Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Agrita

PENGARUH HARGA DAN KUALITAS BERAS MERAH TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (Studi KAasus di CV. PURE Cianjur) Ahmad Nur Rizal; Asep Saepul Alam; Fira Wahyuni
AGRITA (AGri) Vol 2, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.333 KB) | DOI: 10.35194/agri.v2i2.1174

Abstract

Beras merah merupakan beras khusus  untuk kesehatan karena memiliki sejuta manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh manusia, namun konsumen beras merah relative sedikit dibandingkan dengan beras lainnya sehingga harga beras merah lebih tinggi atau mahal. Harga dan kualitas harus senantiasa diperhatikan dalam suatu usaha, sehingga konsumen bersedia membeli dan usaha yang di lakukan mendapat keuntungan serta bisa mendapatkan pelanggan yang tetap. Penelitian ini di lakukan di CV. Pure Cianjur dari bulan November 2019 sampai Agustus 2020 dengan tujuan 1). Mengetahui apakah harga secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, 2). Mengetahui apakah kualitas secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, 3). Mengkaji apakah harga dan kualitas beras merah secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Penelitian ini dilakukan pada 70 responden yang mengkonsumsi beras merah dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai regresi variabel harga ditunjukan dengan nilai t hitung > t table yaitu 2.698 >1.996 dengan nilai signifikansi 0,009 < 0,05 yang artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Sedangkan besarnya nilai regresi variabel kualitas ditunjukan dengan dengan nilai t hitung > dari t tabel 3.357 >1.996 dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Secara simultan variabel harga dan kualitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang artinya H1 diterima dan H0 ditolak.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA EKSTRAK SARI PALA KELOMPOK PKH DESA SUKAWANGI Annisa Dwi Rayagina; Asep Saepul Alam; Yola Nurkamil Nurkamil
AGRITA (AGri) Vol 4, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.88 KB) | DOI: 10.35194/agri.v4i1.2333

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi Usaha Ekstrak Sari Pala Kelompok PKH Desa Sukawangi. (2) strategi apa yang tepat untuk pengembangan Usaha Ekstrak Sari Pala Kelompok PKH Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT, Analisis Matriks IFE dan EFE, Analisis matriks SWOT, dan QSPM. Hasil analisis yang telah dilakukan, didapatkan total bobot skor rata-rata IFE sebesar 2,48 yang artinya perusahan mempunyai faktor internal yang sedang dan total skor rata rata EFE sebesar 2,46. Berdasarkan hasil analisis SWOT : (1)  Memperluas jejaring pemasaran. (2) Melakukan promosi guna meningkatkan penjualan. (3) Meningkatkan inovasi dalam pembuatan ekstarak sari pala dengan mengikuti pelatihan PLEK dan PLUT. (4) Memperluas pemasaran dengan memanfaatkan digital seperti Aplikasi SIMPUL, media sosial maupun market place. (5) Melakukan pengenalan produk. (6) Melakukan pengembangan produk. (7) Meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas untuk melakukan inovasi produkekstrak sari pala agar mampu bersaing dengan produk subsitusi. (8) Memperbanyak mitra supaya produksi trus berkelanjutan.
PERAN PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PESERTA PELATIHAN (Studi kasus di P4S Tani Mandiri Desa Cibodas, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat) Asep Saepul Alam; Ahmad Nur Rizal; Moh Dian Tresnawan
AGRITA (AGri) Vol 3, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.05 KB) | DOI: 10.35194/agri.v3i2.1924

Abstract

Sektor pertanian mempunyai peranan penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Hal ini terutama karena sektor pertanian masih memberikan lapangan pekerjaan bagi sebagian besar penduduk yang ada di pedesaan, menyediakan bahan pangan bagi penduduk, dalam pembangunan nasional pertanian juga berperan dalam penyerap tenaga kerja, kurangnya kemampuan sumberdaya manusia dalam mengelola dan memaksimalkan potensi yang sudahada, oleh karena itu pemberdayaan pada sektor pertanian perlu diarahkan agar petani memiliki perubahan sikap kearah yang lebih baik. Petani perlu didorong untuk mampu bersaing dan mandiri, baik persaingan pada tataran lokal ataupun nasional bahkan internasional dengan berbagai negara. Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4S) sebagai tempat pelatihan dan pemagangan dari petani untuk petani, sehingga mendorong petani berorientasi bisnis bukan hanya dikonsumsi tetapi juga membuka wawasan mereka tentang perkembangan tekonologi. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui peran pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) Tani Mandiri dalam peningkatan pengetahuan. (2) Mengetahui peran pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) Tani Mandiri dalam peningkatan keterampilan. Data diperoleh dari 35 responden dengan menggunakan metode Analisis Deskriptif Kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Adanya peran P4S Tani Mandiri dalam peningkatan pengetahuan pembibitan tanaman pada peserta pelatihan dari sebelum melaksanakan pelatihan dengan jumlah skor 1183 dan setelah melaksanakan pelatihan jumlah skor menjadi 1482, maka dari itu dinyatakan adanya peran P4S Tani Mandiri dalam peningkatan pengetahuan pada peserta pelatihan. (2) Adanya peran P4S Tani Mandiri dalam peningkatan keterampilan pembibitan tanaman dari sebelum melaksanakan pelatihan dengan jumlah skor 1322 dan setelah melaksanakan pelatihan jumlah skor menjadi 1657, maka dari itu dinyatakan adanya peran P4S Tani Mandiri dalam peningkatan keterampilan pada peserta pelatihan.
TINGKAT KEPUASAN STAKEHOLDER TERHADAP KINERJA SATUAN PELAYANAN BALAI PENGAWASAN DAN SERTIFIKASI BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA WILAYAH I CIANJUR Asep Saepul Alam; Endah Lisarini; Leli Nurul Alawiyah
AGRITA (AGri) Vol 3, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.071 KB) | DOI: 10.35194/agri.v3i1.1523

Abstract

Balai Pengawasan Dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu instansi pelayanan di bidang sertifikasi benih yang telah terakreditasi dan diakui secara nasional maupun Internasional. BPSBTPH adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian dan menjadi rujukan bagi pembangunan perbenihan tanaman pangan dan hortikultura khususnya di Jawa Barat dan umumnya di Indonesia.. Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: (1) Mendeskripsikan peran dan tugas Satuan Pelayanan BPSBTPH Wilayah I Cianjur, (2) Mengkaji tingkat kepentingan stakeholder terhadap kinerja Satuan Pelayanan BPSBTPH Wilayah I Cianjur, (3) Mengkaji tingkat kepuasan stakeholder terhadap kinerja Satuan Pelayanan BPSBTPH Wilayah I Cianjur. Penelitian ini dilakukan pada bulan November sampai bulan Februari 2020 di Kabupaten Cianjur. Analisis yang digunakan deskriptif kualitatif, kuantitatif CSI dan IPA. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Satpel BPSBTPH Wilayah I Cianjur memiliki tugas dan peran yaitu pengawasan dini, madya dan hilir dengan kegiatan penilaian kultivar, pengujian di laboratorium, sertifikasi benih serta pengawasan pemasaran benih. (2) Tingkat kepentingan stakeholder terhadap kinerja Satpel BPSBTPH Wilayah I Cianjur diperoleh nilai rata-rata sebesar 4,45 yang berada pada rentang skala 4,20-5,00 berarti sangat penting. (3) Tingkat kepentingan stakeholder terhadap kinerja Satpel BPSBTPH Wilayah I Cianjur diperoleh nilai rata-rata sebesar 4,30 yang berada pada rentang skala 4,20-5,00 berarti sangat penting.
PENGARUH KEPERCAYAAN DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN SUPPLIER BERAS DI PERUSAHAAN UMUM BADAN URUSAN LOGISTIK (Studi Kasus : Di Perum BULOG Kantor Cabang Cianjur) Yola Nurkamil; Asep Saepul Alam; Siti Nursilah
AGRITA (AGri) Vol 2, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.223 KB) | DOI: 10.35194/agri.v2i2.1172

Abstract

Beras merupakan komoditas pangan utama masyarakat Indonesia, Perum BULOG yang mempunyai tugas pokok mengelolaan persediaan, khususnya beras bermitra dengan petani, Gapoktan, dan pabrik beras sebagai supplier. Supplier memiliki peran yang sangat besar bagi Perum BULOG dalam proses pengadaan beras. Keberhasilan hubungan kerja sama antara perusahaan dan supplier dapat dilihat dari kinerja yang diukur dengan tingkat kepuasan melalui rasa saling percaya dan menjaga komitmen kerja sama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh secara parsial kepercayaan dan komitmen terhadap kepuasan supplier,  dan untuk mengetahui pengaruh secara simultan kepercayaan dan komitmen terhadap kepuasan supplier di Perum BULOG. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dan pengisian kuesionerke 30 responden. Data sekunder diperoleh dari skripsi terdahulu, tesis, buku, dan internet. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis deskripsif kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kepercayaan berpengaruh nyata secara parsial terhadap kepuasan supplier, karena memiliki nilai t hitung> t table yaitu sebesar 2,532 > 2,051, memiliki nilai signifikansi 0,017 < 0,05, (2) komitmen berpengaruh nyata secara parsial terhadap kepuasan supplier, karena memiliki nilai t hitung> t table yaitu sebesar 3,313 > 2,051, memiliki nilai signifikansi 0,003 < 0,05, (3) kepercayaan dan komitmen berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan supplier, karena memiliki nilai f hitung> f table yaitu  9.202 > 3,34 dengan tingkat signifikansi < 0,05 yaitu 0,001. Kepercayaan dan komitmen memiliki kontribusi sebesar 40,5% terhadap kepuasan supplier.
TINGKAT KEPUASAN PETANI TERHADAP KINERJA PENYULUH LAPANGAN (STUDI KASUS DI DESA SUKASARI KECAMATAN CILAKU KABUPATEN CIANJUR) Asep Saepul Alam; Neta Oktavianti
AGRITA (AGri) Vol 2, No 1 (2020): JUNE
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.302 KB) | DOI: 10.35194/agri.v2i1.981

Abstract

Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi atau kesannya terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan harapan – harapannya. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Fungsi penyuluh pertanian merupakan untuk melakukan pengembangan kemampuan, pengetahuan, keterampilan serta sikap pelaku utama (petani) dan pelaku usaha melalui penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut pelayanan penyuluh lapangan terhadap kelompok tani dan mengetahui tingkat kepuasan kelompok tani terhadap kinerja penyuluh lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Gapoktan Seroja Desa Sukasari Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, sejak bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2019. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan dari data penilaian tingkat kepentingan maupun tingkat kinerja, dengan nilai rata–rata tingkat kepentingan sebesar 1,86 dan tingkat kinerja dengan nilai rata–rata 1,80. Hal ini menunjukan tingkat kepuasan petani yang kurang merasa puas atas kinerja yang diberikan oleh penyuluh lapangan di Desa Sukasari Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur dan Hasil pengolahan data yang telah diperoleh dari Costumer Satification Index (CSI) sebesar 38,31%, nilai tersebut ada pada rentang antara 20% < CSI ≤ 40%. Menunjukan petani merasa kurang puas atas atribut atau peran yang dilakukan oleh penyuluh lapangan.
ANALISIS SALURAN DAN MARGIN PEMASARAN MANGGIS STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI MANGGISTA DESA CIBOKOR KECAMATAN CIBEBER KABUPATEN CIANJUR Asep Saepul Alam; Agus Himawan Susanto
AGRITA (AGri) Vol 1, No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.548 KB) | DOI: 10.35194/agri.v1i2.811

Abstract

Salah satu Kecamatan yang menjadi sentra produksi Buah Manggis adalah Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Penelitian dilakukan di Kelompok tani Manggista Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Dimulai pada Bulan April sampai dengan Juli 2019 dengan tujuan untuk : 1) Untuk mengetahui pola saluran pemasaran Buah Manggis Kelompok Tani Manggista Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. 2) Untuk mengetahui besar margin pemasaran Buah Manggis untuk masing-masing saluran pemasaran. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling  dalam penentuan tempat dan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Pola saluran pemasaran buah manggis di Kelompok Tani Manggista, yakni : 1). Kelompok tani Manggista → pengepul → konsumen, 2). Kelompok tani Manggista → pengepul → pengecer → konsumen (Bogor). 2. Besar margin pada saluran pemasaran I sebesar Rp.2.000-, besar margin pada saluran pemsaran II sebesar Rp.7.400-,. Diketahui untuk pemasaran buah Mangis memiliki R/C sebesar 1,81,didapatkan dari Harga jual sebesar Rp.12,400 dibagi dengan jumlah biaya pemasaran yaitu Rp.6.850 maka di dapatkan Nilai R/C ratio sebesar 1.81. Sedangkan Farmer’s share yang paling efisien berada di saluran pemasaran I yaitu 71,45%.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI KOPI ARABIKA (STUDI KASUS DI DESA GUNUNGSARI, KECAMATAN SUKANAGARA KABUPATEN CIANJUR) Asep Saepul Alam; Marthen Cawer
AGRITA (AGri) Vol 1, No 1 (2019): JUNE
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.052 KB) | DOI: 10.35194/agri.v1i1.805

Abstract

Untuk mengetahui lebih dalam tentang strategi pengembangan Usahatani Kopi Arabika Di Desa Gunungsari Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur, dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengkaji Faktor-faktor strategis apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi Kelompok Tani Agro Mandiri Desa Gunungsari Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur jika dilihat dari aspek eksternal dan aspek internal serta 2. Strategi apa yang tepat untuk pengembangan usahatani kopi arabika Kelompok Tani Agro Mandiri Desa Gunungsari Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur. Waktu penelitian dilakukan selama bulan Januari 2019 sampai dengan bulan Mei 2019. Penarikan sampel dalam penelitian menggunakan non probality sampling,  dimana pemilihan responden dipilih dengan tujuan tertentu. Responden yang diambil dalam penelitian ini berjumlah delapan orang. Analisis data terdiri dari analisis deskriptif dan analisis tiga tahap formulasi strategi. Alat bantu analisis yang digunakan untuk merumuskan strategi adalah matriks IFE, Matriks EFE, Matriks IE, matriks SWOT dan Matriks QSPM. Berdasarkan hasil analisis SWOT, yang dihasilkan, dimana prioritas strategi yang dipilih tersebut adalah : 1. Meningkatkan Produksi Kopi dengan memanfaatkan ketersediaan lahan yang cukup  dan SDM yang terampil. 2. Mempertahankan keunggulan produk kopi dan memenuhi kebutuhan peminat kopi yang semakin meningkat 3. Memaksimalkan pengolahan lahan kopi melalui kerja sama dengan dinas pertanian dan perkebunan guna mendapatkan pelatihan. 4. Memanfaatkan keunggulan sumber daya (manusia, alam,  mesin,) untuk meraih peluang. Diurutkan dengan menggunakan matriks QSPM. Adapun urutan prioritas strategi yang memiliki skor lebih tinggi dari alternatif lainnya untuk mengembangkan usaha tani kopi arabika di Kelompok Tani Agro Mandiri yaitu memanfaatkan keunggulan sumber daya (manusia, alam, mesin) untuk meraih peluang dengan nilai Total Attractiveness Score(TAS) sebesar 6,627. 
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) DI USAHA DAGANG (UD) SOBAT TANI DESA SABANDAR KECAMATAN KARANGTENGAH KABUPATEN CIANJUR Permata Sari, Sipa Agustin; Alam, Asep Saepul; Paris, Ahmad Nur Rizal
JURNAL AGRITA Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v6i2.4407

Abstract

ANALISIS PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MELALUI SEKOLAH LAPANG DALAM PROGRAM BERTANI UNTUK NEGERI Alam, Asep Saepul; Hamid Kusuma, Hafid Abdul; ., Zuber
JURNAL AGRITA Vol 5, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v5i2.3819

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Magang Studi Independent Bersertifikat (MSIB) menyediakan program magang yang bekerja sama dengan salah satu perusahaan swasta yang bergerak disektor pertanian yaitu Yayasan Edufarmers Internasional dengan nama program Bertani Untuk Negeri, pada program Bertani Untuk Negeri ini Facilitator Development Associate (FDA)/Mahasiswa memiliki misi utama untuk meningkatkan produktivitas melalui sekolah lapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1. Pengaruh sekolah lapang terhadap pengetahuan petani, 2. Pengaruh sekolah lapang terhadap keterampilan petani.Variabel bebas pada penelitian ini yaitu Peran Facilitator Development Associate (FDA) dalam melaksanakan kegiatan sekolah lapang. Variabel terikat pada penelitian yaitu peningkatan pengetahuan peserta sekolah lapang dan keterampilan peserta sekolah lapang. Data dikumpulkan dari 35 petani dengan karateristik didominasi oleh laki-laki berusia 46-73 tahun, menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif yaitu metode penelitian yang menggambarkan suatu masalah yang hasilnya dapat digeneralisasikan dengan sistematis dan terukur. Penelitian secara deskriptif mampu menggambarkan suatu fenomena pada populasi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : adanya peran sekolah lapang dalam peningkatan pengetahuan dari sebelum melaksanakan sekolah lapang dengan skor 267 dan setelah melaksanakan sekolah lapang dengan skor 896 dan peningkatan keterampilan dari sebelum melaksanakan sekolah lapang dengan skor 146 dan setelah melaksanakan sekolah lapang dengan skor 489, maka dari itu dinyatakan adanya peran sekolah lapang dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada petani yang mengikuti sekolah lapang dalam program Bertani Untuk Negeri