Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kebijakan Otonomi Daerah dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan dalam Tinjauan Islam Ilhami, Ilhami; Aulia Akhmad; Iammillah, Azmiyatul; Rahmawati, Elmi; Juniasari, Juniasari; Lestari, Leni Ayu; Akbar, M. Jofandio; Najah, Nabila Safinatun; Hafizah, Nanda Nur; Safitri, Nita Octaria; Fauziah, Putri Khafifah; Aprianda, Ridho; Ardian, Rizki; Prasetyo, Tegar; Wardani, Yoshinta Kusuma
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 2 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i2.233

Abstract

The aim of this research is to analyze the regional autonomy policy to improve the quality of public service in the Islamic perspective. Regional autonomy as a policy of decentralization gives authority to local governments to self-regulate regional affairs, with the aim of improving the efficiency and effectiveness of service to local communities. In Islamic terms, the concept of leadership and public service is strongly based on the principles of justice, trust, and the well-being of the people (maslaha). This study uses a method of literature study used to examine articles published in scientific journals at a particular time to find out how Islamic principles can be applied in the context of regional autonomy policy in Indonesia. Research results show that the implementation of Islamic values in regional autonomy policies can improve the quality of public service by strengthening accountability, transparency, and public participation. Furthermore, the implementation of a policy based on Islamic doctrine can encourage the formation of a government that is more responsive and accountable to the needs and wishes of local communities. The study concludes that there is great potential for achieving better public service through the synergy of regional autonomy policies and Islamic principles.
Manajemen Pendidikan Inklusif di Negara Berkembang: Tantangan dan Peluang dalam Konteks Multukultural Hafizah, Nanda Nur; Tuala, Riyuzen Praja; Dermawan, Oki
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of inclusive education management in developing countries with multicultural backgrounds, particularly in Indonesia, Malaysia and India. Inclusive education, which emphasizes providing equal opportunities for all learners without exception, including those who have special needs or come from diverse social and cultural backgrounds, is faced with various challenges in these developing countries. The method used in this study is Systematic Literature Review (SLR), by analyzing 35 relevant articles obtained from various sources, such as Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, and Google Scholar. This study identified various obstacles in the implementation of inclusive education, such as access gaps, infrastructure limitations, lack of teacher training, social stigma, and language and curriculum barriers. However, there are great opportunities to improve the effectiveness of inclusive education through policy strengthening, technology utilization, synergy between government and society, and more flexible curriculum reforms. This research makes an important contribution to the literature on inclusive education in developing countries and offers strategic recommendations to improve the sustainability and equity of access to inclusive education in countries with complex cultural and ethnic diversity. Keywords: Inclusive Education Management; Developing Countries; Multiculturalism Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan inklusif di negara-negara berkembang dengan latar belakang multikultural, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan India. Pendidikan inklusif, yang menekankan pada pemberian kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau berasal dari latar belakang sosial dan budaya yang beragam, dihadapkan pada berbagai tantangan di negara-negara berkembang ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menganalisis 35 artikel relevan yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, dan Google Scholar. penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti kesenjangan akses, keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, stigma sosial, serta hambatan bahasa dan kurikulum. Meskipun demikian, terdapat peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pendidikan inklusif melalui penguatan kebijakan, pemanfaatan teknologi, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta reformasi kurikulum yang lebih fleksibel. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur mengenai pendidikan inklusif di negara berkembang dan menawarkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan keberlanjutan serta kesetaraan akses pendidikan yang inklusif di negara-negara dengan keragaman budaya dan etnis yang kompleks. Kata kunci: Manajemen Pendidikan Inklusif; Negara Berkembang; Multikulturalisme
Manajemen Pendidikan Inklusif di Negara Berkembang: Tantangan dan Peluang dalam Konteks Multukultural Hafizah, Nanda Nur; Tuala, Riyuzen Praja; Dermawan, Oki
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of inclusive education management in developing countries with multicultural backgrounds, particularly in Indonesia, Malaysia and India. Inclusive education, which emphasizes providing equal opportunities for all learners without exception, including those who have special needs or come from diverse social and cultural backgrounds, is faced with various challenges in these developing countries. The method used in this study is Systematic Literature Review (SLR), by analyzing 35 relevant articles obtained from various sources, such as Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, and Google Scholar. This study identified various obstacles in the implementation of inclusive education, such as access gaps, infrastructure limitations, lack of teacher training, social stigma, and language and curriculum barriers. However, there are great opportunities to improve the effectiveness of inclusive education through policy strengthening, technology utilization, synergy between government and society, and more flexible curriculum reforms. This research makes an important contribution to the literature on inclusive education in developing countries and offers strategic recommendations to improve the sustainability and equity of access to inclusive education in countries with complex cultural and ethnic diversity. Keywords: Inclusive Education Management; Developing Countries; Multiculturalism Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan inklusif di negara-negara berkembang dengan latar belakang multikultural, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan India. Pendidikan inklusif, yang menekankan pada pemberian kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau berasal dari latar belakang sosial dan budaya yang beragam, dihadapkan pada berbagai tantangan di negara-negara berkembang ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menganalisis 35 artikel relevan yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, dan Google Scholar. penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti kesenjangan akses, keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, stigma sosial, serta hambatan bahasa dan kurikulum. Meskipun demikian, terdapat peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pendidikan inklusif melalui penguatan kebijakan, pemanfaatan teknologi, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta reformasi kurikulum yang lebih fleksibel. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur mengenai pendidikan inklusif di negara berkembang dan menawarkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan keberlanjutan serta kesetaraan akses pendidikan yang inklusif di negara-negara dengan keragaman budaya dan etnis yang kompleks. Kata kunci: Manajemen Pendidikan Inklusif; Negara Berkembang; Multikulturalisme