Eldyo Mahesa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Pembelajaran PAI Humanistik sebagai Jawaban atas Krisis Moral Generasi Muda di Era Globalisasi Eldyo Mahesa; Syahril Hidayat; Gusmaneli
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 10 (2025): Menulis - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i10.683

Abstract

Perkembangan globalisasi telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pola pikir, perilaku, serta tatanan moral generasi muda. Kemajuan teknologi dan keterbukaan arus informasi memang menawarkan kemudahan dalam memperoleh pengetahuan, namun di sisi lain juga menimbulkan problem moral seperti menurunnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan empati di kalangan peserta didik. Dalam situasi tersebut, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki posisi strategis sebagai dasar pembentukan karakter dan moralitas peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi penerapan desain pembelajaran PAI berorientasi humanistik sebagai alternatif solusi terhadap krisis moral yang dihadapi generasi muda pada era globalisasi. Pendekatan humanistik menitikberatkan pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik serta menempatkan mereka sebagai subjek aktif, mandiri, dan bermakna dalam proses belajar. Melalui desain pembelajaran yang menumbuhkan kesadaran diri, empati sosial, serta nilai-nilai spiritual, PAI tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian ilmu keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan kepribadian yang berakhlak mulia. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip pembelajaran humanistik, seperti pendekatan reflektif, dialogis, dan kontekstual, mampu memperkuat ketahanan moral peserta didik dalam menghadapi tantangan globalisasi yang semakin kompleks.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Digital Eldyo Mahesa; Syahril Hidayat; Gusmaneli Gusmaneli
TSAQOFAH Vol 5 No 4 (2025): TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i4.6399

Abstract

In the digital era marked by rapid advancements in information technology, character formation among students faces increasingly complex and multidimensional challenges. Within this context, Islamic Religious Education (PAI) teachers hold a strategic role in instilling moral and spiritual values that serve as the foundational pillars of student character. This study aims to analyze the contribution of PAI teachers in educating the younger generation to develop strong character, noble conduct, and the ability to filter negative influences arising from digital developments. The method employed is descriptive-qualitative with a literature review approach. The findings indicate that the role of PAI teachers extends beyond that of mere instructors; they also serve as role models, mentors, and facilitators who integrate Islamic values with digital literacy skills. This integration enables character education through PAI to function as both a preventive and constructive instrument in shielding students from moral crises brought about by digitalization. Thus, PAI teachers become key agents in promoting value-based character education that is responsive to the dynamics of the digital age.