Abstract: This study aims to analyze the implementation of inclusive education management in developing countries with multicultural backgrounds, particularly in Indonesia, Malaysia and India. Inclusive education, which emphasizes providing equal opportunities for all learners without exception, including those who have special needs or come from diverse social and cultural backgrounds, is faced with various challenges in these developing countries. The method used in this study is Systematic Literature Review (SLR), by analyzing 35 relevant articles obtained from various sources, such as Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, and Google Scholar. This study identified various obstacles in the implementation of inclusive education, such as access gaps, infrastructure limitations, lack of teacher training, social stigma, and language and curriculum barriers. However, there are great opportunities to improve the effectiveness of inclusive education through policy strengthening, technology utilization, synergy between government and society, and more flexible curriculum reforms. This research makes an important contribution to the literature on inclusive education in developing countries and offers strategic recommendations to improve the sustainability and equity of access to inclusive education in countries with complex cultural and ethnic diversity. Keywords: Inclusive Education Management; Developing Countries; Multiculturalism Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan inklusif di negara-negara berkembang dengan latar belakang multikultural, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan India. Pendidikan inklusif, yang menekankan pada pemberian kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau berasal dari latar belakang sosial dan budaya yang beragam, dihadapkan pada berbagai tantangan di negara-negara berkembang ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menganalisis 35 artikel relevan yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, dan Google Scholar. penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti kesenjangan akses, keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, stigma sosial, serta hambatan bahasa dan kurikulum. Meskipun demikian, terdapat peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pendidikan inklusif melalui penguatan kebijakan, pemanfaatan teknologi, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta reformasi kurikulum yang lebih fleksibel. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur mengenai pendidikan inklusif di negara berkembang dan menawarkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan keberlanjutan serta kesetaraan akses pendidikan yang inklusif di negara-negara dengan keragaman budaya dan etnis yang kompleks. Kata kunci: Manajemen Pendidikan Inklusif; Negara Berkembang; Multikulturalisme