Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Dan Penanaman Toga Kembang Sepatu Dan Lidah Mertua Di Desa Wisata Gunung Salak I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana Putra; Suryaningsih, Ni Putu Aryati; Wintariani, Ni Putu; Sutema, Ida Ayu Manik Partha
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2022): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v3i1.278

Abstract

Tanaman Obat Keluarga telah menjadi bagian dari kehidupan kesehatan masyarakat. Budidaya ini telah menjadi tren dewasa ini, karena selain dapat menghijaukan dan mengindahkan pekarangan yang kosong, juga dapat memberikan manfaat yang positif untuk kesehatan masyarakat. Desa Wisata Gunung Salak merupakan salah satu desa tujuan wisata alam. Selain pemandangan alam yang indah, desa ini juga terkenal akan hasil alamnya. Desa wisata ini memiliki pekarangan yang luas. Banyak lahan kosong belum termanfaatkan dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan manfaat tanaman kembang sepatu dan lidah mertua terhadap kesehatan dan pengolahannya serta budidayanya pada masyarakat desa wisata gunung salak Tabanan. Metoda pengabdian yang dilakukan ialah berupa penyuluhan dan bimbingan lapangan untuk budidaya tanaman kembang sepatu dan lidah mertua. Dari hasil pre-post test yang dilakukan terhadap peserta pengabdian, terdapat peningkatan pemahaman sampai 50% mengenai manfaat dan cara pengolahan tanaman obat keluarga kembang sepatu dan lidah mertua. Selain itu luaran yang telah dicapai pada pengabdian ini yaitu telah tertanamnya 100 bibit tanaman kembang sepatu dan lidah mertua sebagai budidaya di pekarangan desa wisata Gunung Salak.
SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP EKSTRAK DAUN PORANG DALAM PELARUT EKSTRAKSI YANG BERBEDA I Putu Gede Adi Purwa Hita; Padmidewi Wijaya Kusuma; I Nyoman Arya Purnata Megantara; I Gusti Ngurah Agung Windra Wartana Putra; Ni Wayan Windia Indayanti
Unesa Journal of Chemistry Vol. 14 No. 3 (2025): Vol 14 No 3 (2025) (on progress)
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Surabaya State University, located at Jl Ketintang, Surabaya, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ujc.v14n3.p70-76

Abstract

The common bacteria that causes diarrhea is Escherichia coli. Therapy for Escherichia coli bacterial infection uses  antibiotics but the use  of  antibiotics that  are relatively high can  cause resistance, so alternative medicines are needed using herbal medicinal plants. Based on the studies, one of the plants that can be used as an antibacterial is the porang plant (Amorphophallus muelleri Blume) which is a type of plant that has potential both technologically and commercially in terms of medical, industrial and food. This study aims to determine the content of secondary metabolites and antibacterial activity contained in porang leaf extract (Amorphophallus muelleri Blume) with 96% ethanol, ethyl acetate and n-hexane as solvents. In the antibacterial activity test using the disc diffusion method with NA media (Nutrient Agar), ciprofloxacin as a positive control, 10% DMSO as a negative control and various concentrations of 15%, 30%, 45%, and 60%. The three porang leaf extracts can produce the greatest antibacterial activity at a concentration of 60%. Antibacterial activity in the ethanol extract of porang leaves had an average inhibition zone of 1.32 ± 0.59 mm, in the ethyl acetate extract of porang leaves it had an average inhibition zone of 0.73 ± 0.10 mm, and in the n- hexane extract of porang leaves it had an average zone resistance of 0.34±0.39mm. The results of this study concluded that the three porang leaf extracts with 3 solvents had a different antibacterial activity but the inhibition zone formed was in the weak category.