Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN GADGET DAN IMPLIKASI PADA PERILAKU PESERTA DIDIK KELAS IV DI SDN 5 BULANGO ULU Herson Anwar; Mear Adam; Eka Apristian Pantu
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.225

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gadget dan implikasinya terhadap perilaku peserta didik kelas IV di SDN 5 Bulango Ulu. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan gadget di kalangan siswa sekolah dasar yang berpotensi mempengaruhi perkembangan perilaku mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan lima orang tua siswa, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola penggunaan gadget pada siswa didominasi oleh aktivitas hiburan seperti menonton YouTube, bermain game, dan mengakses TikTok. Implikasi penggunaan gadget terhadap perilaku siswa meliputi menurunnya interaksi sosial, kesulitan berkonsentrasi dalam pembelajaran, dan perubahan pola komunikasi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengawasan orang tua dan sekolah dalam mengatur penggunaan gadget pada siswa sekolah dasar untuk meminimalisir dampak negatif terhadap perkembangan perilaku mereka
PENGGUNAAN BAHAN ALAM PADA KEGIATAN KOLASE UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A DI TK KHOIRU UMMAH LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Yumita; Munirah; Eka Apristian Pantu
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/y432qt86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase berbasis bahan alam di TK Khoiru Ummah, Kabupaten Gorontalo. Kemampuan motorik halus sangat penting bagi perkembangan anak, khususnya dalam mempersiapkan mereka menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar anak kelompok A (usia 4–5 tahun) mengalami hambatan dalam aktivitas motorik halus seperti menempel, menggunting, dan memanipulasi benda kecil. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase dengan bahan alam seperti biji-bijian dan daun dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Peningkatan ini ditunjukkan dengan naiknya persentase anak yang mencapai kategori “Berkembang Sesuai Harapan” dan “Berkembang Sangat Baik” dari pra-siklus ke siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan bahan alam dalam kegiatan kolase merupakan strategi pembelajaran yang efektif, murah, dan menarik untuk mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
DAMPAK PENGETAHUAN EVALUASI PEMBELAJARAN GURU TERHADAP KINERJA GURU PADA MATA PELAJARAN PAI DI MAN 1 KOTAMOBAGU Diva Andira; Abdul Haris Abdullah; Eka Apristian Pantu
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengetahuan evaluasi pembelajaran terhadap kinerja guru pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 1 Kotamobagu. Guru sebagai ujung tombak pendidikan dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga memiliki kemampuan dalam merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran yang efektif. Evaluasi pembelajaran memegang peran penting dalam menilai pencapaian siswa, merancang tindak lanjut pembelajaran, serta meningkatkan kualitas proses belajar. Namun, masih ditemukan sejumlah guru PAI yang belum optimal dalam menerapkan prinsip dan Teknik evaluasi secara menyeluruh, sehingga mempengaruhi kinerja mereka secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah guru-guru PAI di MAN 1 Kotamobagu. Instrumen pengumpulan data berupa angket yang disusun berdasarkan indikator pengetahuan evaluasi dan kinerja guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan evaluasi pembelajaran dengan kinerja guru. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam peningkatan mutu profesionalisme guru serta menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam merancang program peningkatan kompetensi guru di lingkungan madrasah