Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Novel Approach in Enhancing Science Education through Problem-Based Creative Learning and Delphi Evaluation Annur Indra Kusumadani; Affandy, Harry; Sunarno, Widha; Suryana, Risa; Harjana, Harjana; Andiena, Resty Zama
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/va3g8p17

Abstract

The research aimed to optimize the Problem-Based Creative Learning (PBCL) model to enhance higher-order thinking skills (HOTS) in natural science learning. The research used the Delphi method, which involved seven experts in education from various disciplines contributing to a cycle of Delphi. The Delphi cycle consisted of two cycles, and data analysis involved using the Aiken V statistical equation. The Delphi study results highlighted agreement on the characteristics of the PBCL model, which included (1) syntax, (2) social system, (3) principles of reaction, (4) support system, and (5) the impact of learning. The research findings highlight the potential of PBCL as an innovative learning model in natural science learning, emphasizing its effectiveness in improving aspects of analysis, evaluation, and creation as part of HOTS. The study contributes a learning model framework for educators to strengthen natural science education and cultivate insightful and adaptive students in the 21st century.
Investigasi Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Pendekatan Saintifik terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Rahayu, Putri; Apriani, Yeni; Affandy, Harry; Silitonga, Manda Ulina Br
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v5i3.1422

Abstract

Kemampuan berpikir kritis menjadi kompetensi esensial yang harus dikembangkan sejak jenjang pendidikan dasar. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi oleh pendekatan berpusat pada guru, sehingga kurang memberi ruang bagi peserta didik untuk terlibat aktif dalam pemecahan masalah kontekstual. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar pada muatan IPA dan Bahasa Indonesia. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan peserta didik kelas IV di SD Negeri Gugus 2 Kampung Baru. Pembelajaran dilaksanakan pada Tema Kayanya Negeriku, Subtema Kekayaan Sumber Energi di Indonesia. Kelompok eksperimen memperoleh perlakuan pembelajaran menggunakan model PBL berbasis pendekatan saintifik, sedangkan kelompok pembanding mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis disusun berdasarkan indikator berpikir kritis meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis pendekatan saintifik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Peserta didik pada kelas PBL menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi pada seluruh indikator berpikir kritis, khususnya dalam kemampuan menganalisis permasalahan kontekstual dan mengevaluasi solusi berdasarkan bukti.
Pengembangan dan Validasi Isi Modul Elektronik terkait Tanaman Obat untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan pada Jenjang Sekolah Menengah Atas Lestari, Endang Sri; Affandy, Harry
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8911

Abstract

Rendahnya literasi lingkungan siswa menunjukkan perlunya bahan ajar kontekstual yang mengaitkan pembelajaran Biologi dengan potensi hayati lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi konten modul elektronik (e-module) berbasis tanaman obat untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa. Studi ini mengisi kesenjangan penelitian karena masih terbatasnya bahan ajar digital yang secara khusus mengintegrasikan tanaman obat dengan pengembangan literasi lingkungan yang tervalidasi secara sistematis. Penelitian ini menggunakan desain research and development yang meliputi tahap perancangan e-module, validasi oleh tujuh ahli biologi dan tanaman obat menggunakan indeks Aiken’s V, serta uji coba pada 66 siswa sekolah menengah atas. Hasil validasi menunjukkan bahwa tiga belas aspek konten memenuhi kriteria validitas yang baik (V ? 0,76) pada tingkat kepercayaan 95%. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada environmental knowledge, environmental values, dan environmental attitudes siswa (p < 0,001). Kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain itu, e-module membantu siswa mengaitkan konsep Biologi dengan pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pengetahuan tanaman obat ke dalam e-module Biologi digital yang tervalidasi, secara khusus dirancang untuk mengembangkan berbagai dimensi literasi lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-module berbasis tanaman obat yang tervalidasi efektif mendukung pengembangan literasi lingkungan sekaligus mendorong inovasi pembelajaran berbasis teknologi.