlah gajah dari tahun ke tahun. Selain itu gajah juga sangat suka dengan tanaman yang dikelola oleh masyarakat. Sebab lahan makan gajah terbatas sehingga gajah masuk dalam kebun milik masyarakat sehingga menyebabkan banyak kerusakan dan kerugian bagi penduduk.
Educators’ Perceptions of AI and ChatGPT: Comfort, Ethics, and Readiness in Teaching Khoirawati; Zaimuddin; Aidah; Sukainah; Muhammad Fairuz Fakhri; Suriati; Redi Pirmansyah
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2025): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/teknopedagogi.v15i2.48756

Abstract

This study examines educators’ perceptions of AI, particularly ChatGPT, focusing on comfort, ethical considerations, and teaching readiness within teacher education. The study responds to the rapid integration of AI in education and the need for its responsible and pedagogically meaningful use. An explanatory sequential mixed-methods design was employed. Quantitative data were collected through an online survey of 120 in-service educators from various educational levels in Indonesia, measuring technology comfort, perceived benefits and risks of AI, personal readiness, and institutional support. To deepen the findings, qualitative data were gathered through semi-structured interviews with 20 purposively selected participants. Quantitative data were analysed using descriptive statistics, exploratory factor analysis, reliability testing, and correlation analysis, while qualitative data were analysed thematically with support from LDA topic modelling. The results show that most educators hold positive attitudes toward AI and perceive ChatGPT as useful for instructional planning, writing assistance, and feedback provision. Nevertheless, ethical concerns, particularly related to plagiarism, fairness, and student dependency, remain significant. Although educators report moderate to high personal readiness to adopt AI, institutional support in terms of clear policies, ethical guidelines, and professional development is still limited. This study underscores the importance of strengthening AI literacy, developing ethical frameworks, and enhancing institutional support to ensure the sustainable and responsible integration of AI in teacher education.