Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Teoritis tentang Self dalam Psikologi Sosial Daisy Leries, Frinska; S, Neviyarni
Journal on Teacher Education Vol. 6 No. 2 (2024): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v6i2.40321

Abstract

Penelitian ini membahas konsep "self" dalam psikologi sosial melalui tinjauan teoritis. Psikologi sosial sebagai cabang psikologi yang mempelajari bagaimana sebuah pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh suatu kehadiran sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan penelusuran literatur dari berbagai sumber akademik. Hasil menunjukkan bahwa "self" mencakup beberapa dimensi utama: konsep diri, harga diri, kesadaran diri, presentasi diri, pengungkapan diri, dan persepsi diri. Dimensi ini saling berkaitan dan memengaruhi interaksi sosial serta kemampuan individu dalam mengelola identitasnya di tengah dinamika masyarakat. Kajian ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang "self" untuk membantu individu mengenali kekuatan dan kelemahan diri, membangun hubungan interpersonal, serta menghadapi kompleksitas kehidupan modern. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami "self" sebagai komponen penting dalam perilaku manusia dan interaksi sosial.
Peran Coping Mechanism sebagai Moderator dalam Hubungan Technostress dengan Employee Well-Being pada Remote Workers Alhamdika, Fikri Alhamdika; Daisy Leries, Frinska; Julia Ilham, Dina; Rahmi, Tuti
Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental Vol 5 No 2 (2025): BULETIN RISET PSIKOLOGI DAN KESEHATAN MENTAL
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/brpkm.v5i2.74605

Abstract

The rise of digital technology has increased work-related stress, especially for remote workers who rely heavily on digital tools. This study aims to find out whether coping mechanism can help reduce the negative effects of technostress on employee well-being. The hypothesis suggests that while high technostress lowers well-being, effective coping can buffer this impact. This quantitative study involved 210 remote workers in Indonesia and used three main instruments: a technostress scale, a coping questionnaire, and an employee well-being scale. The results show that coping is not only positively related to well-being, but it also weakens the negative effect of technostress. These findings highlight how important it is for remote workers to have good coping mechanism, and how organizations should actively support them to stay mentally healthy in an increasingly digital work environment.