Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Tartil dan Pengaruh Penerapannya dalam Membaca Al-Qur’an Mujahiddin, Anas; Annas, Muhamad
Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 3 No. 2 (2023): Ulumul Qur'an: September 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir STIU Darul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat Islam yang membaca al-Qur’an tidak selalu memperhatikan bacaan yang baik dan benar, sehingga tidak mendapatkan apa-apa dari apa yang dibacanya itu. Artikel ini akan membahas kata tarti>l dengan tujuan untuk mengetahui penjelasan konsep dan penerapan Tartil menurut para mufassir, juga untuk mengetahui pengaruh Tartil di dalam membaca Al-Qur’an. Kajian ini ditulis menggunakan pendekatan metode penulisan kepustakaan (library research). Berdasarkan hasil dari pengolahan data yang dijadikan dari kajian ini, ditemukan beberapa hasil penemuan. Di antaranya, kata Tartil di dalam Al-Qur’an diartikan dengan: membaca Al-Qur’an dengan pelan, terorganisir dan tersusun dengan baik, sebaik-baik perkataan dan tulisan karena diucapkan dengan jelas dan indah, membacanya dengan penjelasan. Ditemukan juga konsep Tartil yang memberikan pemahaman bagaimana membaca Al-Qur’an yang baik, ditemukan bagaimana penerapan dalam mempelajari Al-Qur’an ataupun mengajarkannya.
THE ONTOLOGY OF LETTERS IN THE SUFISM TRADITION: A STUDY OF RŪZBIHĀN BAQLĪ’S INTERPRETATION OF FAWĀTIḤ AL-SUWAR Mujahiddin, Anas; Asror, Muhammad
Tanzil: Jurnal Studi Al-Quran Vol. 8 No. 2 (2026): April
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20871/tjsq.v8i2.589

Abstract

This research is motivated because the meaning of the Qur’an is divided into two, namely textual meaning and contextual meaning; The meaning of ẓāhir and the meaning of bāṭin or commonly referred to as explicit meaning and implicit meaning. Therefore, the Qur’an, which contains many diamonds, gems hidden in the ocean of letters, words, and sentences in each of its verses, is open and provides opportunities for new interpretations. This study examines the interpretation of Rūzbihān Baqlī in the style of ishāri’s in Tafsīr ‘Arā’is al-Bayān fī Ḥaqā’iq al-Qur’ān. In addition, this study seeks to answer whether, in its interpretation of the letter al-muqaṭṭa‘ah, there is a dimension of Sufism. In its interpretation, there are variants of interpretation of an object or verse. This research focuses more on the interpretation of the repeated letters al-muqaṭṭa‘ah in the opening of the surahs in the Qur’an. This study is a descriptive-analytical literature study by comparing the interpretation of a series of letters al-muqaṭṭa‘ah that are repeated in one surah with another. As a Sufi, Rūzbihān Baqlī could not avoid his Sufi traits when interpreting the Qur’an, including in interpreting the letters al-muqaṭṭa‘ah. The dimensions of Sufism are found in its interpretation; among these dimensions are ma‘rifah, sitr, tajallī, fanā’, baqā’, shawq, ‘ishq, mushāhadah, ittiḥād, sirr, maḥabbah, and ḥaqīqah.