Anto Hutagalung, Uli
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PERENCANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH 04 SIBOLGA Anto Hutagalung, Uli; Halomoan, Ibnu; Harahap, Pandapotan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.892-899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bagaimana strategi perencanaan kurikulum pendidikan agama Islam di MTS Muhammadiyah 04 Sibolga. (2)   Kendala yang dihadapi dalam perencanaan kurikulum pendidikan agama Islam di MTs Muhammadiyah 04 Sibolga.Jenis Penelitian ini adalah kualitatif yang mendeskripsikan keadaan objek sebenarnya sesuai kondisi yang terjadi tanpa ditambah atau dikurang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus tentang strategi perencanaan kurikulum pendidikan agama Islam di MTs Muhammadiyah 04 Sibolga. Subjek penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum dan guru pendidikan agama Islam MTs Muhammadiyah 04 Sibolga. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer, yaitu informan yang telah ditetapkan dan sekunder, yaitu data dokumentasi yang ada dan dibutuhkan. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara tidak terstruktur dan observasi. Teknik analisis data diantaranya reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan trianggulansi.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa strategi perencanaan kurikulum pendidikan agama Islam dilakukan mencakup melaksanakan sosialisasi kurikulum, melaksanakan pelatihan, membentuk MGMP, menyediakan buku panduan kurikulum yang berisi kalender pendidikan, hariefektif, mata pelajaran, jumlah jam pelajaran perminggu, kagiatan ekstrakurikuler, KKM setiap mata pelajaran dan sistem penilaian, menetapkan guru yang linier, melaksanakan supervisi, mengadakan rapat kordinasi secara rutin dan berkala bersama seluruh tenaga pendidik untuk memcahkan masalah-masalah yang dihadapi.