Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Algoritma Naive Bayes dan SVM dalam Analisis Sentimen Twitter terhadap Isu Ijazah Jokowi Palsu Wulandari, Oca Meilika; Maulana, Irvan; Syamsudin, Fatih; Waluyo, Retno
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v4i1.145

Abstract

Media sosial, khususnya Twitter, telah berkembang menjadi forum publik yang dinamis untuk membahas berbagai isu sosial dan politik. Salah satu topik yang banyak diperdebatkan adalah dugaan ijazah palsu milik mantan Presiden Joko Widodo. Penelitian ini membandingkan kinerja dua algoritma klasifikasi, yaitu Support Vector Machine dan Naïve Bayes, dalam menganalisis sentimen pengguna Twitter terhadap isu dugaan ijazah palsu tersebut. Analisis dimulai dengan pengumpulan data menggunakan teknik crawling, dilanjutkan dengan proses pra-pemrosesan, pelabelan data, implementasi algoritma, dan evaluasi model. Dari total 3.055 komentar Twitter berbahasa Indonesia yang berkaitan dengan dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi, diperoleh 1.453 komentar negatif, 942 komentar positif, dan 660 komentar netral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mencapai akurasi sebesar 65%, sementara Support Vector Machine menghasilkan akurasi yang lebih tinggi, yaitu 69,23%.
Digitalisasi KWT Aglonema Pelatihan dan Implementasi Sistem Informasi Untuk Mendukung Pengelolaan Pertanian Debby Ummul Hidayah; Aziz, Abdul; Maharani, Lulu Amnah Fitriya; Wulandari, Oca Meilika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/2j6ykr47

Abstract

Proses pencatatan hasil pertanian pada KWT Aglonema saat ini masih menggunakan cara konvensional yaitu mencatat pada buku laporan mengenai informasi rencana kegiatan pertanian, jadwal pembibitan, pembelian bahan pertanian, maupun pengelolaan produk panen. Kondisi tersebut jika dibiarkan secara terus menerus dapat mengakibatkan rendahnya tingkat keamanan data sebab data yang tertulis pada buku bisa rusak karena dimakan rayap, berkas semakin menumpuk banyak, maupun potensi hilang. Oleh sebab itu solusi yang bisa diterapkan adalah melalui pendekatan sosialisasi dan pelatihan sistem informasi pertanian untuk memudahkan pencatatan dan pengelolaan hasil pertanian di KWT Aglonema. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan kuesioner, menunjukkan nilai 4,29 yang berarti sangat baik. Melalui proses digitalisasi inilah para peserta mampu memahami materi yang disampaikan dan mereka juga paham dalam menggunakan sistem informasi pertanian tersebut.