Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Tanaman Bayam Merah (Amaranthus tricolor) Satriyono, Wahono; Ashari, Sumeru
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 9 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bayam merah menga-ndung nutrisi yang lebih baik dibanding-kan bayam hijau. Seleksi pendahuluan pada beberapa jenis bayam merah telah dilaksanakan. Penelitian tersebut meng-hasilkan 3 genotipe, yaitu lokal malang 1, 2 dan 3. Seleksi dilanjutkan dengan membandingkan produksi dan kandungan antosianin dari ke 3 genotipe tersebut. Varietas mira dijadikan pembanding, karena sudah tersedia luas di pasar. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, timbangan, Bahan tanam yang digunakan adalah antara lain Lokal Malang 1 (LKM 1), Lokal Malang 2 (LKM 2), Lokal Malang (LKM 3) dan Varietas Mira sebagai varietas pembanding. Hasil penelitian pada bayam merah menunjukkan nilai perhitungan KKF, KKG yang masih mempunyai keragaman tinggi. Sementara itu nilai heritabilitasnya masih kurang memenuhi syarat. Untuk itu maka penelitian ini masih harus dilanjutkan agar diperoleh nilai keragaman yang rendah dan nilai heritabilitas yang tinggi. Namun, kandungan antosianin dari ketiga genotipe yang diuji menunjukkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan varietas mira. Warna merah daun Lokal Malang 2 dan 3 lebih gelap dibandingkan Lokal Malang 1.
Growth Response of Sugarcane Seedlings (Saccharum officinarum L. cv. Kidang Kencana) to NPK Fertilizer Doses and Gibberellin Application in Bud-Based Seedling Novitasari, Adin; Satriyono, Wahono; Sudiarso, Sudiarso; Muharram, Muhammad
Journal of Agriprecision & Social Impact Vol. 3 No. 1 (2026): March: JAPSI (Journal of Agriprecision & Social Impact)
Publisher : CV. Komunitas Dunia Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62793/japsi.v3i1.93

Abstract

Sugarcane cultivation often faces productivity losses due to poor sprouting and non-uniform initial growth. In bud-based nursery systems, seedling quality is heavily constrained by limited media volume and low buffering capacity. This study aimed to evaluate the synergistic effects of NPK fertilizer dosages and Gibberellic Acid (GA) concentrations on the growth and physiological vigor of sugarcane seedlings. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design featuring nine treatment combinations with four replications. Parameters measured included plant height, stem diameter, the number of tillers, the number of leaves, and the chlorophyll index. The results demonstrated that the application of the NPK 150 kg ha⁻¹ + GA 50 ppm treatment significantly enhanced plant height, stem diameter, number of shoots, and the number of leaves compared to the control treatment. Statistical analysis revealed a significant interaction between nutrient availability and hormonal stimulation in overcoming the constraints of limited rooting environments. These findings suggest that precise integration of chemical fertilization and exogenous growth regulators is essential for producing high-quality planting material, potentially reducing losses in the subsequent planting cycle. In the future, it is necessary to confirm the use of a combination of NPK fertilizer with gibberellin during the vegetative period of plants so that the information obtained is comprehensive.