Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan untuk Mencegah Anemia pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 16 Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Saputri, Anisatia; Pratama, Rangga Aditya; Wulandari, Putri Fauziah; Adellia, Yerita; Triffani, Jeane; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1840

Abstract

Anemia merupakan salah satu isu kesehatan yang sering dialami oleh remaja perempuan dan memiliki efek jangka panjang, termasuk pada saat konsentrasi ketika mereka belajar. Program penyuluhan gizi ini dibuat untuk meningkatkan pemahaman siswi SMAN 16 Samarinda mengenai anemia, yang termasuk definisi, tanda-tanda, penyebab anemia, cara pencegahan, serta pentingnya suplemen zat besi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 mei 2025 dengan melibatkan 30 siswi dari kelas 10 dan kelas 11, dengan menggunakan metode penyuluhan yang memanfaatkan media visual seperti video animasi, leaflet, dan presentasi. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengetahui dan mengevaluasi peningkatan pemahaman siswi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pemahaman di sebagian besar aspek, meski pemahaman mengenai cara mencegah anemia menunjukkan penurunan kecil usai intervensi. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya istilah teknis yang sulit dimengerti oleh siswi. Program ini menegaskan bahwa efektivitas metode pendidikan yang memanfaatkan media visual dan interaktif dalam meningkatkan kesadaran akan gizi di kalangan remaja. Intervensi ini menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif untuk menurunkan prevalensi anemia di indonesia, serta adanya peran penting akademisi dalam memberdayakan masyarakat.
Water Saver Heroes: Community Solutions for Clean Water and Sustainable Sanitation in Loa Ulung Village Putra, Arya Yuliansyah; Abdania, Hazizah Tausia; Adellia, Yerita; Nurfadilla; Shafa, Nadya Zahira; Anggraeni, Diva Nabilah; Susanti, Rahmi
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Access to clean water and adequate sanitation practices are essential in preventing environment-related diseases. However, awareness among communities in rural regarding water quality remains limited. Therefore, community-based interventions are needed to improve clean water literacy and healthy sanitation behaviors in Loa Ulung Village, Kutai Kartanegara, East Kalimantan. Objective : The Water Saver Heroes program aims to increase community knowledge and skills regarding clean water criteria and the application of simple water filtration technologies using local materials. This program also encourages young people to play role as agents of sustainable education. Research Methods/ Implementation Methods : The method used was a pre-post test design inlving 27 participants. Participants received instruction through interactive lectures, demonstrations on making simple water filters, group discussions, and educational media. Changes in participants' understanding were evaluated using the Wilcoxon Signed Rank Test to measure the effectiveness of the education. Results : No participants had a decrease in their scores. There were 26 participants whose scores increased in knowledge (mean rank = 13.50, total ranking = 351.00), and 1 participant did not experience any change. These findings indicate that the education provided was successful in improving participants' understanding of the importance of clean water and how to make water filters. Conclusion/Lesson Learned : The Water Saver Heroes program has proven effective in increasing community knowledge, skills, and awareness about clean water and sanitation. In addition, this program demonstrates the important role of youth as agents of sustainable change in the community, who can serve as models for similar programs in other areas.
Penyadaran Masalah dan Perencanaan Program dalam Peningkatan Layanan Operasional Posyandu Lansia Seroja Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Wulandari, Putri Fauziah; Pratama, Rangga Aditya; Adellia, Yerita; Saputri, Anisatia; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Permana, Lies; Nurrachmawati, Annisa; Fikri, Mohammad; Rohmah, Nur; Rahayu, Agustin Putri
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3238

Abstract

Pelayanan Posyandu Lansia Seroja di Loa Bakung menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya kemampuan komunikasi efektif kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada lansia. Temuan social mapping menunjukkan bahwa para lansia tinggal di lingkungan permukiman yang padat dengan tingkat pemahaman kesehatan yang masih terbatas, serta memiliki kebiasaan makan yang dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol, dan asam urat. Kondisi ini menuntut penyampaian informasi kesehatan yang jelas dan menenangkan, namun kemampuan komunikasi kader yang belum optimal sering menimbulkan kekhawatiran pada lansia sehingga pemahaman mereka tidak berkembang dengan baik. Stakeholder mapping juga menggambarkan belum tersusunnya alur koordinasi yang menyeluruh antara kader, Puskesmas Loa Bakung, Klinik Bunga Bakung, Kelurahan Loa Bakung, dan Kecamatan Sungai Kunjang. Ketidakterhubungan struktur ini membuat kegiatan penyuluhan berjalan tanpa dukungan teknis yang memadai. Melalui analisis situasi, pemetaan masalah, dan penentuan prioritas menggunakan metode USG, kemampuan komunikasi kader teridentifikasi sebagai masalah yang paling mendesak untuk ditangani. Perencanaan program kemudian difokuskan pada upaya pemberdayaan kader agar mampu berkomunikasi secara empatik, jelas, dan sesuai konteks sosial masyarakat. Perencanaan ini memberikan dasar strategis untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu Lansia melalui penguatan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi kesehatan secara lebih efektif dan mudah dipahami.