p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Panggung Midang
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Motif Batik Ciwaringin sebagai Identitas Budaya Lokal Cirebon Machdalena, Susi; Dienaputra, Reiza D.; Suryadimulya, Agus S.; Nugraha, Awaludin; Kartika, N.; Yuliawati, Susi
PANGGUNG Vol 33 No 1 (2023): Nilai-Nilai Seni Indonesia: Rekonstruksi, Implementasi, dan Inovasi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i1.2476

Abstract

Artikel ini membahas motif-motif Batik Ciwaringin yang mempunyai kekhasan dan keunikan tersendiri. Batik Ciwaringin dibuat tidak menggunakan pola dalam proses membatiknya, dikerjakan para ibu yang sudah berumur lanjut, untuk mewarnai batik digunakan bahan pewarna alam, motif batik kental dengan nilai-nilai Islam, karena awal mulanya terdapat batik di Ciwaringin dibuat oleh para santri di pesantren. Hal-hal tesebut menjadi unggulan Batik Ciwaringin dan menjadi identitas masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pendekatan ini digunakan untuk memaparkan kearifan lokal dan identitas masyarakat Ciwaringin. Data-data yang berupa motif-motif batik Ciwaringin diperoleh dari sanggar Batik Muhammad Suja’i dan sanggar Batik Risma. Data-data dipilah berdasarkan pola motif batik. Terdapat lima pola motif, yaitu pola geometris, pangkaan, byur, ceplak-ceplok, laseman, dan pola kombinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif-motif batik dengan berbagai ragam hias berasal dari alam di sekitar Desa Ciwaringin. Batik Ciwaringin merupakan hasil ekspresi kultural para perajinnya dengan motif-motif yang tidak keluar dari sosio-kultural Islam karena sejak awal adanya Batik Ciwaringin berpedoman pada ajaran-ajaran Islam. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Batik Ciwaringin menunjukkan identitas budaya Ciwaringin yang kaya akan flora dan fauna. Kata kunci: Motif batik, kearifan lokal, identitas Kata kunci: Motif batik, kearifan lokal, identitas.
PERCEPATAN TRANSFORMASI DIGITAL DI DESA NAGARAWANGI, KECAMATAN RANCAKALONG SEBAGAI UPAYA PROMOSI PEMAJUAN KEBUDAYAAN DESA Ekawati, Dian; Rachmat, Ani; Yuliawati, Susi; Tiswaya, Waway; Suryadimulya, Agus S.
Midang Vol 3 No 3 (2025): Midang, Oktober 2025
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/midang.v3i3.63867

Abstract

We are currently in a period that is highly influenced by digital technology. This digital transformation is radically changing the industrial structure due to the spread of technologies such as artificial intelligence, big data, cloud computing, virtual reality, augmented reality and others. Among these industries, tourism is one that occupies an important position in accelerating digital transformation. This development has spread to the villages. This community service program (PPM) “Unpad Bermanfaat” aims to support the digitalization process as a means of promoting the advancement of cultural tourism in Nagarawangi Village, Rancakalong District, Sumedang Regency. Problems that arise in this process include costs, human resources and the readiness of the authorities to make it happen. By applying the ABCD method initiated by John McKnight and Jody Kretzman which focuses on assets in the field, this program conducted surveys, Focus Group Discussions (FGD), digital optimization training, and digital marketing training. The results of this activity showed increased awareness and enthusiasm of village communities and SMEs to utilize digital platforms for promoting tourism potential and local products. The main tourism potential identified is cultural tourism, particularly the Tarawangsa traditional art in Kampung Adat Cijere, which has attracted international tourists. However, digital promotion is still limited, requiring strategic digitalization that is cost-effective and optimizes existing community resources. Keywords: digital transformation; promotion; advancement; rural culture