Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui penggunaan media tutup botol di PAUD Az-Zahra Rengas Kota Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya stimulasi perkembangan motorik halus pada anak usia dini yang berada pada masa golden age, di mana koordinasi jari, pergelangan tangan, serta keterampilan manipulatif sangat diperlukan untuk menunjang kesiapan belajar di jenjang berikutnya. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk melihat perkembangan kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah penerapan media tutup botol, di mana pada pra siklus rata-rata ketuntasan hanya 45,9%, meningkat menjadi 70,8% pada siklus I, dan mencapai 99,9% pada siklus II, yang melebihi indikator keberhasilan sebesar 80%. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan anak dalam mengelompokkan, menyusun, serta memanipulasi tutup botol dengan baik sehingga keterampilan motorik halus mereka berkembang secara optimal. Dengan demikian, penggunaan media tutup botol terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi penting bahwa guru dapat memanfaatkan media sederhana, murah, namun kreatif seperti tutup botol untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.