Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Low Back Pain Nur Afifah Nazaruddin; Hermiaty Nasaruddin; Mardiana, Mardiana
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i1.5966

Abstract

Low Back Pain (LBP) is one of the most common musculoskeletal problems experienced by people in various age groups and work backgrounds. This complaint can be acute, subacute, or chronic, with various causes ranging from mechanical, degenerative, to psychosocial factors. This study aims to examine the characteristics of LBP through a literature review of several previous studies that focus on prevalence, risk factors, and their impact on patients' daily lives. The method used is a narrative literature review, with data sources coming from national and international journals, research reports, and academic repositories. The results of the study show that the prevalence of LBP is very high, with a significant percentage of occurrence in the elderly, pregnant women, administrative workers, and individuals with a sedentary lifestyle and non-ergonomic work posture. In addition to age, female gender, non-ideal body mass index, and long work duration, it was also found that psychosocial characteristics such as low social support and high work pressure play a role in triggering or worsening LBP. A study at Ibnu Sina Hospital Makassar showed that most LBP patients were elderly women with acute pain and radiological results showed lumbar spondylosis as the most common diagnosis. The conclusion of this study emphasizes the importance of prevention through ergonomic education, work stress management, and early intervention based on a healthy lifestyle. These findings are expected to be the basis for designing promotive and preventive strategies for high-risk groups.
Literature Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ulkus Dekubitus pada Pasien Stroke Erfrosina, Salsabila; Hermiaty Nasaruddin; Muhammad Wirawan Harahap; Mochammad Erwin Rachman; Berry Erida Hasbi
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.573

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering mengakibatkan komplikasi serius, salah satunya ulkus dekubitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian ulkus dekubitus pada pasien stroke melalui literature review. Data diperoleh dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional antara 2018 hingga 2025. Faktor yang mempengaruhi ulkus dekubitus dibagi menjadi faktor intrinsik dan ekstrinsik, termasuk usia, status gizi, tingkat kesadaran, lama rawat inap, dan frekuensi reposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berkaitan dalam meningkatkan risiko ulkus dekubitus pada pasien stroke. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat untuk intervensi pencegahan yang lebih efektif dalam perawatan pasien stroke.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Stroke Iskemik di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Tirta, Wira Yudha; Hermiaty Nasaruddin; Fadil Mula Putra; Mochammad Erwin Rachman; Ilma Khaerina Amaliyah B
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.575

Abstract

Stroke iskemik merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Selain faktor risiko yang dapat dimodifikasi, kualitas tidur menjadi aspek penting yang sering terabaikan pada pasien stroke iskemik. Kualitas tidur buruk pascastroke dapat memengaruhi proses pemulihan fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan usia pada pasien stroke iskemik di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas tidur buruk pada pasien. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 23 pasien stroke iskemik yang dirawat di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Data diperoleh melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan anamnesis faktor risiko stroke. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk menilai hubungan antara usia dan kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien (91,3%) memiliki kualitas tidur buruk, sedangkan hanya 8,7% menunjukkan kualitas tidur baik. Uji Chi-Square memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara usia dan kualitas tidur (p = 0,045), di mana usia yang lebih tua cenderung mengalami kualitas tidur yang lebih buruk. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas tidur yang buruk merupakan masalah umum pada pasien stroke iskemik, terutama pada kelompok usia lanjut. Oleh karena itu, perhatian terhadap kualitas tidur perlu menjadi bagian integral dalam manajemen pasien stroke iskemik untuk mendukung pemulihan fisik dan mental yang optimal.